Javier Mascherano Resmi Tinggalkan Inter Miami. Gambar: SBI Soccer
Javier Mascherano resmi meninggalkan Inter Miami setelah mengajukan pengunduran diri sebagai pelatih kepala pada Selasa (14/4) waktu setempat.
Keputusan tersebut diumumkan melalui rilis resmi klub dan dikonfirmasi kembali pada Rabu (15/4) dini hari WIB.
Pelatih asal Argentina itu menyatakan mundur karena alasan pribadi, mengakhiri masa jabatannya bersama klub yang berlaga di liga amerika tersebut setelah menangani tim sejak November 2024.
Dalam pernyataannya, javier mascherano menyampaikan langsung alasan pengunduran dirinya.
“Saya ingin memberitahukan kepada semua orang bahwa, karena alasan pribadi, saya telah memutuskan untuk mengakhiri masa jabatan saya sebagai pelatih kepala Inter Miami CF,” katanya, dikutip dari laman resmi Inter Miami.
“Pertama dan terpenting, saya ingin berterima kasih kepada klub atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya, kepada setiap karyawan yang merupakan bagian dari organisasi atas upaya kolektifnya, tetapi terutama kepada para pemain, yang memungkinkan kami untuk mengalami momen-momen yang tak terlupakan,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi kepada para pendukung klub.
“Saya juga ingin berterima kasih kepada para penggemar dan La Familia, karena semua ini tidak akan mungkin terjadi tanpa mereka,” ujarnya.
“Saya akan selalu menyimpan kenangan akan bintang pertama kita, dan di mana pun saya berada, saya akan terus mendoakan yang terbaik untuk klub di masa mendatang. Saya tidak ragu bahwa klub akan terus meraih kesuksesan di masa depan,” sambungnya. I
Perjalanan Javier Mascherano Bersama Inter Miami
Javier mascherano mulai menangani inter miami pada 26 November 2024 dan resmi bergabung pada Januari 2025.
Pada musim pertamanya, ia membawa inter miami meraih dua trofi utama, termasuk gelar Piala MLS pertama klub serta gelar Wilayah Timur.
Pada final MLS Cup 2025 yang digelar di Stadion Chase, Fort Lauderdale, Florida, (6/12), Inter Miami mengalahkan Vancouver Whitecaps FC.
Sepanjang musim 2025, inter miami mencetak total 101 gol di musim reguler dan babak playoff.
Catatan tersebut menjadi yang terbanyak dalam satu musim dalam sejarah MLS, termasuk rekor 20 gol di babak playoff. Tim juga menjalani 58 pertandingan di semua kompetisi pada musim tersebut.
Di ajang internasional, inter miami tampil pada Piala Dunia Antarklub 2025. Di bawah arahan Mascherano, klub menjadi tim MLS pertama yang mencapai babak gugur serta tim Concacaf pertama yang mengalahkan lawan dari Eropa dalam pertandingan internasional resmi.
Inter Miami juga menjadi tim pertama dari Amerika Serikat yang meraih kemenangan di turnamen tersebut. Selain itu, klub mencapai semifinal Piala Champions Concacaf dan melaju ke final Piala Liga untuk kedua kalinya dalam tiga penampilan di kompetisi tersebut.
Namun, memasuki musim liga amerika 2026, performa inter miami mengalami penurunan. Dari tujuh pertandingan awal MLS 2026, tim meraih tiga kemenangan dan tiga kekalahan.
Mereka berada di posisi ketiga klasemen Wilayah Timur dengan 12 poin dan selisih gol +1.
Inter Miami juga tersingkir di babak 16 besar Concacaf Champions Cup setelah kalah dari Nashville SC. Selain itu, tim belum meraih kemenangan dalam dua laga pertama di stadion baru, Nu Stadium.
Kondisi tersebut terjadi setelah pensiunnya Sergio Busquets dan Jordi Alba pada akhir musim sebelumnya.
Klub telah mendatangkan German Berterame, Dayne St. Clair yang merupakan kiper terbaik MLS musim lalu, serta Micael. Selama menangani tim, Mascherano mencatatkan 37 kemenangan dari 67 pertandingan dengan rasio kemenangan 55,2 persen.
Pemilik Inter Miami, Jorge Mas, menyampaikan penghormatan atas keputusan tersebut.
“Javier akan selamanya menjadi bagian dari sejarah klub ini dan akan selalu memiliki tempat istimewa dalam keluarga Inter Miami CF,” ujar Jorge Mas.
