Skip to content
Cahaya.co

Cahaya.co

Primary Menu
  • Home
  • Top Stories
  • News
  • Sepakbola
    • Liga Champions
    • Premier League
    • Serie A
    • La Liga
    • Bundesliga
    • Liga Indonesia
    • Liga Yooscout
  • LIGA YOOSCOUT
Subscribe
  • Sepakbola
  • Serie A

Como vs Inter 3-4: Nerazzurri Kian Dekat ke Scudetto

Inter Milan comeback dramatis kalahkan Como 4-3, kokoh di puncak Serie A dengan keunggulan sembilan poin atas Napoli.
Aura April 14, 2026 3 minutes read
Como vs Inter 3-4 Nerazzurri Kian Dekat ke Scudetto

Como vs Inter 3-4 Nerazzurri Kian Dekat ke Scudetto. Gambar: Instagram/@inter

Inter Milan meraih kemenangan dramatis atas Como dengan skor 4-3 pada pekan ke-32 Serie A Liga Italia yang berlangsung di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Senin (13/4) dini hari WIB.

Hasil pertandingan ini membuat Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 75 poin, unggul sembilan angka dari Napoli di posisi kedua.

Pertandingan sepak bola tersebut menampilkan comeback impresif Inter setelah sempat tertinggal dua gol di babak pertama.

Kemenangan ini juga menghentikan tren positif Como yang sebelumnya tidak terkalahkan dalam delapan pertandingan di semua ajang.

Bagi tim asuhan Cesc Fabregas, kekalahan ini berdampak pada posisi klasemen karena mereka terlempar dari zona Liga Champions dan turun ke peringkat kelima dengan 58 poin.

Sementara itu, Inter Milan menunjukkan peningkatan performa bersama pelatih Cristian Chivu dengan catatan 10 kemenangan dari 12 laga tandang terakhir.

Dalam laga ini, empat gol kemenangan Inter Milan dicetak oleh Marcus Thuram pada menit 45+1 dan 49, serta Denzel Dumfries pada menit 58 dan 72.

Adapun tiga gol Como dicetak oleh Alex Valle pada menit ke-36, Nico Paz pada menit ke-45, dan Lucas Da Cunha melalui eksekusi penalti pada menit ke-89.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan berjalan ketat sejak awal dengan dominasi penguasaan bola dari Como.

Peluang pertama tercipta pada menit ke-26 melalui tendangan jarak jauh Martin Baturina yang masih melambung di atas gawang Inter Milan.

Como akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-36 ketika Alex Valle memanfaatkan bola rebound hasil tepisan Yann Sommer, membuat skor menjadi 1-0.

Menjelang akhir babak pertama, Como menggandakan keunggulan melalui tembakan akurat Nico Paz pada menit ke-45.

Namun, Inter Milan berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 lewat gol Marcus Thuram yang memanfaatkan umpan silang Nicolo Barella tepat sebelum turun minum.

Memasuki babak kedua, Inter Milan langsung tampil agresif. Marcus Thuram mencetak gol keduanya pada menit ke-49 untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Nerazzurri kemudian berbalik unggul pada menit ke-58 melalui sundulan Denzel Dumfries yang memanfaatkan umpan dari Hakan Calhanoglu.

Inter Milan semakin menjauh setelah Dumfries mencetak gol keduanya pada menit ke-72 dalam situasi bola mati, mengubah skor menjadi 4-2.

Como sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-89 melalui penalti Lucas Da Cunha setelah Nico Paz dilanggar di kotak terlarang.

Meski demikian, hingga peluit panjang dibunyikan, skor 4-3 tetap bertahan untuk kemenangan Inter Milan.

Statistik Pertandingan

Dalam laga ini, Como mencatatkan 24 tembakan dengan delapan tepat sasaran, sementara Inter Milan melepaskan tujuh tembakan dengan lima mengarah ke gawang.

Penguasaan bola didominasi Como dengan 60 persen berbanding 40 persen milik Inter Milan.

Dari segi pelanggaran, Como melakukan 12 pelanggaran sedangkan Inter Milan 17 pelanggaran. Tercatat pula dua kali offside untuk Como dan empat kali untuk Inter Milan.

Susunan Pemain

Como tampil dengan formasi 4-2-3-1 yang diisi Jean Butez di bawah mistar; lini belakang dihuni Ignace van der Brempt, Diego Carlos, Marc-Oliver Kempf, dan Alex Valle; lini tengah diperkuat Sergi Roberto dan Maximo Perrone; sedangkan lini serang diisi Assane Diao, Nico Paz, Martin Baturina, dan Anastasios Douvikas. Tim ini ditangani oleh pelatih Cesc Fabregas.

Inter Milan menggunakan formasi 3-5-2 dengan Yann Sommer sebagai penjaga gawang; lini pertahanan terdiri dari Manuel Akanji, Francesco Acerbi, dan Alessandro Bastoni; sektor tengah diisi Denzel Dumfries, Nicolo Barella, Hakan Calhanoglu, Piotr Zielinski, dan Federico Dimarco; sementara lini depan diperkuat Francesco Pio Esposito dan Marcus Thuram. Inter Milan dilatih oleh Cristian Chivu.

Dampak Hasil Pertandingan

Hasil pertandingan ini mempertegas posisi Inter Milan di puncak klasemen Serie A musim 2025/2026 dengan keunggulan sembilan poin atas Napoli.

Di sisi lain, Como harus segera bangkit untuk kembali bersaing di papan atas klasemen setelah tergeser dari zona Liga Champions.

Kemenangan ini menjadi catatan penting bagi Inter Milan dalam perburuan gelar, sementara Como perlu mengevaluasi performa mereka untuk menjaga peluang finis di empat besar pada sisa kompetisi musim ini.

About the Author

Aura

Administrator

View All Posts

Post navigation

Previous: Walikota Tangerang Meninjau Regional Liga Yooscout Tangerang
Next: Negosiasi AS-Iran di Islamabad Berjalan Alot, Ini Poin Krusial yang jadi Hambatan

Related News

Napoli vs Bologna 2-3 Napoli Terancam Kehilangan Tiket Liga Champions Musim Depan
  • Sepakbola
  • Serie A

Napoli vs Bologna 2-3: Napoli Terancam Kehilangan Tiket Liga Champions Musim Depan

Redaksi Cahaya May 12, 2026
Bali United vs Borneo FC 2-3 Pesut Etam Kian Menekan Persib di Puncak Klasemen
  • Liga Indonesia
  • Sepakbola

Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Kian Menekan Persib di Puncak Klasemen

Redaksi Cahaya May 12, 2026
Bhayangkara FC vs Madura United 3-1 Laskar Sape Kerrab Makin Dekat dengan Zona Merah
  • Liga Indonesia
  • Sepakbola

Bhayangkara FC vs Madura United 3-1: Laskar Sape Kerrab Makin Dekat dengan Zona Merah

Redaksi Cahaya May 12, 2026

Recent Posts

  • Pantai Indah Kapuk 2: Tokyo Riverside, Destinasi Modern di Jakarta
  • Knalpot Silencer: Mengurangi Kebisingan dan Meningkatkan Kinerja Kendaraan
  • Mengenal Sundubu Jjigae, Sup Tahu Sutra Pedas Khas Korea
  • Cara Membuat Gimbap, Nasi Gulung Korea yang Praktis dan Mengenyangkan
  • Haemul Pajeon, Pancake Korea dengan Udang dan Cumi yang Populer saat Hujan
Akankah Arsenal Mampu Bertahan hingga Akhir Liga Inggris?

Tags

AMERIKA SERIKAT ARSENAL AS ATLETICO MADRID BARCELONA CHELSEA FIFA SERIES FIFA SERIES 2026 FILM HASIL PERTANDINGAN IDULFITRI IRAN ISRAEL JAKARTA JAWA BARAT KEBIJAKAN PEMERINTAH KONFLIK INTERNASIONAL KOPI LEBANON LEBARAN LIGA CHAMPIONS LIGA EUROPA LIGA INGGRIS LIGA ITALIA LIGA SPANYOL LIGA YOOSCOUT LIVERPOOL MAKANAN MAKANAN KHAS KOREA MANCHESTER CITY MANCHESTER UNITED MUDIK PIALA DUNIA PRABOWO SUBIANTO PREMIER LEAGUE REAL MADRID REST AREA SEPAK BOLA SERIE A SUPER LEAGUE TANGERANG TEMPAT NONGKRONG TIMNAS INDONESIA TIMUR TENGAH TIPS KENDARAAN

You may have missed

facilities-waterfront-PIK2-2048x1152
  • News

Pantai Indah Kapuk 2: Tokyo Riverside, Destinasi Modern di Jakarta

rudolf May 16, 2026
c1ea81f561df7e6a4766baf9068e4607
  • otomotif

Knalpot Silencer: Mengurangi Kebisingan dan Meningkatkan Kinerja Kendaraan

rudolf May 15, 2026
Mengenal Sundubu Jjigae, Sup Tahu Sutra Pedas Khas Korea
  • News

Mengenal Sundubu Jjigae, Sup Tahu Sutra Pedas Khas Korea

Redaksi Cahaya May 14, 2026
Cara Membuat Gimbap, Nasi Gulung Korea yang Praktis dan Mengenyangkan
  • News

Cara Membuat Gimbap, Nasi Gulung Korea yang Praktis dan Mengenyangkan

Redaksi Cahaya May 14, 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.