Skip to content
Cahaya.co

Cahaya.co

Primary Menu
  • Home
  • Top Stories
  • News
  • Sepakbola
    • Liga Champions
    • Premier League
    • Serie A
    • La Liga
    • Bundesliga
    • Liga Indonesia
    • Liga Yooscout
  • LIGA YOOSCOUT
Subscribe
  • News

Remaja di Bantul Tewas usai Dianiaya Gerombolan Pemuda, Disundut dengan Rokok hingga Dilindas Motor

Pelajar berinisial IDS (16) asal Pandak, Bantul, meninggal dunia usai menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekelompok pemuda di Yogyakarta.
Redaksi Cahaya April 23, 2026 4 minutes read
Remaja di Bantul Tewas usai Dianiaya Gerombolan Pemuda, Disundut dengan Rokok hingga Dilindas Motor

Remaja di Bantul Tewas usai Dianiaya Gerombolan Pemuda, Disundut dengan Rokok hingga Dilindas Motor. Gambar: Ilustrasi Canva

Remaja berinisial IDS (16), pelajar asal Payungan, Ciren, Triharjo, Pandak, Bantul, tewas setelah menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda di wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Peristiwa hukum dan kriminal ini terjadi pada Selasa (14/4) sekitar pukul 22.00 WIB hingga 23.00 WIB.

Korban dijemput dua orang menggunakan sepeda motor, dibawa ke belakang salah satu SMAN di Bambanglipuro, lalu ke Lapangan Gadung Melati, Pandak.

Motif sementara diduga karena dendam dan persoalan geng.

Korban mengalami penganiayaan menggunakan selang, pipa paralon, gunting, disundut rokok, hingga dilindas sepeda motor berulang kali.

Setelah hampir sepekan dirawat di RSUD Saras Adyatma, korban meninggal dunia pada Minggu (19/4). Dua pelaku telah ditangkap, sementara lima lainnya masih dalam pengejaran.

Ayah korban, Sugeng Riyanto, menjelaskan kronologi saat anaknya dijemput pada malam kejadian.

“Nah, itu tiba-tiba ada dua orang pakai Nmax kalau nggak salah boncengan jemput anak saya sekitar jam 10 malam,” kata Sugeng kepada wartawan di rumah duka, Pandak, Bantul, Senin (20/4).

Ia menyebut, berdasarkan keterangan rekan korban, IDS sempat dibawa ke belakang salah satu SMAN di Bambanglipuro sebelum kemudian dipindahkan ke lokasi lain.

Sugeng mengungkapkan bahwa di lokasi kejadian, korban sempat ditanya terkait keterlibatan dalam geng sebelum akhirnya menjadi korban pengeroyokan.

“Terus anak saya cuma ditanya ‘kamu ikut geng ini’ dan dijawab ‘tidak’. Nah, setelah itu anak saya langsung dipukuli rame-rame, ada yang pakai selang, ada yang pakai paralon, pakai gunting, disundut rokok, bahkan dilindas pakai motor berulang kali,” ucapnya.

Peristiwa pengeroyokan tersebut menjadi bagian dari kasus kriminal yang kini ditangani aparat kepolisian di Bantul.

Kronologi Pengeroyokan di Bantul

Berdasarkan keterangan keluarga dan rekan korban, IDS dijemput dua pemuda sekitar pukul 22.00 WIB pada Selasa (14/4).

Saat itu, Sugeng mengaku sudah tertidur sehingga tidak mengetahui anaknya keluar rumah.

Rekan korban yang mengikuti dari belakang menyebut IDS awalnya dibawa ke belakang SMAN 1 Bambanglipuro oleh sejumlah kakak kelas dan kelompoknya.

Selanjutnya, dua orang berbeda membawa korban dengan posisi di tengah saat berboncengan tiga menggunakan sepeda motor Honda Scoopy menuju Lapangan Gadung Melati, Pandak.

Di lokasi tersebut, korban disebut telah ditunggu sekitar 10 orang. Di tempat itu, korban kembali ditanya soal keikutsertaan dalam geng sebelum akhirnya dianiaya secara bersama-sama.

Selain dipukul menggunakan selang dan pipa paralon, korban juga disundut api rokok. Dalam kondisi tidak berdaya, korban dilindas sepeda motor berulang kali.

Sugeng juga menyampaikan adanya dugaan upaya melukai bagian telinga korban menggunakan gunting.

“Kejadian terakhir itu keadaan sudah pingsan masih mau dipotong telinganya. Kebetulan ada temannya Ilham yang buntuti tadi terus guntingnya disaut (direbut),” katanya.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban tidak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke RSUD Saras Adyatma.

IDS menjalani perawatan di ruang ICU hingga akhirnya meninggal dunia pada Minggu (19/4). Selama hidupnya, menurut Sugeng, korban jarang pulang larut malam.

“Selama 6 bulan lebih anak saya jarang keluar, maksudnya jarang keluar malam. Kalaupun keluar malam ya jam 9, jam 10 malam sudah pulang,” ujarnya.

“Biasanya sudah berada di rumah sebelum pukul 21.00 WIB atau paling lambat pukul 22.00 WIB,” tambahnya.

Penanganan Polisi dan Penetapan Tersangka

Kasus hukum dan kriminal ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian sehari setelah kejadian, yakni pada Rabu (15/4).

Kepolisian Resor Bantul membenarkan adanya kasus pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menyampaikan bahwa dua orang telah diamankan.

“Satreskrim Polres Bantul berhasil mengamankan dua orang pelaku penganiayaan terhadap IDS (16) warga Pandak, Bantul yang terjadi pada hari Selasa tanggal 14 April 2026 sekira pukul 23.00 WIB di Pandak, Bantul,” kata Rita saat dihubungi wartawan, Senin (20/4).

Dua pelaku yang telah ditangkap masing-masing berinisial BLP (18), warga Kretek, Bantul, dan YP (21), warga Bambanglipuro, Bantul.

Keduanya diamankan pada Rabu dan Kamis pekan lalu. Sementara itu, kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap lima orang lain yang telah diketahui identitasnya.

“Tim Satreskrim Polres Bantul tengah melakukan pengejaran terhadap lima pelaku lain yang sudah diketahui identitasnya berdasarkan keterangan dari dua pelaku yang telah diamankan,” ucap Rita.

Peristiwa pengeroyokan yang menewaskan pelajar 16 tahun ini menambah daftar kasus kriminal di wilayah Bantul yang tengah ditangani aparat penegak hukum.

Polisi menyatakan proses penyidikan terus berjalan untuk mengungkap seluruh pelaku yang terlibat dalam kasus kriminal tersebut.

About the Author

Redaksi Cahaya

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Purbaya Tegaskan Prabowo Tak Pernah Meminta Penyiapan Anggaran Board of Peace
Next: TMII Raih Rekor MURI, Libatkan 1.000 Penari dari 34 Provinsi

Related News

Wuling Binguo EV Kontroversi Harga di Indonesia dan Thailand
  • News

Wuling Binguo EV: Kontroversi Harga di Indonesia dan Thailand

Redaksi Cahaya April 24, 2026
Menyikapi Harga Baterai Kendaraan Listrik Tantangan Utama Industri Otomotif
  • News

Menyikapi Harga Baterai Kendaraan Listrik: Tantangan Utama Industri Otomotif

Aura April 24, 2026
Persita vs Bali United 0-1 Penalti Diego Campos Antar Serdadu Tridatu Curi Tiga Poin
  • News

Persita vs Bali United 0-1: Penalti Diego Campos Antar Serdadu Tridatu Curi Tiga Poin

Redaksi Cahaya April 23, 2026

Recent Posts

  • Wuling Binguo EV: Kontroversi Harga di Indonesia dan Thailand
  • Menyikapi Harga Baterai Kendaraan Listrik: Tantangan Utama Industri Otomotif
  • Barcelona vs Celta 0-1: Gol Penalti Lamine Yamal jadi Penentu Kemenangan Blaugrana
  • Burnley vs Man City 0-1: Singkirkan Arsenal, The Citizens Rebut Posisi Teratas Klasemen
  • Bournemouth vs Leeds 2-2: Gol Telat Longstaff Gagalkan Kemenangan Tuan Rumah
Akankah Arsenal Mampu Bertahan hingga Akhir Liga Inggris?

Tags

AMERIKA SERIKAT ARSENAL AS ASTON VILLA ATALANTA ATLETICO MADRID BARCELONA BBM BERITA LOKAL CHELSEA FIFA SERIES FIFA SERIES 2026 HASIL PERTANDINGAN IDULFITRI INTER MILAN IRAN ISRAEL JAKARTA JAWA BARAT JOHN HERDMAN KEBIJAKAN PEMERINTAH KONFLIK INTERNASIONAL LA LIGA LEBANON LEBARAN LIGA CHAMPIONS LIGA EUROPA LIGA INGGRIS LIGA ITALIA LIGA SPANYOL LIGA YOOSCOUT LIVERPOOL MANCHESTER CITY MANCHESTER UNITED MUDIK NEWCASTLE PIALA DUNIA PRABOWO SUBIANTO PREMIER LEAGUE REAL MADRID SEPAK BOLA SERIE A SUPER LEAGUE TIMNAS INDONESIA TIMUR TENGAH

You may have missed

Wuling Binguo EV Kontroversi Harga di Indonesia dan Thailand
  • News

Wuling Binguo EV: Kontroversi Harga di Indonesia dan Thailand

Redaksi Cahaya April 24, 2026
Menyikapi Harga Baterai Kendaraan Listrik Tantangan Utama Industri Otomotif
  • News

Menyikapi Harga Baterai Kendaraan Listrik: Tantangan Utama Industri Otomotif

Aura April 24, 2026
Barcelona vs Celta 1-0 Gol Penalti Lamine Yamal jadi Penentu Kemenangan Blaugrana
  • La Liga
  • Sepakbola

Barcelona vs Celta 0-1: Gol Penalti Lamine Yamal jadi Penentu Kemenangan Blaugrana

Redaksi Cahaya April 23, 2026
Burnley vs Man City 0-1 Singkirkan Arsenal, The Citizens Rebut Posisi Teratas Klasemen
  • Premier League
  • Sepakbola

Burnley vs Man City 0-1: Singkirkan Arsenal, The Citizens Rebut Posisi Teratas Klasemen

Redaksi Cahaya April 23, 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.