Skip to content
Cahaya.co

Cahaya.co

Primary Menu
  • Home
  • Top Stories
  • News
  • Sepakbola
    • Liga Champions
    • Premier League
    • Serie A
    • La Liga
    • Bundesliga
    • Liga Indonesia
    • Liga Yooscout
  • LIGA YOOSCOUT
Subscribe
  • Sepakbola
  • Serie A

Lazio vs Parma Berakhir Imbang 1-1 di Stadion Olimpico

Lazio vs Parma berakhir imbang 1-1 di Serie A. Gol Delprato dibalas Noslin, hasil ini membuat Lazio gagal menang di kandang.
Redaksi Cahaya April 5, 2026 3 minutes read
Lazio vs Parma Berakhir Imbang 1-1 di Stadion Olimpico

Lazio vs Parma Berakhir Imbang 1-1 di Stadion Olimpico. Gambar: Instagram/@official_sslazio

Pertandingan antara Lazio dan Parma dalam lanjutan Serie A Liga Italia berakhir imbang 1-1 di Stadion Olimpico, Roma.

Laga yang berlangsung sengit ini mempertemukan tuan rumah Lazio dengan Parma yang datang sebagai tim tamu, dengan kedua tim berusaha mengamankan poin penting demi target masing-masing di musim ini.

Gol Enrico Delprato membawa Parma unggul lebih dahulu pada babak pertama, sebelum Lazio menyamakan kedudukan melalui Tijjani Noslin pada babak kedua.

Hasil imbang ini terjadi dalam pertandingan yang digelar di Stadion Olimpico dan menjadi bagian dari kompetisi Serie A Liga Italia.

Lazio berupaya mempertahankan tren positif di kandang, sementara Parma berjuang menjauh dari ancaman zona degradasi.

Kedua tim menunjukkan permainan intens sepanjang laga, dengan sejumlah peluang tercipta dari kedua kubu.

Tambahan satu poin bagi Lazio dan Parma memberikan dampak berbeda pada posisi klasemen sementara Serie A Liga Italia.

Lazio gagal memaksimalkan peluang meraih kemenangan di kandang sendiri, sedangkan Parma berhasil membawa pulang hasil penting untuk menjaga jarak aman dari zona merah.

Jalannya Pertandingan

Sejak awal pertandingan, Parma tampil lebih solid dan terorganisir. Tim asuhan Carlos Cuesta mampu mengendalikan tempo permainan dengan penguasaan bola yang rapi dan pergerakan terstruktur untuk membongkar lini pertahanan Lazio.

Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-15 melalui skema tendangan bebas. Enrico Delprato berhasil mengontrol bola di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan akurat ke sudut kanan bawah gawang, membawa Parma unggul 1-0.

Lazio yang tampil tanpa penjaga gawang utama, Ivan Provedel, sempat kesulitan menemukan ritme permainan.

Edoardo Motta, yang dipercaya mengawal gawang, melakukan penyelamatan penting dari peluang Emanuele Valeri menjelang akhir babak pertama.

Sementara itu, peluang emas Lazio melalui sundulan Alessio Romagnoli berhasil digagalkan oleh kiper Parma, Zion Suzuki, yang tampil sigap di bawah mistar gawang.

Memasuki babak kedua, pelatih Lazio Maurizio Sarri melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Tijjani Noslin, Manuel Lazzari, dan Matteo Cancellieri pada menit ke-58.

Pergantian ini meningkatkan intensitas serangan Lazio dan memberikan tekanan berkelanjutan kepada lini pertahanan Parma.

Tekanan tersebut membuahkan hasil pada menit ke-77. Berawal dari umpan Kenneth Taylor, Tijjani Noslin melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti.

Bola sempat membentur pemain Parma sehingga arahnya berubah dan mengecoh Zion Suzuki, menghasilkan gol penyama kedudukan bagi Lazio. Skor pun berubah menjadi 1-1.

Menjelang akhir pertandingan, drama terjadi ketika Parma menuntut penalti setelah insiden di kotak terlarang.

Wasit Matteo Marcenaro sempat meninjau Video Assistant Referee (VAR) untuk memastikan keputusan.

Setelah pemeriksaan berlangsung cukup lama, wasit memutuskan tidak memberikan penalti kepada Parma, sehingga skor imbang tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Lazio dalam fase penting musim Serie A Liga Italia, meskipun gagal meraih kemenangan di kandang.

Sementara itu, Parma berhasil mempertahankan jarak aman delapan poin dari zona degradasi, menjadikan tambahan satu poin ini krusial bagi upaya mereka bertahan di kompetisi kasta tertinggi Liga Italia.

About the Author

Redaksi Cahaya

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Harga BBM Melonjak, Pakistan Gratiskan Transportasi Publik Selama Sebulan
Next: Whoosh Catat Rekor Baru, 311 Ribu Penumpang Gunakan Layanan saat Mudik Lebaran 2026

Related News

Bologna Vs Inter Milan 3-3 Gol Andy Diouf Selamatkan Inter dari Kekalahan
  • Serie A

Bologna Vs Inter Milan 3-3: Gol Andy Diouf Selamatkan Inter dari Kekalahan

Redaksi Cahaya May 24, 2026
Prediksi Bologna Vs Inter Milan-Inter Incar Penutup Musim Sempurna
  • Serie A

Prediksi Bologna Vs Inter Milan: Inter Incar Penutup Musim Sempurna

Redaksi Cahaya May 23, 2026
Ajax Vs Groningen 2-0 - Maarten Paes Tampil Solid dan Catat Clean Sheet
  • Sepakbola

Ajax Vs Groningen 2-0: Maarten Paes Tampil Solid dan Catat Clean Sheet

Redaksi Cahaya May 22, 2026

Recent Posts

  • Real Madrid Vs Athletic Bilbao 4-2: Los Blancos Tutup Musim dengan Kemenangan
  • Gochujang: Pasta Cabai Merah Fermentasi yang Jadi Ikon Kuliner Korea
  • Mengenal Doenjang, Bahan Rahasia di Balik Cita Rasa Masakan Korea
  • Apa Itu Steeping Coffee? Rahasia Membuat Kopi Lebih Halus dan Tidak Pahit
  • Miyeok Guk, Sup Rumput Laut Korea yang Sarat Makna dan Kaya Nutrisi
Akankah Arsenal Mampu Bertahan hingga Akhir Liga Inggris?

Tags

AMERIKA SERIKAT ARSENAL AS ATLETICO MADRID BARCELONA CHELSEA FIFA SERIES FIFA SERIES 2026 HASIL PERTANDINGAN IDULFITRI INTER MILAN IRAN ISRAEL JAKARTA JAWA BARAT KEBIJAKAN PEMERINTAH KONFLIK INTERNASIONAL KOPI LA LIGA LEBANON LEBARAN LIGA CHAMPIONS LIGA EUROPA LIGA INGGRIS LIGA ITALIA LIGA SPANYOL LIGA YOOSCOUT LIVERPOOL MAKANAN KHAS KOREA MANCHESTER CITY MANCHESTER UNITED MOBIL MUDIK PIALA DUNIA PRABOWO SUBIANTO PREMIER LEAGUE REAL MADRID SEPAK BOLA SERIE A SUPER LEAGUE TANGERANG TEMPAT NONGKRONG TIMNAS INDONESIA TIMUR TENGAH TIPS KENDARAAN

You may have missed

Real Madrid Vs Athletic Bilbao 4-2 Los Blancos Tutup Musim dengan Kemenangan
  • La Liga

Real Madrid Vs Athletic Bilbao 4-2: Los Blancos Tutup Musim dengan Kemenangan

Redaksi Cahaya May 25, 2026
Gochujang Pasta Cabai Merah Fermentasi yang Jadi Ikon Kuliner Korea
  • News

Gochujang: Pasta Cabai Merah Fermentasi yang Jadi Ikon Kuliner Korea

Redaksi Cahaya May 25, 2026
Mengenal Doenjang, Bahan Rahasia di Balik Cita Rasa Masakan Korea
  • News

Mengenal Doenjang, Bahan Rahasia di Balik Cita Rasa Masakan Korea

Redaksi Cahaya May 25, 2026
Apa Itu Steeping Coffee? Rahasia Membuat Kopi Lebih Halus dan Tidak Pahit
  • News

Apa Itu Steeping Coffee? Rahasia Membuat Kopi Lebih Halus dan Tidak Pahit

Redaksi Cahaya May 25, 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.