Skip to content
Cahaya.co

Cahaya.co

Primary Menu
  • Home
  • Top Stories
  • News
  • Sepakbola
    • Liga Champions
    • Premier League
    • Serie A
    • La Liga
    • Bundesliga
    • Liga Indonesia
Subscribe
  • News

Prabowo Sampaikan Rasa Duka atas Wafatnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Presiden Prabowo Subianto sampaikan duka atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi UNIFIL di Lebanon.
Redaksi Cahaya April 2, 2026 3 minutes read
Prabowo Sampaikan Rasa Duka atas Wafatnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Prabowo Sampaikan Rasa Duka atas Wafatnya 3 Prajurit TNI di Lebanon. Gambar: Instagram/@presidenrepublikindonesia

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Ketiga prajurit tersebut—Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadhon—meninggal dunia saat menjalankan tugas perdamaian di Lebanon, Timur Tengah, pada (29–30/3/2026).

Ketiganya diduga tewas akibat serangan yang dilancarkan oleh Israel di wilayah selatan Lebanon.

Pernyataan duka disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo melalui unggahan instastory di akun Instagram resminya @prabowo pada Selasa (31/3).

“Innalillahi wa inna ‘ilaihi raaji’uun. Turut berduka cita atas gugurnya Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadhon saat menjalankan misi perdamaian di Timur Tengah,” tulisnya, dikutip pada Kamis (2/4).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menambahkan bahwa pemerintah sedang melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak guna mempercepat proses pemulangan jenazah ketiga prajurit.

Ia menyebut telah berkoordinasi dengan Menteri Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, serta Panglima TNI.

“Kami juga sebagai Mensesneg telah berkoordinasi dengan Menteri Pertahanan, dengan Kementerian Luar Negeri, termasuk dengan Panglima TNI dalam hal melakukan upaya yang terbaik untuk pemulangan jenazah ketiga prajurit yang gugur,” kata Prasetyo.

Serangan Berturut-turut di Lebanon Selatan

Insiden yang menewaskan ketiga prajurit TNI terjadi dalam dua hari berturut-turut. Serangan pertama terjadi pada Minggu (29/3) di dekat Adchit Al Qusayr dan mengakibatkan gugurnya Praka Farizal Rhomadhon.

Serangan kedua terjadi pada Senin (30/3/2026) di dekat Bani Hayyan, Lebanon selatan, yang menewaskan Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan, serta melukai dua personel lainnya.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengutuk keras kedua serangan tersebut.

“Pemerintah Republik Indonesia mengutuk sangat keras serangan kedua yang terjadi secara beruntun di dekat Bani Haiyyan, Lebanon selatan, pada 30 Maret 2026, yang menimpa peacekeepers Indonesia yang bertugas di bawah United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), yang mengakibatkan gugurnya kembali dua personel dan melukai dua lainnya,” ujar Kemlu, dalam pernyataan resminya di media sosial X pada Selasa (31/3)

Kemlu menilai serangan ini tidak bisa dianggap sebagai kejadian terpisah, melainkan mencerminkan memburuknya situasi keamanan di Lebanon selatan.

Operasi militer Israel disebut terus berlangsung dan menempatkan penjaga perdamaian PBB dalam risiko tinggi.

“Indonesia terus mengutuk keras serangan Israel di Lebanon selatan, yang secara signifikan meningkatkan risiko yang dihadapi oleh peacekeepers PBB serta melemahkan pelaksanaan mandat UNIFIL sebagaimana diatur dalam Resolusi Dewan Keamanan 1701 (2006),” tambah pernyataan tersebut.

Pemerintah Desak Investigasi Menyeluruh

Menanggapi insiden ini, Indonesia menuntut penyelidikan menyeluruh dan transparan untuk mengungkap fakta serta pihak yang bertanggung jawab.

“Indonesia menyerukan dilakukannya penyelidikan segera, menyeluruh, dan transparan untuk mengungkap fakta, termasuk kronologi kejadian serta pihak yang bertanggung jawab, dan menegaskan bahwa akuntabilitas penuh harus ditegakkan,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri.

Selain tuntutan investigasi, evaluasi atas keberadaan prajurit TNI di Lebanon juga mulai disuarakan.

“Saya terus menyampaikan untuk dilakukan evaluasi mendalam, evaluasi ulang akan keberadaan prajurit kita di sana,” ujar Wakil Ketua Komisi I DPR Dave dalam pernyataannya di kompleks parlemen, Selasa (31/3).

Di sisi lain, briefing kepada seluruh pasukan TNI yang masih bertugas di UNIFIL telah dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan pasca serangan.

“Sekaligus memberikan briefing kepada seluruh pasukan dan prajurit yang masih bertugas di lapangan untuk meningkatkan kewaspadaan. Sekali lagi tentunya kita merasa sangat kehilangan dan merasakan duka cita yang sangat mendalam,” jelas Mensesneg Prasetyo Hadi.

Pemerintah Indonesia menyatakan komitmennya dalam melindungi setiap personel TNI yang menjalankan tugas di wilayah konflik internasional, serta akan terus mendorong pengungkapan penuh atas insiden tersebut demi memastikan akuntabilitas internasional.

About the Author

Redaksi Cahaya

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Setelah Kunjungan ke Jepang, Prabowo Lanjutkan Lawatan ke Korea Selatan
Next: Kabar Baik! Harga BBM Subsidi dan Nonsubsidi Dipastikan Tak Mengalami Kenaikan per 1 April 2026

Related News

Pengguna Bisa Lihat Instagram Story Tanpa Ketahuan, Kok Bisa?
  • News

Pengguna Bisa Lihat Instagram Story Tanpa Ketahuan, Kok Bisa?

Redaksi Cahaya April 2, 2026
Indonesia Lepas Dua Komodo ke Jepang untuk Pengembangbiakan, Imbalannya Jerapah dan Panda Merah
  • News

Indonesia Lepas Dua Komodo ke Jepang untuk Pengembangbiakan, Imbalannya Jerapah dan Panda Merah

Redaksi Cahaya April 2, 2026
ASN Resmi Terapkan WFH Setiap Jumat
  • News

ASN Resmi Terapkan WFH Setiap Jumat

Redaksi Cahaya April 2, 2026

Recent Posts

  • Pengguna Bisa Lihat Instagram Story Tanpa Ketahuan, Kok Bisa?
  • Indonesia Lepas Dua Komodo ke Jepang untuk Pengembangbiakan, Imbalannya Jerapah dan Panda Merah
  • ASN Resmi Terapkan WFH Setiap Jumat
  • Sebanyak 147 Juta Lebih Masyarakat Lakukan Perjalanan Selama Angkutan Lebaran 2026
  • Aturan WFH: HP ASN Harus Selalu Aktif, Telat Respons 5 Menit Bisa Disanksi
Akankah Arsenal Mampu Bertahan hingga Akhir Liga Inggris?

Tags

AMERIKA SERIKAT ARSENAL AS ATALANTA ATLETICO MADRID BARCELONA BBM CHELSEA FIFA SERIES FIFA SERIES 2026 IDULFITRI IDULFITRI 2026 INDONESIA INTER MILAN IRAN ISRAEL JAKARTA JAWA BARAT JOHN HERDMAN KONFLIK TIMUR TENGAH LA LIGA LALU LINTAS LEBARAN LIGA CHAMPIONS LIGA EUROPA LIGA INGGRIS LIGA ITALIA LIGA SPANYOL LIVERPOOL MANCHESTER CITY MANCHESTER UNITED MUDIK NEWCASTLE PIALA DUNIA PIALA FA PRABOWO SUBIANTO PREMIER LEAGUE RAMADAN REAL MADRID SERIE A SUPER LEAGUE TEMPAT WISATA TIMNAS INDONESIA TIMUR TENGAH TOTTENHAM HOTSPUR

You may have missed

Pengguna Bisa Lihat Instagram Story Tanpa Ketahuan, Kok Bisa?
  • News

Pengguna Bisa Lihat Instagram Story Tanpa Ketahuan, Kok Bisa?

Redaksi Cahaya April 2, 2026
Indonesia Lepas Dua Komodo ke Jepang untuk Pengembangbiakan, Imbalannya Jerapah dan Panda Merah
  • News

Indonesia Lepas Dua Komodo ke Jepang untuk Pengembangbiakan, Imbalannya Jerapah dan Panda Merah

Redaksi Cahaya April 2, 2026
ASN Resmi Terapkan WFH Setiap Jumat
  • News

ASN Resmi Terapkan WFH Setiap Jumat

Redaksi Cahaya April 2, 2026
Sebanyak 147 Juta Lebih Masyarakat Lakukan Perjalanan Selama Angkutan Lebaran 2026
  • News

Sebanyak 147 Juta Lebih Masyarakat Lakukan Perjalanan Selama Angkutan Lebaran 2026

Redaksi Cahaya April 2, 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.