Skip to content
Cahaya.co

Cahaya.co

Primary Menu
  • Home
  • Top Stories
  • News
  • Sepakbola
    • Liga Champions
    • Premier League
    • Serie A
    • La Liga
    • Bundesliga
    • Liga Indonesia
    • Liga Yooscout
  • LIGA YOOSCOUT
Subscribe
  • News

Macan Tutul yang Terjerat di Sekitar Permukiman Warga Bogor Dievakuasi ke Taman Safari

Macan tutul terjerat di kawasan Gunung Mas, Bogor, berhasil dievakuasi ke Taman Safari Indonesia.
Redaksi Cahaya April 4, 2026 3 minutes read
Macan Tutul yang Terjerat di Sekitar Permukiman Warga Bogor Dievakuasi ke Taman Safari

Macan Tutul yang Terjerat di Sekitar Permukiman Warga Bogor Dievakuasi ke Taman Safari. Gambar: Kolase TikTok/@beritabogor24jam

Seekor macan tutul yang terjerat di kawasan permukiman warga Kampung Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berhasil dievakuasi ke Taman Safari Indonesia pada Jumat (3/4).

Peristiwa di daerah tersebut terjadi di sekitar GOR bulutangkis setempat dan menjadi perhatian sebagai berita lokal yang melibatkan tim gabungan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), aparat terkait, dan petugas konservasi.

Petugas Polisi Kehutanan (Polhut) BKSDA wilayah Bogor, Dani Hamdani, menyampaikan bahwa laporan mengenai keberadaan satwa tersebut diterima dari warga sekitar.

“Sudah meluncur bersama Taman Safari Indonesia, ada laporan dari warga. Belum lama, laporan sekitar satu jam lalu,” kata Dani.

Tim gabungan kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan memastikan keselamatan warga serta kondisi satwa.

Evakuasi dilakukan setelah hewan tersebut ditemukan dalam kondisi terkapar akibat jeratan di semak-semak dekat permukiman.

Kepala Desa Tugu Selatan, Eko Widiana, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa satwa liar itu diduga turun dari kawasan hutan di sekitar Gunung Mas.

“Iya betul, sepertinya macan tutul dari hutan dekat Gunung Mas,” ujarnya.

Proses penyelamatan dilakukan secara terkoordinasi hingga satwa berhasil dibawa ke lokasi penanganan sementara.

Proses Evakuasi dan Penanganan Satwa

Tim gabungan yang terlibat dalam penanganan terdiri dari BKSDA, Taman Safari Indonesia, serta tenaga medis dan konservasi.

Direktur Utama Taman Safari Indonesia, Aswin Sumampau, menjelaskan bahwa tim Life Science bersama dokter hewan, paramedik, dan kurator dikerahkan untuk memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur.

“Seluruh proses evakuasi dan penanganan satwa dilaksanakan secara terkoordinasi bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bogor selaku otoritas berwenang, dengan mengacu pada ketentuan dan prosedur perlindungan satwa liar yang berlaku,” katanya.

Ia menambahkan bahwa kondisi satwa dalam keadaan stabil setelah proses evakuasi.

“Saat ini, satwa telah berhasil dievakuasi dan tengah menjalani observasi di lokasi penanganan sementara di bawah pemantauan tim medis dan konservasi kami,” ujar Aswin.

Sebelumnya, Manager Marcom Taman Safari Indonesia Bogor, Danang Wibowo, menyampaikan bahwa pihaknya menerima permintaan bantuan dari BKSDA untuk mengevakuasi satwa tersebut.

“Terjeratnya belum diketahui secara pasti. Ada permintaan ke Taman Safari Indonesia untuk ke Gunung Mas, namun masih dicek di sebelah mana titiknya,” kata Danang.

Ia juga memastikan bahwa satwa tersebut merupakan hewan liar asli kawasan tersebut.

“Dapat dikonfirmasi, macan tutul asli daerah tersebut, kemungkinan liar,” ujarnya.

Menurut Dani Hamdani, kemunculan satwa liar di area permukiman menunjukkan bahwa populasi hewan tersebut masih bertahan di kawasan hutan Puncak.

“Diduga liar, tidak ada yang memelihara. Memang masih banyak di daerah sekitar Gunung Mas,” katanya.

Ia menegaskan bahwa proses evakuasi memerlukan perhitungan yang tepat, termasuk dalam pemberian dosis pembiusan untuk menjaga keselamatan satwa.

“Kalau salah dosis bisa berakibat overdosis,” ucapnya.

Hingga saat ini, satwa tersebut masih menjalani observasi dan pemantauan intensif oleh tim medis di fasilitas penanganan sementara Taman Safari Indonesia.

Proses ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan satwa pulih sebelum ditentukan langkah lanjutan sesuai prosedur konservasi yang berlaku.

About the Author

Redaksi Cahaya

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Cara Membuat Pelat Nomor Cantik, Lengkap dengan Biaya dan Syarat
Next: Seorang Mahasiswa di Banten Kepergok Diduga Merekam Dosen di Toilet

Related News

Resmi Gantung Raket, Axelsen Akhiri Karier di Usia 32
  • News

Resmi Gantung Raket, Axelsen Akhiri Karier di Usia 32

Redaksi Cahaya April 17, 2026
Indonesia Dapat Tambahan Wilayah 127,3 Hektare di Perbatasan Sebatik
  • News

Indonesia Dapat Tambahan Wilayah 127,3 Hektare di Perbatasan Sebatik

Redaksi Cahaya April 17, 2026
Kemenkes Rilis Aturan Nutri Level untuk Tekan Konsumsi Gula Berlebih
  • News

Kemenkes Rilis Aturan Nutri Level untuk Tekan Konsumsi Gula Berlebih

Redaksi Cahaya April 17, 2026

Recent Posts

  • Empat Klub Amankan Tiket, Berikut Jadwal Semifinal Liga Champions 2025/2026
  • Javier Mascherano Resmi Tinggalkan Inter Miami
  • FIFA Tolak Relokasi Laga Iran, Tetap Bermain di Amerika Serikat
  • Resmi Gantung Raket, Axelsen Akhiri Karier di Usia 32
  • Indonesia Dapat Tambahan Wilayah 127,3 Hektare di Perbatasan Sebatik
Akankah Arsenal Mampu Bertahan hingga Akhir Liga Inggris?

Tags

AMERIKA SERIKAT ARSENAL AS ATALANTA ATLETICO MADRID BARCELONA BBM BERITA LOKAL CHELSEA FIFA SERIES FIFA SERIES 2026 IDULFITRI INDONESIA INTER MILAN IRAN ISRAEL JAKARTA JAWA BARAT JOHN HERDMAN KEBIJAKAN PEMERINTAH KONFLIK INTERNASIONAL LA LIGA LEBANON LEBARAN LIGA CHAMPIONS LIGA EUROPA LIGA INGGRIS LIGA ITALIA LIGA SPANYOL LIGA YOOSCOUT LIVERPOOL MANCHESTER CITY MANCHESTER UNITED MUDIK NEWCASTLE PERISTIWA DI DAERAH PIALA DUNIA PRABOWO SUBIANTO PREMIER LEAGUE REAL MADRID SEPAK BOLA SERIE A SUPER LEAGUE TIMNAS INDONESIA TIMUR TENGAH

You may have missed

Empat Klub Amankan Tiket, Berikut Jadwal Semifinal Liga Champions 2025:2026
  • Liga Champions
  • Sepakbola

Empat Klub Amankan Tiket, Berikut Jadwal Semifinal Liga Champions 2025/2026

Redaksi Cahaya April 17, 2026
Javier Mascherano Resmi Tinggalkan Inter Miami
  • Sepakbola

Javier Mascherano Resmi Tinggalkan Inter Miami

Redaksi Cahaya April 17, 2026
FIFA Tolak Relokasi Laga Iran, Tetap Bermain di Amerika Serikat
  • Sepakbola

FIFA Tolak Relokasi Laga Iran, Tetap Bermain di Amerika Serikat

Redaksi Cahaya April 17, 2026
Resmi Gantung Raket, Axelsen Akhiri Karier di Usia 32
  • News

Resmi Gantung Raket, Axelsen Akhiri Karier di Usia 32

Redaksi Cahaya April 17, 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.