Skip to content
Cahaya.co

Cahaya.co

Primary Menu
  • Home
  • Top Stories
  • News
  • Sepakbola
    • Liga Champions
    • Premier League
    • Serie A
    • La Liga
    • Bundesliga
    • Liga Indonesia
    • Liga Yooscout
  • LIGA YOOSCOUT
Subscribe
  • News

Pemprov Jabar Liburkan Ojek hingga Sopir Angkot saat Lebaran 2026, Beri Uang Pengganti

Dedi Mulyadi mengumumkan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang meliburkan ojek, sopir angkot, becak, dan andong di jalur mudik selama sepekan saat Idulfitri 2026.
Redaksi Cahaya March 12, 2026 2 minutes read
Pemprov Jabar Liburkan Ojek hingga Sopir Angkot saat Lebaran 2026, Beri Uang Pengganti

Pemprov Jabar Liburkan Ojek hingga Sopir Angkot saat Lebaran 2026, Beri Uang Pengganti. Gambar: Ilustrasi Canva

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) meliburkan para pengemudi transportasi umum seperti ojek, sopir angkutan kota (angkot), tukang andong, dan tukang becak yang beroperasi di jalur lintasan mudik selama satu minggu saat Lebaran 2026.

Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melalui video di akun TikTok resminya, @dedimulyadiofficial, pada Senin (9/3).

Kebijakan tersebut berlaku khusus di jalur utama mudik yang melintasi wilayah Jawa Barat.

Dedi menyatakan bahwa kebijakan ini ditujukan sebagai bentuk kepedulian kepada pekerja sektor transportasi informal agar mereka bisa merayakan Idulfitri bersama keluarga.

“Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengambil kebijakan untuk meliburkan tukang ojek, sopir angkot, andong, becak yang berada di jalur lintasan mudik. Liburnya selama seminggu ya sehingga pada saat mudik bisa tinggal di rumah bersama keluarganya dan mendapat uang pengganti,” ujar Dedi, dikutip pada Kamis (19/3).

Peliburan ini juga disertai pemberian uang pengganti kepada para pengemudi yang terdampak kebijakan.

Pelaksanaan libur dimulai menjelang Idulfitri, dan mencakup wilayah dengan arus mudik tinggi di provinsi Jawa Barat.

Penyesuaian di Kawasan Wisata Pascakebijakan Lebaran

Pemprov Jawa Barat juga memberlakukan kebijakan serupa di kawasan wisata dengan waktu pelaksanaan berbeda.

Pengemudi transportasi tradisional di kawasan wisata Bandung–Lembang dan Puncak akan mulai diliburkan selama satu minggu setelah Lebaran.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan akibat lonjakan pengunjung pascalebaran

Langkah ini merupakan bagian dari pengelolaan arus lalu lintas dan pengendalian kepadatan kendaraan di daerah tujuan wisata yang diprediksi padat selama libur panjang.

Kebijakan tersebut mencakup seluruh moda transportasi informal yang beroperasi di jalur wisata utama.

Imbauan Gubernur terkait Penggunaan THR

Selain pengumuman terkait kebijakan transportasi, Gubernur Dedi Mulyadi juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat mengenai penggunaan Tunjangan Hari Raya (THR).

Ia mengajak masyarakat untuk mengelola keuangan dengan bijak menjelang dan setelah Lebaran.

“Yang sudah menerima THR semoga makin ceria, tapi jangan langsung dihabiskan karena Lebaran masih panjang. Yang belum menerima sabar dulu, nanti juga pasti menerima,” kata Dedi.

Dedi juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat dalam menjalankan kegiatan sehari-hari selama Ramadan, baik bagi masyarakat yang berpuasa maupun yang tidak.

“Bagaimanapun yang puasa dan yang tidak puasa, Lebaran sama-sama akan merayakannya,” ujarnya.

About the Author

Redaksi Cahaya

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Polisi Siap Tindak Tegas Ormas yang Menagih THR ke Pengusaha dan Masyarakat
Next: Dampak Timur Tengah, Wamenhaj Siapkan Opsi Penundaan hingga Perubahan Rute Penerbangan Haji

Related News

Making_Coffee_Without_a_Coffee_Maker_600x
  • News

Teknik Brewing Kopi untuk Penyeduhan Cepat

rudolf June 13, 2026
550px-nowatermark-Make-Coffee-without-a-Coffee-Maker-Step-5-Version-5
  • News

Membuat Kopi Tanpa Mesin dengan Metode Manual

rudolf June 11, 2026
image-failed
  • News

Membuat Kopi Turki dengan Gula: Panduan Praktis untuk Pecinta Kopi

rudolf June 10, 2026

Recent Posts

  • Teknik Brewing Kopi untuk Penyeduhan Cepat
  • Membuat Kopi Tanpa Mesin dengan Metode Manual
  • Membuat Kopi Turki dengan Gula: Panduan Praktis untuk Pecinta Kopi
  • Teknik Menyeduh Kopi ala Jepang: Menemukan Kelezatan dalam Setiap Tetes
  • Membuat Kopi Affogato di Rumah: Resep yang Mudah dan Lezat
Akankah Arsenal Mampu Bertahan hingga Akhir Liga Inggris?

Tags

AMERIKA SERIKAT ARSENAL AS ATLETICO MADRID BARCELONA CHELSEA FIFA SERIES FIFA SERIES 2026 HASIL PERTANDINGAN IDULFITRI INTER MILAN IRAN ISRAEL JAKARTA JAWA BARAT KEBIJAKAN PEMERINTAH KONFLIK INTERNASIONAL KOPI LA LIGA LEBANON LEBARAN LIGA CHAMPIONS LIGA EUROPA LIGA INGGRIS LIGA ITALIA LIGA SPANYOL LIGA YOOSCOUT LIVERPOOL MAKANAN KHAS KOREA MANCHESTER CITY MANCHESTER UNITED MOBIL MUDIK PIALA DUNIA PRABOWO SUBIANTO PREMIER LEAGUE REAL MADRID SEPAK BOLA SERIE A SUPER LEAGUE TANGERANG TEMPAT NONGKRONG TIMNAS INDONESIA TIMUR TENGAH TIPS KENDARAAN

You may have missed

Making_Coffee_Without_a_Coffee_Maker_600x
  • News

Teknik Brewing Kopi untuk Penyeduhan Cepat

rudolf June 13, 2026
550px-nowatermark-Make-Coffee-without-a-Coffee-Maker-Step-5-Version-5
  • News

Membuat Kopi Tanpa Mesin dengan Metode Manual

rudolf June 11, 2026
image-failed
  • News

Membuat Kopi Turki dengan Gula: Panduan Praktis untuk Pecinta Kopi

rudolf June 10, 2026
how-to-japanese-iced-coffee
  • News

Teknik Menyeduh Kopi ala Jepang: Menemukan Kelezatan dalam Setiap Tetes

rudolf June 9, 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.