Singo Edan Takluk! Bhayangkara FC Menang Dramatis 2-1. Gambar: Instagram/@bhayangkarafc
Bhayangkara FC berhasil mengalahkan Arema FC dengan skor 2-1 dalam pertandingan pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, Selasa malam (10/3).
Dalam laga tersebut, Bhayangkara FC sempat tertinggal di babak pertama sebelum membalikkan keadaan lewat dua gol pada babak kedua.
Kemenangan ini menjadi yang kelima secara beruntun bagi Bhayangkara FC. Hasil tersebut mengangkat posisi mereka ke peringkat enam klasemen sementara dengan total 41 poin.
Sebaliknya, Arema FC tertahan di posisi ke-11 dengan perolehan 31 poin.
Gol kemenangan Bhayangkara FC tercipta setelah Arema FC harus bermain dengan sembilan pemain akibat dua kartu merah yang dikeluarkan wasit usai meninjau VAR.
Situasi ini dimanfaatkan Bhayangkara untuk mencetak dua gol penentu kemenangan.
Keunggulan Awal Arema FC
Arema FC tampil agresif sejak awal pertandingan. Peluang tercipta pada menit ke-7 melalui Gustavo Franca dan Dalberto, namun masih bisa diamankan oleh kiper Bhayangkara, Aqil Savik.
Bhayangkara sempat mengancam lewat Moussa Sidibe dan Ryo Matsumura, namun belum berhasil mencetak gol.
Gol pertama datang dari Arema FC pada menit 45+1 melalui Joel Vinicius yang menyambut umpan dari Dalberto.
Beberapa saat setelah gol, wasit mengeluarkan kartu merah untuk Pablo Oliveira pada menit 45+7 setelah meninjau VAR.
Oliveira dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap Frengky Missa dengan menginjak engkel lawannya.
Bhayangkara FC Manfaatkan Keunggulan Jumlah Pemain
Memasuki babak kedua, Bhayangkara FC langsung memberikan tekanan. Nehar Sadiki nyaris menyamakan skor, tetapi upayanya digagalkan oleh Gianluca Pandeynuwu.
Ketegangan meningkat di menit ke-70 ketika wasit kembali menggunakan VAR untuk meninjau insiden antara Dalberto dan Slavko Damjanovic.
Kartu kuning awal yang diterima Dalberto diubah menjadi kartu merah langsung, membuat Arema FC bermain hanya dengan sembilan pemain.
Bhayangkara FC memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-75 melalui sundulan Privat Mbarga.
Pada menit ke-82, insiden pelanggaran Betinho terhadap Dendy kembali membuat wasit meninjau VAR.
Hasilnya, Bhayangkara mendapatkan penalti yang sukses dieksekusi oleh Moussa Sidibe, membawa mereka unggul 2-1.
Arema FC tidak mampu mengejar ketertinggalan hingga peluit akhir dibunyikan.
Skor 2-1 bertahan hingga akhir laga, menandai kekalahan mereka dalam laga ini.
Susunan Pemain
Bhayangkara FC (formasi 4-3-3):
Aqil Savik (Setho 19′), I Putu Gede, Nehar Sadiki, Slavko Damjanovic, Frengky Missa (Firza 73′), Moises Wolschick, Wahyu Subo Seto (Sani Rizki 74′), Moussa Sidibe, Ryo Matsumura (Dendy 73′), Privat Mbarga, Bernard Doumbia.
Arema FC (formasi 4-2-3-1):
Gianluca Pandeynuwu (Frigeri 86′), Iksan Lestaluhu (Alfarizi 86′), Hansamu Yama, Pablo Oliveira, Rio Fahmi, Betinho, Matheus Blade, Gustavo Franca (Tuharea 90+7′), Dalberto, Gabriel Silva (Guevara 86′), Joel Vinicius.
