Barcelona vs Atletico Madrid 3-0, Kemenangan Tak Mampu Selamatkan Blaugrana dari Kekalahan Agregat. Gambar: China Daily
Barcelona berhasil mengalahkan Atletico Madrid dengan skor 3-0 pada leg kedua semifinal Copa del Rey yang digelar di Camp Nou, Rabu (4/3) dini hari WIB.
Namun, kemenangan tersebut tidak cukup membawa tim asuhan Hansi Flick ke babak final karena kalah agregat 3-4.
Kekalahan 0-4 yang diderita Barcelona pada leg pertama di Metropolitano 13 Februari lalu menjadi penentu tersingkirnya mereka dari kompetisi.
Gol pembuka dicetak oleh Marc Bernal pada menit ke-29 setelah menerima umpan tarik dari Lamine Yamal.
Keunggulan Barcelona bertambah di akhir babak pertama setelah wasit memberikan penalti akibat pelanggaran Marc Pubill terhadap Pedri di kotak terlarang.
Raphinha sukses mengeksekusi penalti tersebut di menit ke-45+5. Gol ketiga kembali dicetak Bernal di menit ke-72, kali ini melalui penyelesaian jarak dekat setelah menerima umpan silang Joao Cancelo.
Meski tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 71 persen dan mencatatkan total 21 tembakan, Barcelona gagal menambah satu gol lagi yang mereka butuhkan untuk menyamakan agregat.
Atletico Madrid tetap melaju ke final Copa del Rey berkat kemenangan agregat 4-3 atas Barcelona.
Dominasi Barcelona Tak Berbuah Final
Barcelona langsung menekan sejak awal pertandingan. Peluang pertama datang dari Fermin Lopez di menit ke-2, namun tembakannya masih membentur mistar gawang setelah sempat ditepis oleh kiper Atletico, Juan Musso.
Ferran Torres dan Raphinha juga menciptakan peluang, diikuti dengan sepakan melengkung Lamine Yamal yang kembali memaksa Musso melakukan penyelamatan penting.
Atletico Madrid sempat mengancam pada menit ke-27 melalui tendangan Antoine Griezmann, namun upaya tersebut masih dapat diamankan oleh Joan Garcia.
Dua menit berselang, Barcelona memecah kebuntuan melalui tap-in Marc Bernal yang memanfaatkan umpan silang dari Yamal.
Menjelang turun minum, Barcelona memperoleh penalti setelah Pedri dijatuhkan oleh Marc Pubill di kotak penalti.
Raphinha yang bertugas sebagai eksekutor berhasil mengecoh Juan Musso dan membawa Barcelona unggul 2-0 hingga akhir babak pertama.
Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, Barcelona tetap menjaga tekanan. Julian Alvarez sempat mengancam lewat serangan balik, tetapi kiper Joan Garcia mampu mengantisipasi.
Juan Musso kembali melakukan penyelamatan penting pada menit ke-55 dengan menggagalkan peluang Joao Cancelo dan sepakan lanjutan dari Raphinha.
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, melakukan beberapa pergantian pemain untuk menjaga keseimbangan tim dengan memasukkan Alexander Sorloth, Rodrigo de Paul, dan pemain lainnya.
Di sisi lain, Hansi Flick menurunkan Marcus Rashford dan Dani Olmo untuk menambah daya gedor Barcelona.
Gol ketiga untuk Barcelona datang di menit ke-72. Skemanya mirip seperti gol pertama, di mana Joao Cancelo mengirimkan umpan silang yang disambut Bernal di tiang jauh.
Skor berubah menjadi 3-0, namun usaha mencetak gol keempat tidak membuahkan hasil.
Peluang dari Bernal di menit ke-81 dan sepakan Lamine Yamal menjelang akhir laga masih melenceng dari sasaran.
Statistik Pertandingan
Statistik menunjukkan dominasi penuh dari Barcelona sepanjang pertandingan:
- Tembakan: 21 – 7
- Tembakan tepat sasaran: 9 – 2
- Penguasaan bola: 71% – 29%
- Operan: 616 – 212
- Akurasi operan: 90% – 74%
- Pelanggaran: 9 – 7
- Offside: 3 – 4
- Kartu kuning: 3 – 1
- Kartu merah: 0 – 0
- Tendangan sudut: 15 – 0
Walau berhasil mencetak tiga gol, Barcelona tetap gagal lolos ke final Copa del Rey musim ini karena kalah agregat dari Atletico Madrid.
Susunan Pemain
Barcelona (4-2-3-1):
Joan Garcia; Joao Cancelo, Gerard Martin, Pau Cubarsi, Jules Kounde (Balde 13′, Araujo 71′); Pedri, Marc Bernal; Raphinha, Fermin Lopez (Rashford 64′), Lamine Yamal; Ferran Torres (Olmo 64′).
Atletico Madrid (4-4-2):
Juan Musso; Matteo Ruggeri, David Hancko, Marc Pubill, Marcos Llorente; Ademola Lookman (Molina 58′), Koke (Sorloth 58′), Johnny Cardoso, Giuliano Simeone (Gimenez 76′); Julian Alvarez (Baena 69′), Antoine Griezmann.
