Tradisi Unik Lebaran di Sejumlah Negara, Turki Gelar Pesta Gula. Gambar: Ilustrasi Canva
Perayaan Idulfitri di Turki dikenal dengan sebutan Şeker Bayramı atau Festival Gula, yang berlangsung setiap tahun selama masa lebaran di berbagai kota.
Tradisi ini menjadi ciri khas masyarakat Turki dalam menyambut hari kemenangan dengan nuansa kekeluargaan yang kuat.
Warga saling bertukar manisan seperti baklava, sebagai simbol kasih sayang dan persaudaraan.
Dalam Festival Şeker Bayramı, anak-anak diberikan hadiah kecil atau uang saku, orang dewasa melakukan kunjungan ke kerabat, dan penghormatan kepada orang tua dilakukan dengan mencium tangan mereka.
Tradisi ini juga mencakup ziarah ke makam keluarga, yang menjadikan Idulfitri di Turki bukan hanya sebagai hari bahagia, tetapi juga momen refleksi spiritual dan mempererat hubungan antaranggota keluarga.
Tradisi Lebaran di Berbagai Negara
Indonesia
Di Indonesia, lebaran identik dengan tradisi mudik, di mana jutaan orang pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga.
Rumah dan masjid dihias dengan lampion, sementara acara kumpul keluarga diwarnai dengan hidangan khas seperti ketupat, daging berbumbu, dan kari.
Tradisi silaturahmi dan saling bermaafan menjadi bagian utama dalam suasana Idulfitri.
Malaysia
Masyarakat Malaysia menyambut lebaran dengan dekorasi rumah dan lampu-lampu hias.
Tradisi open house menjadi ciri khas, di mana warga membuka rumah untuk menerima kunjungan dari tetangga, teman, dan keluarga.
Tamu disuguhi aneka hidangan khas lebaran setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan.
Turki
Turki merayakan Idulfitri melalui Şeker Bayramı, yaitu Festival Gula. Tradisi ini mencakup berbagi manisan seperti baklava, mencium tangan orang tua sebagai bentuk penghormatan, serta pemberian hadiah atau uang saku kepada anak-anak.
Warga juga melakukan ziarah ke makam keluarga, menjadikan momen lebaran sebagai waktu untuk mengenang serta mempererat ikatan keluarga.
India dan Pakistan
Di India dan Pakistan, Idulfitri diramaikan dengan pasar jalanan yang menjual pakaian dan makanan tradisional. Perempuan dan anak-anak menghiasi tangan mereka dengan mehndi (henna).
Hidangan khas seperti sheer khurma disiapkan untuk keluarga, dan anak-anak menerima Eidi atau hadiah uang sebagai bagian dari perayaan.
Mesir
Di Mesir, lebaran dirayakan dengan menikmati kahk, yaitu kue manis dari tepung, mentega, dan kacang-kacangan.
Camilan ini dibagikan kepada tetangga dan teman sebagai bentuk kebaikan. Perayaan dilakukan dalam suasana kekeluargaan dan kebersamaan dengan orang-orang terdekat.
Afrika Barat
Negara-negara seperti Senegal, Gambia, dan Nigeria mengenal lebaran sebagai Korité.
Warga mengenakan baju tradisional boubou, dan anak-anak menerima hadiah berupa uang tunai atau makanan manis bernama kunu. Tradisi ini dilengkapi dengan kegiatan amal dan makan bersama keluarga.
Arab Saudi dan Uni Emirat Arab
Di Arab Saudi, Idulfitri dimulai dengan salat Id, dilanjutkan dengan kunjungan keluarga dan kegiatan amal. Hidangan khas seperti kebab domba, kurma, dan kopi Arab disajikan.
Di Uni Emirat Arab, suasana semakin meriah dengan dekorasi lampu di ruang publik, serta pertunjukan budaya dan kembang api sebagai bagian dari perayaan.
Eropa dan Amerika Utara
Di wilayah dengan mayoritas non-Muslim seperti Eropa dan Amerika Utara, Idulfitri dirayakan dengan salat berjamaah di masjid, dilanjutkan dengan festival makanan dan pertemuan komunitas Muslim.
Inisiatif amal dan kegiatan lintas agama juga menjadi bagian penting dari perayaan, menunjukkan semangat solidaritas dan keberagaman.
