Persik Kediri vs Arema FC 3-2 Ernesto Gomez Menggila, Macan Putih Menang Dramatis atas Singo Edan. Gambar: Instagram/@persikofficial
Persik Kediri meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Arema FC pada pekan ke-31 Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Minggu (3/5) sore WIB.
Dalam laga Persik Kediri vs Arema FC tersebut, Macan Putih mencetak tiga gol di babak pertama melalui brace Ernesto Gomez pada menit ke-8 dan ke-43 serta satu gol Telmo Castanheira pada menit ke-27 atau 28, sebelum Arema FC membalas dua gol di penghujung babak kedua lewat Dalberto menit ke-86 dan Walisson Maia menit ke-90+5.
Kemenangan ini membuat Persik Kediri tetap di peringkat ke-12 dengan 36 poin, sementara Arema FC berada di posisi ke-11 dengan 39 poin di klasemen sementara Super League.
Bermain sebagai tuan rumah, Persik Kediri tampil efektif meski penguasaan bola didominasi Arema FC.
Dalam data pertandingan, Singo Edan mencatatkan penguasaan bola sebesar 63 persen, berbanding 37 persen milik Macan Putih.
Namun, efektivitas penyelesaian akhir menjadi pembeda dalam duel Persik Kediri kontra Arema FC di ajang Super League tersebut.
Pada babak pertama, Persik Kediri langsung unggul cepat. Telmo Castanheira mengirim umpan tarik terukur yang diselesaikan Ernesto Gomez untuk membuka skor.
Gol tambahan lahir melalui kerja sama Bayu Otto dan Castanheira sebelum Ernesto kembali mencetak gol lewat aksi individu.
Sempat dinyatakan offside, gol itu akhirnya disahkan setelah wasit meninjau VAR.
Keputusan tersebut mengesahkan gol kedua Arema FC di masa injury time.
Jalannya Pertandingan
Sejak peluit awal dibunyikan wasit Yoko Suprianto, kedua tim langsung bermain agresif dengan duel ketat di lini tengah dan pressing tinggi.
Persik Kediri membuka keunggulan pada menit ke-7 atau ke-8 melalui Ernesto Gomez yang memanfaatkan umpan silang dari sisi kiri.
Gol tersebut menjadi awal dominasi efektivitas tuan rumah atas Arema FC.
Persik hampir menambah gol pada menit ke-16 melalui tandukan Jose Enrique, namun kiper Arema FC, Lucas Frigeri, melakukan penyelamatan.
Arema membalas ancaman pada menit ke-19 atau ke-20 lewat peluang Dalberto dan Gustavo Franca, tetapi belum membuahkan hasil setelah bola melambung dan ditepis Leo Navacchio.
Gol kedua Persik Kediri lahir pada menit ke-27 atau 28. Berawal dari kesalahan lini belakang Arema FC, Bayu Otto mencuri bola dan mengirimkan umpan matang kepada Telmo Castanheira yang menyelesaikannya menjadi gol.
Lima belas menit berselang atau pada menit ke-43, Ernesto Gomez mencetak gol keduanya melalui aksi individu melewati pemain belakang lawan dan menutup babak pertama dengan skor 3-0 untuk Persik Kediri.
Memasuki babak kedua, Arema FC meningkatkan intensitas serangan. Peluang didapat melalui Walisson Maia pada menit ke-47 dan Salim Tuharea pada menit ke-57, namun belum mengubah skor.
Persik juga sempat memperoleh peluang emas ketika Jose Enrique berhadapan satu lawan satu dengan Lucas Frigeri, tetapi gagal menambah gol.
Arema FC akhirnya memperkecil ketertinggalan pada menit ke-86 melalui Dalberto yang memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan atau dari Salim Tuharea.
Pada menit ke-90+5, Walisson Maia mencetak gol lewat sundulan yang sempat dianulir karena offside sebelum disahkan melalui tinjauan VAR.
Meski menambah satu gol, Arema FC tidak mampu menyamakan kedudukan hingga laga berakhir.
Susunan Pemain
Persik Kediri: Leo Navacchio; Rezaldy Hehanussa, Hamra Hehanussa, Muhammad Firly, Rendy Sanjaya; Telmo Castanheira, Ady Eko; Adrian Luna, Bayu Otto, Ernesto Gomez; dan Jose Enrique.
Pelatih: Marcos Reina.
Arema FC: Lucas Frigeri; Leo Guntara, Walisson Maia, Anwar Rifai, Rio Fahmi; Arkhan Fikri, Matheus Balde, Betinho; Gustavo Franca, Gabriel Silva, dan Dalberto.
Pelatih: Marcos Santos atau Marquinhos.
Tambahan tiga poin membuat Persik Kediri mengoleksi 36 poin di posisi ke-12 klasemen sementara Super League. Adapun Arema FC tetap berada di peringkat ke-11 dengan 39 poin.
