Hasil Pertandingan Como vs Inter 0-0, Cesc Fabregas Tegaskan Timnya Pantas Raih Kemenangan. Gambar: Instagram/@comofootball
Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, menyatakan timnya layak meraih kemenangan usai menahan imbang Inter Milan 0-0 dalam leg pertama semifinal Coppa Italia 2025/2026 yang digelar di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Rabu (4/3) dini hari WIB.
Dalam pertandingan tersebut, Como tampil menekan sejak awal dan menciptakan sejumlah peluang, namun gagal mencetak gol.
Fabregas menilai timnya tampil lebih dominan dibandingkan Inter Milan yang hanya mampu menciptakan satu peluang tepat sasaran.
“Secara keseluruhan, saya merasa mungkin kami pantas mencetak gol, atau setidaknya lebih dekat untuk mencetak gol,” ujar Fabregas kepada Sport Mediaset, dikutip dari Football Italia, Rabu (4/3).
“Inter telah mendominasi sepak bola Italia dalam lima tahun terakhir, tetapi mereka hanya memiliki satu tembakan ke gawang hari ini. Ini meninggalkan sedikit rasa pahit di mulut kami, karena kami merasa setidaknya kami bisa menang 1-0.”
Como, yang musim ini berkompetisi di Serie A, menunjukkan permainan solid melawan Inter Milan yang merupakan salah satu tim papan atas liga Italia.
Formasi fleksibel dengan Nico Paz sebagai false 9 serta pertahanan yang disiplin menjadi keunggulan Como dalam laga ini.
Laga Berjalan Ketat
Pertandingan antara Como dan Inter Milan berlangsung sengit sejak awal.
Como langsung menekan dan mendapatkan peluang melalui Nico Paz pada menit ke-14 setelah memanfaatkan sepak pojok Maximo Perrone, namun bola tidak mengarah ke gawang.
Upaya lainnya dilakukan oleh Mergim Vojvoda yang melepaskan tendangan keras namun diblok pemain belakang Inter.
Pada menit ke-36, Nico Paz kembali mencoba peruntungan lewat tendangan spekulatif, tetapi kiper Inter, Josep Martinez, berhasil mengamankan bola.
Inter Milan sendiri hanya menciptakan satu ancaman berbahaya sepanjang babak pertama, yaitu melalui Hakan Calhanoglu di menit ke-40 yang dapat digagalkan oleh barisan belakang Como.
Menjelang akhir babak pertama, Vojvoda kembali mengancam dengan tembakan kaki kanan, namun bola melebar ke sisi kiri gawang.
Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Inter Bangkit, tetapi Tetap Kesulitan
Pada babak kedua, Inter mencoba meningkatkan intensitas serangan. Matteo Darmian menciptakan peluang awal, tetapi tidak menghasilkan gol.
Peluang terbaik Inter justru datang dari pemain Como, Alex Valle, yang secara tak sengaja melepaskan tembakan keras ke arah gawang Inter, namun bola masih melebar.
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, melakukan sejumlah pergantian untuk menambah daya serang, termasuk memasukkan Piotr Zielinski, Denzel Dumfries, Luis Henrique, dan Marcus Thuram. Namun, serangan Inter tetap tidak efektif.
Marcus Thuram mendapatkan peluang, tetapi upayanya masih bisa diblok oleh lini pertahanan Como.
Di sisi lain, Como juga melakukan rotasi pada menit-menit akhir, dengan memasukkan Martin Baturina dan Tasos Douvikas untuk menggantikan Maxence Caqueret dan Nico Paz.
Meskipun begitu, tidak ada gol yang tercipta hingga pertandingan berakhir.
Susunan Pemain
Como 1907 (4-2-3-1):
Jean Butez; Alex Valle (Alberto Moreno 79′), Diego Carlos, Jacobo Ramon, Ivan Smolcic; Maximo Perrone, Lucas Da Cunha; Sergi Roberto (Assane Diao 70′), Maxence Caqueret (Martin Baturina 86′), Mergim Vojvoda (Ignace van der Brempt 79′); Nico Paz (Anastasios Douvikas 86′).
Pelatih: Cesc Fabregas
Inter Milan (3-5-2):
Josep Martinez; Francesco Acerbi, Alessandro Bastoni, Yann Bisseck; Carlos Augusto, Petar Sucic, Hakan Calhanoglu (Piotr Zielinski 58′), Davide Frattesi (Henrikh Mkhitaryan 85′), Matteo Darmian (Denzel Dumfries 58′); Andy Diouf (Luis Henrique 68′), Pio Esposito (Marcus Thuram 58′).
Pelatih: Cristian Chivu
