Daftar Klub dengan Trofi Liga Champions Terbanyak. Gambar: The New York Times
Kompetisi liga champions UEFA mencatat Real Madrid sebagai klub dengan koleksi trofi terbanyak sepanjang sejarah hingga jelang final musim 2023/2024 yang mempertemukan Real Madrid dan Borussia Dortmund di Stadion Wembley, London, Sabtu waktu setempat atau Minggu dini hari, 2 Juni 2024.
Berdasarkan data historis dari sejumlah referensi, Real Madrid telah mengoleksi 14 gelar dan mengincar trofi ke-15, sementara klub-klub lain seperti AC Milan, Bayern Munchen, Liverpool, dan Barcelona berada di bawahnya dalam daftar peraih gelar terbanyak.
Kompetisi ini merupakan turnamen antarklub paling bergengsi di Eropa yang mempertemukan tim-tim divisi teratas.
Partai final di Wembley tersebut mempertemukan Real Madrid sebagai pemegang gelar terbanyak menghadapi Borussia Dortmund yang baru sekali meraih trofi.
Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Real Madrid untuk memperkuat rekor gelar dalam sejarah liga champions, sementara Dortmund memburu trofi kedua setelah terakhir kali menjadi juara pada musim 1996/1997.
Laga ini juga menjadi final pertama Dortmund sejak kekalahan 1-2 dari Bayern Munchen pada musim 2012/2013.
“Kompetisi antar klub paling bergengsi di Eropa, Liga Champions, musim ini akan mencapai puncaknya. Duel dua tim besar, Borussia Dortmund vs Real Madrid, akan memperebutkan trofi Si Telinga Besar di Stadion Wembley, London, Sabtu waktu setempat atau Minggu dinihari, 2 Juni 2024.”
Pernyataan tersebut menggambarkan final musim ini dalam rangkaian sejarah turnamen yang telah berlangsung sejak 1955/1956.
Daftar Klub dengan Trofi Liga Champions Terbanyak
Real Madrid memuncaki daftar klub dengan gelar terbanyak sepanjang sejarah. Klub asal ibu kota Spanyol ini mengoleksi 14 gelar sejak kompetisi pertama kali digelar pada 1955/1956. Pada era awal, Real Madrid meraih lima gelar beruntun pada musim 1955/1956, 1956/1957, 1957/1958, 1958/1959, dan 1959/1960. Gelar berikutnya diraih pada 1965/1966. Setelah menunggu tiga dekade, Real Madrid kembali juara pada 1997/1998, lalu menambah koleksi trofi pada 1999/2000, 2001/2002, 2013/2014, 2015/2016, 2016/2017, 2017/2018, dan 2021/2022. Dalam referensi lain juga dicatat tambahan gelar tahun 2022 dan 2024 sehingga total koleksi mencapai 15 gelar.
AC Milan berada di posisi kedua dengan total 7 gelar. Klub Italia ini pertama kali meraih trofi pada musim 1962/1963 dan kembali juara pada 1968/1969. Pada periode berikutnya, Milan menjuarai kompetisi pada 1988/1989 dan 1989/1990. Gelar selanjutnya diraih pada 1993/1994, 2002/2003, dan 2006/2007. Sejumlah referensi juga menyebut musim 1969 sebagai bagian dari koleksi gelar tersebut.
Bayern Munchen dan Liverpool sama-sama mengoleksi 6 gelar. Bayern Munchen pertama kali menjadi juara pada 1973/1974, kemudian mempertahankan gelar pada 1974/1975 dan 1975/1976. Trofi berikutnya diraih pada 2000/2001, 2012/2013, dan 2019/2020. Sementara Liverpool meraih gelar pada 1976/1977, 1977/1978, 1980/1981, 1983/1984, 2004/2005, dan 2018/2019. Kemenangan terakhir Liverpool pada 2018/2019 diperoleh setelah mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0 di final yang digelar di Madrid, Spanyol.
Barcelona menempati posisi berikutnya dengan 5 gelar. Klub asal Spanyol ini menjadi juara pada 1991/1992, 2005/2006, 2008/2009, 2010/2011, dan 2013/2014. Referensi lain juga mencatat musim 2015 sebagai bagian dari koleksi gelar mereka.
Ajax mengoleksi 4 gelar, masing-masing pada 1970/1971, 1971/1972, 1972/1973, dan 1994/1995.
Inter Milan dan Manchester United masing-masing meraih 3 gelar. Inter Milan menjadi juara pada 1963/1964, 1964/1965, dan 2009/2010. Manchester United meraih trofi pada 1967/1968, 1998/1999, dan 2007/2008.
Data tersebut menunjukkan dominasi klub-klub Eropa dalam rentang waktu berbeda sejak kompetisi pertama kali digelar pada 1955/1956 hingga musim 2023/2024, menjadikan liga champions sebagai panggung utama bagi klub-klub elite Eropa dengan catatan gelar yang terdokumentasi.
