Pengguna Bisa Lihat Instagram Story Tanpa Ketahuan, Kok Bisa?. Gambar: Dok. Altos
Meta resmi menguji coba fitur berbayar bernama Instagram Plus yang memungkinkan pengguna melihat Instagram Story secara anonim.
Uji coba ini dilakukan di beberapa negara, yaitu Jepang, Meksiko, dan Filipina sejak awal tahun, setelah Meta mengumumkan rencana menghadirkan layanan berlangganan di seluruh ekosistem aplikasinya, termasuk Facebook dan WhatsApp.
Fitur utama Instagram Plus yang paling disorot adalah kemampuan untuk melihat Story orang lain tanpa ketahuan.
Selain itu, pelanggan juga bisa mengetahui seberapa sering Story mereka ditonton ulang oleh pengguna yang sama, serta memperpanjang durasi tayang Story hingga 48 jam.
Layanan ini merupakan bagian dari langkah Meta dalam menawarkan fitur eksklusif bagi pengguna yang bersedia membayar.
Meskipun belum diumumkan secara resmi, tarif langganan Instagram Plus di Filipina dilaporkan sekitar USD 1 (Rp15 ribu), dan di Jepang serta Meksiko sekitar USD 2 (Rp30 ribu).
Fitur-Fitur Premium Instagram Plus
Instagram Plus menawarkan sejumlah fitur tambahan yang mayoritas difokuskan pada pengalaman pengguna dalam menggunakan Instagram Stories.
Selain fitur menonton Story secara anonim, pelanggan layanan ini mendapatkan akses ke:
- Mengetahui jumlah penayangan ulang Story oleh penonton yang sama.
- Memperpanjang masa tayang Story hingga 48 jam.
- Menggunakan fitur Superlike dan Spotlight mingguan untuk meningkatkan jangkauan unggahan Story.
Fitur lainnya termasuk kemampuan untuk membuat daftar audiens tanpa batas, yang merupakan pengembangan dari fitur Close Friends.
Dengan ini, pengguna dapat lebih fleksibel dalam menentukan siapa saja yang dapat melihat unggahan tertentu.
Pelanggan Instagram Plus juga dapat mencari nama secara spesifik di daftar penonton Story mereka.
Perbedaan dengan Meta Verified dan Layanan Sejenis
Instagram Plus tidak sama dengan Meta Verified yang berfungsi memberikan tanda centang biru dan perlindungan akun. Instagram Plus hanya menyediakan tambahan fitur fungsional dalam aplikasi.
Langkah Meta ini mengikuti jejak platform lain yang telah lebih dulu sukses di ranah langganan premium. Snapchat+ telah memiliki lebih dari 25 juta pelanggan, sementara platform X (dahulu Twitter) juga memiliki layanan serupa melalui X Premium.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Meta mengenai jadwal peluncuran Instagram Plus di Indonesia.
Namun, dengan diluncurkannya uji coba di pasar Asia dan Amerika Latin, Meta tampaknya ingin mengukur minat pengguna terhadap fitur-fitur seperti anonymous story viewing di media sosial.
