Skip to content
Cahaya.co

Cahaya.co

Primary Menu
  • Home
  • Top Stories
  • News
  • Sepakbola
    • Liga Champions
    • Premier League
    • Serie A
    • La Liga
    • Bundesliga
    • Liga Indonesia
    • Liga Yooscout
  • LIGA YOOSCOUT
Subscribe
  • News

Bahlil: Kuota dan Harga BBM Subsidi Masih Tetap, Tak Ada Perubahan

Bahlil Lahadalia pastikan harga dan kuota BBM subsidi belum berubah. Pemerintah tetap menjaga stabilitas energi sesuai arahan Prabowo Subianto.
Redaksi Cahaya March 28, 2026 3 minutes read
Bahlil Kuota dan Harga BBM Subsidi Masih Tetap, Tak Ada Perubahan

Bahlil Kuota dan Harga BBM Subsidi Masih Tetap, Tak Ada Perubahan. Gambar: Instagram/@bahlillahadalia

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan bahwa pemerintah belum mengubah kebijakan terkait BBM subsidi hingga Jumat (27/3).

Kepastian ini disampaikan Bahlil dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta. Ia menegaskan, tidak ada pembatasan kuota maupun kenaikan harga BBM bersubsidi yang diberlakukan saat ini.

Kebijakan tersebut tetap dipertahankan meskipun situasi global mengalami ketidakpastian akibat konflik Timur Tengah yang memengaruhi distribusi energi dunia.

Pemerintah menilai stabilitas harga dan pasokan energi perlu dijaga untuk melindungi daya beli masyarakat.

“Sampai dengan sekarang kita belum ada opsi untuk membatasi subsidi. Artinya belum ada kenaikan (harga) untuk (BBM) subsidi. Masih tetap sama,” ujar Bahlil.

Keputusan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh jajaran pemerintahan berhati-hati dalam mengambil langkah yang berdampak langsung terhadap rakyat kecil.

Bahlil menyebutkan bahwa seluruh kebijakan akan tetap mengutamakan perlindungan terhadap masyarakat kurang mampu dan menyesuaikan dengan kondisi sosial ekonomi nasional.

Kebijakan Subsidi BBM dan Pertimbangan Pemerintah

Pemerintah tetap mempertahankan kebijakan subsidi BBM sebagai bentuk perlindungan terhadap kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa arahan Presiden menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan tersebut.

“Bapak Presiden selalu menyampaikan kepada kami, bahwa kita harus bekerja betul-betul penuh dengan hati-hati, dengan memperhatikan kepentingan saudara-saudara kita, rakyat kecil, masyarakat kita yang tidak memiliki kemampuan,” katanya.

Skema subsidi tetap berlaku untuk jenis BBM seperti Pertalite dan Solar. Baik kuota maupun harga BBM subsidi tersebut belum mengalami perubahan hingga saat ini.

Kebijakan ini ditujukan agar bantuan energi tetap dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Respons terhadap Dinamika Global

Pemerintah secara aktif memantau dampak konflik Timur Tengah terhadap distribusi energi dan harga pasar internasional.

Bahlil menekankan bahwa dinamika global bergerak sangat cepat, sehingga kebijakan energi nasional akan terus dievaluasi secara berkala.

“Dinamika ini kan kita akan ikuti. Ini cepat sekali dinamikanya. Bisa per minggu, bisa per bulan. Yang penting bagi kita adalah bagaimana memastikan bahwa stok untuk BBM semuanya bisa clear,” ujar Bahlil.

Meskipun situasi global berisiko menekan suplai energi, pemerintah berupaya memastikan agar cadangan BBM nasional tetap aman dan terjaga.

Evaluasi akan dilakukan jika terdapat perkembangan signifikan di tingkat internasional.

Perbandingan dengan Kebijakan Malaysia

Berbeda dengan Indonesia, pemerintah Malaysia telah melakukan penyesuaian kebijakan subsidi BBM sebagai respons terhadap lonjakan biaya subsidi.

Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim mengumumkan pengurangan kuota subsidi BBM jenis RON 95 dari 300 liter menjadi 200 liter per orang per bulan mulai 1 April 2026.

Langkah tersebut diberlakukan melalui program Budi Madani RON 95 (Budi95) karena beban subsidi meningkat dari 700 juta ringgit menjadi 3,2 miliar ringgit.

“Insya Allah, saya akan menguraikan langkah-langkah strategis negara untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi krisis energi global yang timbul dari konflik di Asia Barat,” ujar Anwar pada Kamis (27/3).

Meskipun ada pembatasan kuota, Malaysia tetap mempertahankan harga subsidi untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

“Keputusan untuk mempertahankan harga bensin RON 95 sebesar 1,99 ringgit (Rp 8.431) per liter adalah langkah yang diperhitungkan,” lanjut Anwar.

Upaya Menjaga Stabilitas Energi Nasional

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa pasokan BBM di dalam negeri dalam kondisi aman.

Selain mempertahankan subsidi, pemerintah juga mendorong masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak.

Hingga saat ini, belum ada kebijakan pembatasan konsumsi BBM secara nasional.

Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa semua kebijakan akan terus disesuaikan dengan perkembangan situasi global. Namun, saat ini, keputusan pemerintah tetap untuk tidak mengubah kuota maupun harga BBM subsidi.

Kebijakan ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga ketahanan energi nasional serta kestabilan sosial ekonomi masyarakat di tengah ketidakpastian global yang sedang berlangsung.

About the Author

Redaksi Cahaya

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Pemerintah Siap Terapkan WFH 1 Hari dalam Waktu Dekat
Next: Komdigi Resmi Batasi Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun Mulai Hari Ini

Related News

Resmi Gantung Raket, Axelsen Akhiri Karier di Usia 32
  • News

Resmi Gantung Raket, Axelsen Akhiri Karier di Usia 32

Redaksi Cahaya April 17, 2026
Indonesia Dapat Tambahan Wilayah 127,3 Hektare di Perbatasan Sebatik
  • News

Indonesia Dapat Tambahan Wilayah 127,3 Hektare di Perbatasan Sebatik

Redaksi Cahaya April 17, 2026
Kemenkes Rilis Aturan Nutri Level untuk Tekan Konsumsi Gula Berlebih
  • News

Kemenkes Rilis Aturan Nutri Level untuk Tekan Konsumsi Gula Berlebih

Redaksi Cahaya April 17, 2026

Recent Posts

  • Empat Klub Amankan Tiket, Berikut Jadwal Semifinal Liga Champions 2025/2026
  • Javier Mascherano Resmi Tinggalkan Inter Miami
  • FIFA Tolak Relokasi Laga Iran, Tetap Bermain di Amerika Serikat
  • Resmi Gantung Raket, Axelsen Akhiri Karier di Usia 32
  • Indonesia Dapat Tambahan Wilayah 127,3 Hektare di Perbatasan Sebatik
Akankah Arsenal Mampu Bertahan hingga Akhir Liga Inggris?

Tags

AMERIKA SERIKAT ARSENAL AS ATALANTA ATLETICO MADRID BARCELONA BBM BERITA LOKAL CHELSEA FIFA SERIES FIFA SERIES 2026 IDULFITRI INDONESIA INTER MILAN IRAN ISRAEL JAKARTA JAWA BARAT JOHN HERDMAN KEBIJAKAN PEMERINTAH KONFLIK INTERNASIONAL LA LIGA LEBANON LEBARAN LIGA CHAMPIONS LIGA EUROPA LIGA INGGRIS LIGA ITALIA LIGA SPANYOL LIGA YOOSCOUT LIVERPOOL MANCHESTER CITY MANCHESTER UNITED MUDIK NEWCASTLE PERISTIWA DI DAERAH PIALA DUNIA PRABOWO SUBIANTO PREMIER LEAGUE REAL MADRID SEPAK BOLA SERIE A SUPER LEAGUE TIMNAS INDONESIA TIMUR TENGAH

You may have missed

Empat Klub Amankan Tiket, Berikut Jadwal Semifinal Liga Champions 2025:2026
  • Liga Champions
  • Sepakbola

Empat Klub Amankan Tiket, Berikut Jadwal Semifinal Liga Champions 2025/2026

Redaksi Cahaya April 17, 2026
Javier Mascherano Resmi Tinggalkan Inter Miami
  • Sepakbola

Javier Mascherano Resmi Tinggalkan Inter Miami

Redaksi Cahaya April 17, 2026
FIFA Tolak Relokasi Laga Iran, Tetap Bermain di Amerika Serikat
  • Sepakbola

FIFA Tolak Relokasi Laga Iran, Tetap Bermain di Amerika Serikat

Redaksi Cahaya April 17, 2026
Resmi Gantung Raket, Axelsen Akhiri Karier di Usia 32
  • News

Resmi Gantung Raket, Axelsen Akhiri Karier di Usia 32

Redaksi Cahaya April 17, 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.