Persita vs Bali United 0-1 Penalti Diego Campos Antar Serdadu Tridatu Curi Tiga Poin. Gambar: Instagram/@balunitedfc
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan Bali United dengan skor 0-1 pada pekan ke-29 Super League 2025-2026 di Banten International Stadium (BIS), Serang, Kamis (23/4) sore WIB.
Gol tunggal Diego Campos melalui titik penalti pada menit ke-61 menjadi penentu kemenangan Serdadu Tridatu dalam laga yang berlangsung ketat tersebut.
Hasil ini membuat Bali United membawa pulang tiga poin penting dari kandang Persita Tangerang.
Pertandingan Persita Tangerang kontra Bali United berjalan seimbang sejak awal dengan kedua tim saling menekan.
Gol semata wayang dalam duel Persita Tangerang vs Bali United diciptakan oleh Diego Campos (61’pen).
Eksekusi penalti itu diberikan setelah wasit asal Jepang, Yudai Yamamoto, menunjuk titik putih akibat insiden handball pemain bertahan tuan rumah di dalam kotak terlarang.
Dengan kemenangan ini, Bali United naik ke posisi tujuh klasemen sementara Super League 2025-2026 dengan koleksi 42 poin.
Sementara itu, Persita Tangerang tertahan di peringkat sembilan dengan 41 poin. Selisih satu angka di papan tengah Super League tersebut memperlihatkan ketatnya persaingan kedua tim menjelang akhir musim.
Jalannya Pertandingan
Pada babak pertama, Persita Tangerang dan Bali United tampil hati-hati. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum meski tempo permainan meningkat menjelang akhir paruh pertama.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat dengan kedua tim mulai berani keluar menyerang untuk memecah kebuntuan.
Momen kunci terjadi saat laga memasuki satu jam permainan. Sebuah tendangan voli pemain Bali United di dalam kotak penalti mengenai tangan pemain bertahan Persita Tangerang.
Wasit Yudai Yamamoto memberikan hadiah penalti kepada tim tamu. Diego Campos yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik setelah melepaskan sepakan mendatar ke pojok kanan bawah gawang yang tidak mampu dijangkau kiper.
Gol tunggal Diego Campos pada menit ke-61 itu mengubah skor menjadi 0-1 untuk keunggulan Bali United.
Secara statistik, penguasaan bola kedua tim tidak terpaut jauh. Persita Tangerang mencatatkan 51 persen penguasaan bola, sedangkan Bali United membukukan 49 persen.
Dari sisi peluang, Persita Tangerang melepaskan delapan tembakan dengan lima di antaranya tepat sasaran. Bali United mencatatkan 11 tembakan dan lima tepat sasaran.
Tertinggal satu gol, Persita Tangerang yang ditangani Carlos Pena meningkatkan tekanan. Sejumlah peluang tercipta, termasuk melalui sepakan jarak jauh Pablo Ganet yang masih dapat ditepis kiper Bali United, Mike Hauptmeijer.
Penampilan penjaga gawang Bali United tersebut menjadi salah satu faktor dalam menjaga keunggulan timnya.
Drama kembali terjadi pada menit ke-85 ketika Persita Tangerang sempat memperoleh penalti setelah Ricky Fajrin dianggap melakukan handball saat menghalau umpan silang Ahmad Nur Hardianto.
Namun, setelah peninjauan melalui video assistant referee (VAR), keputusan tersebut dibatalkan karena bola dinyatakan mengenai dada pemain Bali United.
Hingga tambahan waktu 10 menit berakhir, skor tetap 0-1 untuk kemenangan Bali United atas Persita Tangerang di ajang Super League.
Pada pertandingan berikutnya di Super League, Persita Tangerang dijadwalkan melawat ke markas PSIM Yogyakarta. Sementara itu, Bali United akan menjamu PSM Makassar pada pekan selanjutnya.
