Skip to content
Cahaya.co

Cahaya.co

Primary Menu
  • Home
  • Top Stories
  • News
  • Sepakbola
    • Liga Champions
    • Premier League
    • Serie A
    • La Liga
    • Bundesliga
    • Liga Indonesia
    • Liga Yooscout
  • LIGA YOOSCOUT
Subscribe
  • News

Komdigi Resmi Batasi Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun Mulai Hari Ini

Kementerian Komunikasi dan Digital resmi batasi akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun mulai 28 Maret 2026.
Redaksi Cahaya March 28, 2026 2 minutes read
Komdigi Resmi Batasi Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun Mulai Hari Ini

Komdigi Resmi Batasi Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun Mulai Hari Ini. Gambar: Komdigi

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mulai Sabtu (28/3) resmi memberlakukan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun di seluruh Indonesia.

Kebijakan ini diterapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP Tunas.

Aturan ini mengikat semua platform digital yang beroperasi di Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa aturan ini tidak memberikan ruang kompromi bagi penyelenggara sistem elektronik (PSE).

“Tidak ada kompromi dalam hal kepatuhan. Setiap platform digital yang beroperasi di Indonesia wajib mematuhi aturan yang berlaku,” ujar Meutya dalam konferensi pers pada Jumat malam (27/3).

Penerapan ini dilakukan setelah masa transisi selama satu tahun yang dimulai sejak 28 Maret 2025.

Mulai hari ini, implementasi dilakukan secara bertahap untuk memantau tingkat kepatuhan masing-masing platform digital terhadap ketentuan baru ini.

Komdigi akan mengevaluasi kinerja dan kepatuhan platform secara berkelanjutan.

Tingkat Kepatuhan Platform Digital

Sebelum aturan diberlakukan, Komdigi telah meminta platform-platform digital untuk menyampaikan komitmen dan rencana aksi mereka terhadap kebijakan ini.

Hasil evaluasi terakhir pada Jumat malam pukul 21.30 WIB mencatat perbedaan tingkat kepatuhan dari masing-masing platform.

Platform yang paling kooperatif menurut Komdigi adalah Platform X dan Bigo Live. Platform X menaikkan batas usia minimum pengguna menjadi 16 tahun sejak 17 Maret 2026 dan memperbarui panduan pengguna serta aturan komunitasnya.

“Platform X juga telah memberikan komitmen untuk melakukan identifikasi dan penonaktifan akun pengguna di bawah usia tersebut mulai esok,” kata Meutya.

Bigo Live bahkan menetapkan batas usia minimum pengguna menjadi 18 tahun dalam perjanjian pengguna dan kebijakan privasinya.

Selain itu, Bigo Live juga mengubah klasifikasi usia di toko aplikasi dari 13 tahun menjadi 18+.

Sebagai tambahan langkah mitigasi, platform ini menerapkan sistem moderasi berlapis dengan menggunakan kecerdasan buatan serta verifikasi manual untuk mendeteksi akun milik anak-anak di bawah usia yang diperbolehkan.

Sementara itu, dua platform lain yakni Roblox dan TikTok tercatat baru menunjukkan kepatuhan sebagian.

Roblox sedang menyiapkan penyesuaian fitur dengan membatasi aktivitas permainan untuk pengguna di bawah usia 13 tahun. TikTok menyampaikan rencana menonaktifkan akun pengguna di bawah usia 16 tahun secara bertahap.

Platform ini juga menjadwalkan pengumuman peta jalan operasional untuk pengguna usia 14 hingga 15 tahun.

Dalam pernyataan penutupnya, Meutya Hafid kembali menekankan bahwa kepatuhan adalah syarat mutlak.

“Tidak ada kompromi dalam hal kepatuhan. Setiap entitas bisnis yang beroperasi di Indonesia wajib mematuhi hukum yang berlaku di Indonesia,” tegasnya.

About the Author

Redaksi Cahaya

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Bahlil: Kuota dan Harga BBM Subsidi Masih Tetap, Tak Ada Perubahan
Next: Usai Halalbihalal Idulfitri, Prabowo Antar Langsung PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Halim

Related News

Japanese-Iced-Coffee-VI
  • News

Membuat Kopi Drip Jepang yang Otentik

Redaksi Cahaya May 13, 2026
Pengaruh Ganti Kampas Ganda Baru pada Akselerasi Motor Matic
  • News

Pengaruh Ganti Kampas Ganda Baru pada Akselerasi Motor Matic

Redaksi Cahaya May 13, 2026
Apa Itu Shaft Propeller? Ini Fungsi dan Cara Kerjanya pada Mobil
  • News

Apa Itu Shaft Propeller? Ini Fungsi dan Cara Kerjanya pada Mobil

Redaksi Cahaya May 13, 2026

Recent Posts

  • Membuat Kopi Drip Jepang yang Otentik
  • Pengaruh Ganti Kampas Ganda Baru pada Akselerasi Motor Matic
  • Apa Itu Shaft Propeller? Ini Fungsi dan Cara Kerjanya pada Mobil
  • Pantai Kuta Bali, Tempat Wisata Favorit untuk Surfing dan Menikmati Sunset
  • Pat Juk, Bubur Kacang Merah Korea yang Populer Saat Musim Dingin
Akankah Arsenal Mampu Bertahan hingga Akhir Liga Inggris?

Tags

AMERIKA SERIKAT ARSENAL AS ATLETICO MADRID BARCELONA CHELSEA FIFA SERIES FIFA SERIES 2026 FILM HASIL PERTANDINGAN IDULFITRI IRAN ISRAEL JAKARTA JAWA BARAT KEBIJAKAN PEMERINTAH KONFLIK INTERNASIONAL KOPI LA LIGA LEBANON LEBARAN LIGA CHAMPIONS LIGA EUROPA LIGA INGGRIS LIGA ITALIA LIGA SPANYOL LIGA YOOSCOUT LIVERPOOL MAKANAN KHAS KOREA MANCHESTER CITY MANCHESTER UNITED MUDIK PIALA DUNIA PRABOWO SUBIANTO PREMIER LEAGUE REAL MADRID REST AREA SEPAK BOLA SERIE A SUPER LEAGUE TANGERANG TEMPAT NONGKRONG TIMNAS INDONESIA TIMUR TENGAH TIPS KENDARAAN

You may have missed

Japanese-Iced-Coffee-VI
  • News

Membuat Kopi Drip Jepang yang Otentik

Redaksi Cahaya May 13, 2026
Pengaruh Ganti Kampas Ganda Baru pada Akselerasi Motor Matic
  • News

Pengaruh Ganti Kampas Ganda Baru pada Akselerasi Motor Matic

Redaksi Cahaya May 13, 2026
Apa Itu Shaft Propeller? Ini Fungsi dan Cara Kerjanya pada Mobil
  • News

Apa Itu Shaft Propeller? Ini Fungsi dan Cara Kerjanya pada Mobil

Redaksi Cahaya May 13, 2026
bcdff707290d71798b79a9160ac1d4d4
  • News

Pantai Kuta Bali, Tempat Wisata Favorit untuk Surfing dan Menikmati Sunset

Redaksi Cahaya May 13, 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.