FIFA Tolak Relokasi Laga Iran, Tetap Bermain di Amerika Serikat. Gambar: Sky Sports
FIFA menolak permintaan Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) untuk memindahkan lokasi pertandingan fase grup Piala Dunia 2026 dari Amerika Serikat ke Meksiko, sehingga Timnas Iran tetap dijadwalkan bermain di Amerika Serikat sesuai hasil undian dan jadwal resmi turnamen yang berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Keputusan itu dikonfirmasi Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum dalam konferensi pers di Mexico City, Jumat (10/4), dengan alasan perubahan lokasi akan menimbulkan persoalan logistik yang rumit menjelang pelaksanaan piala dunia yang digelar bersama oleh Amerika Serikat, meksiko, dan Kanada.
“FIFA akhirnya memutuskan bahwa pertandingan-pertandingan tersebut tidak dapat dipindahkan dari tempat asalnya,” kata Sheinbaum dalam konferensi pers di Mexico City. Ia menambahkan, “Relokasi itu akan membuat logistik terlalu rumit, dan keputusan ini diambil oleh FIFA.”
Permintaan relokasi diajukan oleh FFIRI bulan lalu menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel sejak 28 Februari 2026. Eskalasi konflik tersebut memunculkan kekhawatiran terhadap keselamatan pemain dan ofisial timnas Iran selama berada di wilayah Amerika Serikat. Namun, FIFA menegaskan seluruh pertandingan piala dunia tetap berlangsung sesuai jadwal awal yang telah ditetapkan melalui proses undian resmi.
Alasan Penolakan dan Pertimbangan Logistik
Menurut penjelasan Sheinbaum, FIFA menilai pemindahan venue dua bulan sebelum turnamen dimulai akan membutuhkan koordinasi logistik yang sangat besar dan tidak memungkinkan untuk direalisasikan. Selain menyangkut kesiapan stadion, perubahan lokasi juga berdampak pada pengaturan kamp basis tim, distribusi tiket, perjalanan suporter, akomodasi media, serta kebutuhan transportasi lainnya yang telah direncanakan sejak jauh hari.
Iran dan tiga tim lain di Grup G telah menetapkan lokasi kamp selama turnamen berdasarkan kota tempat pertandingan digelar. Selain itu, penggemar dan awak media disebut telah memesan tiket pesawat, hotel, serta kebutuhan perjalanan lain yang berkaitan dengan jadwal pertandingan di Amerika Serikat. Apabila Iran lolos dari fase grup, laga babak 32 besar juga berpotensi dimainkan di Amerika Serikat, sehingga perubahan lokasi dinilai akan memicu penyesuaian lanjutan dalam waktu singkat.
Meskipun meksiko sebelumnya menunjukkan kesediaan untuk menjadi tuan rumah pertandingan Iran, keputusan akhir tetap berada di tangan FIFA. Sheinbaum menyatakan bahwa permintaan tersebut tidak diizinkan untuk diproses lebih lanjut karena pertimbangan logistik yang dinilai terlalu kompleks.
Jadwal Timnas Iran di Grup G
Berdasarkan jadwal resmi piala dunia 2026, timnas Iran tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Seluruh pertandingan fase grup akan dimainkan di Pantai Barat Amerika Serikat dengan rincian sebagai berikut:
Iran vs Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni 2026
Iran vs Belgia di Los Angeles pada 21 Juni 2026
Iran vs Mesir di Seattle pada 26 Juni 2026
Selama turnamen berlangsung, skuad timnas Iran direncanakan bermarkas di negara bagian Arizona. Amerika Serikat juga dijadwalkan menjadi tuan rumah seluruh pertandingan mulai dari perempat final hingga partai puncak.
Presiden FIFA Gianni Infantino sebelumnya menemui para pemain, pelatih, dan pejabat sepak bola Iran di Turki pada 31 Maret. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa lokasi pertandingan tidak akan berubah.
“Pertandingan akan dimainkan di tempat yang seharusnya, sesuai dengan hasil undian,” kata Infantino di sela-sela pertandingan persahabatan Iran melawan Kosta Rika.
Infantino juga merespons isu kemungkinan boikot yang sempat disampaikan oleh Presiden FFIRI Mehdi Taj.
“Iran akan berada di Piala Dunia. … Itulah mengapa kami di sini,” ujar Infantino.
Ia menambahkan, “Saya sudah melihat timnya, saya sudah berbicara dengan para pemain dan pelatihnya, jadi semuanya baik-baik saja.”
Latar Belakang Permintaan Relokasi
Permintaan relokasi muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menulis dalam unggahan media sosial bahwa tidak pantas bagi Iran untuk berpartisipasi dalam piala dunia “demi keselamatan dan nyawa mereka sendiri”. Pernyataan tersebut memicu respons dari pejabat sepak bola Iran.
“Ketika Trump secara eksplisit menyatakan bahwa dia tidak dapat menjamin keamanan tim nasional Iran, kami tentu tidak akan pergi ke Amerika,” kata Taj menanggapi Trump.
Sebelumnya, Taj juga menyatakan, “Kami akan memboikot Amerika Serikat tetapi tidak Piala Dunia,” terkait kemungkinan sikap federasi terhadap pertandingan di wilayah Amerika Serikat.
Menteri Olahraga Iran Ahmad Donyamali turut mengindikasikan bahwa partisipasi negaranya dalam piala dunia dapat menjadi tidak pasti apabila FIFA tidak memindahkan jadwal pertandingan dari Amerika Serikat. Namun hingga keputusan diumumkan, belum ada pernyataan resmi mengenai penarikan diri Iran dari turnamen.
Dengan penegasan dari FIFA, seluruh pertandingan timnas iran pada fase grup piala dunia 2026 dipastikan tetap digelar di Amerika Serikat sesuai jadwal dan hasil undian, sementara meksiko tetap menjadi tuan rumah bersama tanpa perubahan alokasi pertandingan untuk Grup G.
