Madura United Vs PSM Makassar 2-0 Laskar Sape Kerrab Menang dan Lolos dari Degradasi. Gambar: Instagram/@maduraunited.fc
Madura United memastikan bertahan di Super League 2025-2026 setelah mengalahkan PSM Makassar dengan skor 2-0 pada pekan ke-34 yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Sabtu (23/5) pukul 16.00 WIB.
Kemenangan ini membuat Madura United lolos dari ancaman degradasi, sementara Persis Solo dipastikan turun kasta meski meraih kemenangan pada laga lainnya.
Pertandingan penentuan tersebut berlangsung serentak dengan laga Persita vs Persis Solo, yang sama-sama menentukan nasib tim di papan bawah klasemen Super League.
Laga Madura United kontra PSM Makassar dipimpin wasit Rio Permana Putra asal Riau.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Madura United tampil agresif dengan menekan pertahanan PSM Makassar demi mengamankan hasil yang dibutuhkan untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Madura United membutuhkan kemenangan tanpa bergantung pada hasil pertandingan Persita melawan Persis Solo.
Gol pertama Madura United tercipta pada menit ke-43 melalui Junior Brandao.
Gol berawal dari bola muntah hasil tembakan Taufany Muslihuddin yang sempat ditepis kiper PSM Makassar, Reza Arya Pratama.
Junior Brandao memanfaatkan situasi tersebut untuk membawa Madura United unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Pada babak kedua, tepatnya menit ke-54, Junior Brandao kembali mencetak gol setelah menerima bola hasil sundulan Pedro Monteiro dari situasi sepak pojok, memastikan kemenangan 2-0 atas PSM Makassar.
Jalannya Pertandingan
Sejak awal pertandingan, Madura United langsung menekan lini pertahanan PSM Makassar. Dalam 10 menit pertama, tim tuan rumah menciptakan tiga peluang berbahaya.
PSM Makassar sempat mengancam pada menit ke-20 melalui sepakan jarak jauh Ananda Raehan, tetapi bola melebar di sisi kiri gawang Madura United yang dikawal Diky Indriyana.
Memasuki menit ke-30, kedua tim masih kesulitan menemukan sentuhan akhir.
Madura United mencoba membalas melalui umpan terobosan Lulinha kepada Luka Cumic, tetapi peluang tersebut belum membuahkan hasil.
Gol pembuka lahir pada menit ke-43. Junior Brandao mencocor bola rebound hasil peluang Taufany Muslihuddin yang sebelumnya ditepis Reza Arya Pratama.
Skor 1-0 untuk Madura United bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, PSM Makassar meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan.
Peluang diperoleh melalui sundulan Rasyid Bakrie, namun bola melambung di atas mistar gawang.
Madura United menggandakan keunggulan pada menit ke-54 melalui skema sepak pojok.
Bola dilepaskan Taufany, disundul Pedro Monteiro ke tiang jauh, lalu disambar Junior Brandao dengan sundulan yang memastikan brace dalam laga tersebut.
Madura United kembali memperoleh peluang pada menit ke-83 melalui Riquelme yang berada dalam situasi satu lawan satu dengan Reza Arya.
Namun, kiper PSM Makassar itu melakukan penyelamatan sehingga skor tetap 2-0 hingga peluit panjang dibunyikan.
Dampak Hasil bagi Klasemen Super League
Kemenangan atas PSM Makassar memastikan Madura United bertahan di Super League musim depan.
Hasil ini berdampak pada Persis Solo yang meski menang 3-1 atas Persita Tangerang, tetap terdegradasi. Persis Solo menutup musim di posisi ke-16 klasemen Super League dengan 34 poin.
Perolehan poin Persis Solo sama dengan PSM Makassar yang berada di posisi ke-15. Namun, PSM Makassar berada di atas karena aturan head to head.
Dengan demikian, Persis Solo menyusul Semen Padang dan PSBS Biak yang lebih dulu dipastikan turun kasta ke kompetisi level kedua.
Susunan Pemain
Madura United: Diky Indriyana (GK), Gio Numberi, Ahmad Rusadi, Pedro Monteiro, Roger Bonet, Jordy Wehrmann, Kerim Palic, Fransiskus Alesandro, Taufany Muslihuddin, Lulinha (C), dan Junior Brandao.
PSM Makassar: Reza Arya (GK), Dusan Lagator, Mufli Hidayat, Victor Luiz, Yuran Fernandes (C), Ananda Raehan, Kaka Amrullah, Resky Fandi, Luka Cumic, Rizky Eka, dan Sheriddin Boboev.
Hasil akhir 2-0 atas PSM Makassar membuat Madura United mengamankan posisi di Super League 2025-2026 setelah melalui laga penentuan pada pekan terakhir kompetisi.
