Lazio vs Parma Berakhir Imbang 1-1 di Stadion Olimpico. Gambar: Instagram/@official_sslazio
Pertandingan antara Lazio dan Parma dalam lanjutan Serie A Liga Italia berakhir imbang 1-1 di Stadion Olimpico, Roma.
Laga yang berlangsung sengit ini mempertemukan tuan rumah Lazio dengan Parma yang datang sebagai tim tamu, dengan kedua tim berusaha mengamankan poin penting demi target masing-masing di musim ini.
Gol Enrico Delprato membawa Parma unggul lebih dahulu pada babak pertama, sebelum Lazio menyamakan kedudukan melalui Tijjani Noslin pada babak kedua.
Hasil imbang ini terjadi dalam pertandingan yang digelar di Stadion Olimpico dan menjadi bagian dari kompetisi Serie A Liga Italia.
Lazio berupaya mempertahankan tren positif di kandang, sementara Parma berjuang menjauh dari ancaman zona degradasi.
Kedua tim menunjukkan permainan intens sepanjang laga, dengan sejumlah peluang tercipta dari kedua kubu.
Tambahan satu poin bagi Lazio dan Parma memberikan dampak berbeda pada posisi klasemen sementara Serie A Liga Italia.
Lazio gagal memaksimalkan peluang meraih kemenangan di kandang sendiri, sedangkan Parma berhasil membawa pulang hasil penting untuk menjaga jarak aman dari zona merah.
Jalannya Pertandingan
Sejak awal pertandingan, Parma tampil lebih solid dan terorganisir. Tim asuhan Carlos Cuesta mampu mengendalikan tempo permainan dengan penguasaan bola yang rapi dan pergerakan terstruktur untuk membongkar lini pertahanan Lazio.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-15 melalui skema tendangan bebas. Enrico Delprato berhasil mengontrol bola di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan akurat ke sudut kanan bawah gawang, membawa Parma unggul 1-0.
Lazio yang tampil tanpa penjaga gawang utama, Ivan Provedel, sempat kesulitan menemukan ritme permainan.
Edoardo Motta, yang dipercaya mengawal gawang, melakukan penyelamatan penting dari peluang Emanuele Valeri menjelang akhir babak pertama.
Sementara itu, peluang emas Lazio melalui sundulan Alessio Romagnoli berhasil digagalkan oleh kiper Parma, Zion Suzuki, yang tampil sigap di bawah mistar gawang.
Memasuki babak kedua, pelatih Lazio Maurizio Sarri melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Tijjani Noslin, Manuel Lazzari, dan Matteo Cancellieri pada menit ke-58.
Pergantian ini meningkatkan intensitas serangan Lazio dan memberikan tekanan berkelanjutan kepada lini pertahanan Parma.
Tekanan tersebut membuahkan hasil pada menit ke-77. Berawal dari umpan Kenneth Taylor, Tijjani Noslin melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti.
Bola sempat membentur pemain Parma sehingga arahnya berubah dan mengecoh Zion Suzuki, menghasilkan gol penyama kedudukan bagi Lazio. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Menjelang akhir pertandingan, drama terjadi ketika Parma menuntut penalti setelah insiden di kotak terlarang.
Wasit Matteo Marcenaro sempat meninjau Video Assistant Referee (VAR) untuk memastikan keputusan.
Setelah pemeriksaan berlangsung cukup lama, wasit memutuskan tidak memberikan penalti kepada Parma, sehingga skor imbang tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Lazio dalam fase penting musim Serie A Liga Italia, meskipun gagal meraih kemenangan di kandang.
Sementara itu, Parma berhasil mempertahankan jarak aman delapan poin dari zona degradasi, menjadikan tambahan satu poin ini krusial bagi upaya mereka bertahan di kompetisi kasta tertinggi Liga Italia.
