Skip to content
Cahaya.co

Cahaya.co

Primary Menu
  • Home
  • Top Stories
  • News
  • Sepakbola
    • Liga Champions
    • Premier League
    • Serie A
    • La Liga
    • Bundesliga
    • Liga Indonesia
    • Liga Yooscout
  • LIGA YOOSCOUT
Subscribe
  • Sepakbola
  • Serie A

Inter Milan vs Parma 2-0: Nerazzurri Segel Scudetto ke-21 di San Siro

Inter Milan juara Serie A 2025/2026 usai menang 2-0 atas Parma. Thuram dan Mkhitaryan cetak gol, Nerazzurri kunci scudetto ke-21.
Redaksi Cahaya May 4, 2026 4 minutes read
Inter Milan vs Parma 2-0 Nerazzurri Segel Scudetto ke-21 di San Siro

Inter Milan vs Parma 2-0 Nerazzurri Segel Scudetto ke-21 di San Siro. Gambar: Instagram/@inter

Inter Milan memastikan gelar juara Serie A 2025-2026 usai mengalahkan Parma dengan skor 2-0 pada pekan ke-35 Liga Italia di Stadion Giuseppe Meazza atau San Siro, Senin (4/5) dini hari WIB.

Kemenangan tersebut membuat Inter Milan mengoleksi 82 poin dari 35 pertandingan dan tak lagi terkejar oleh pesaing terdekatnya, Napoli.

Dua gol kemenangan dicetak Marcus Thuram pada menit 45+1 dan Henrikh Mkhitaryan pada menit ke-80.

Hasil Inter Milan vs Parma ini memastikan gelar scudetto atau tanda perisai bendera Italia penanda juara Serie A menjadi milik Nerazzurri untuk musim 2025-2026.

Sebelum laga dimulai, Inter Milan hanya membutuhkan minimal hasil seri untuk mengunci gelar.

Kepastian juara semakin terbuka setelah Napoli tertahan 0-0 di markas Como pada Sabtu (2/5), sehingga tambahan satu poin sudah cukup bagi tim asuhan Cristian Chivu untuk menjadi kampiun Liga Italia musim ini.

Dengan kemenangan atas Parma, perolehan poin Inter Milan tidak mungkin lagi dikejar Napoli yang maksimal hanya bisa mengumpulkan 79 angka dari tiga laga tersisa.

Inter pun menyegel scudetto ke-21 mereka di hadapan publik sendiri, menutup pertandingan dengan skor 2-0 tanpa kebobolan, sekaligus memastikan posisi puncak klasemen Serie A tetap menjadi milik mereka hingga akhir musim.

Jalannya Pertandingan

Sejak awal laga Inter Milan langsung mengambil inisiatif serangan.

Peluang pertama hadir pada menit ke-10 melalui skema umpan silang Nicolo Barella yang disambut sundulan Denzel Dumfries, tetapi bola melebar tipis dari gawang Parma yang dikawal Zion Suzuki.

Pada menit ke-25, Giuseppe Meazza sempat bergemuruh ketika Barella melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti.

Bola membentur tiang, lalu mengenai punggung Suzuki sebelum kiper Parma itu bereaksi cepat mengamankan bola tepat di depan garis gawang.

Parma juga sempat mengancam lewat peluang Mateo Pellegrino, namun penyelesaian akhirnya tidak maksimal.

Kebuntuan akhirnya pecah pada masa injury time babak pertama, tepatnya menit 45+1.

Inter membangun serangan dari lini tengah sebelum Piotr Zielinski mengalirkan bola kepada Marcus Thuram di sisi kanan kotak penalti.

Thuram yang lolos dari jebakan offside menuntaskan peluang dengan sepakan kaki kanan yang menembus gawang Suzuki.

Gol tersebut membuat Inter Milan menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 atas Parma.

Memasuki babak kedua, Inter Milan tetap mengontrol jalannya pertandingan.

Federico Dimarco aktif mengirimkan umpan dari sisi kiri, termasuk peluang pada menit ke-70 saat Dumfries menyambar bola kiriman Dimarco, namun sepakannya melambung tinggi.

Lautaro Martinez yang masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-67 bersama Mkhitaryan juga beberapa kali menciptakan tekanan ke pertahanan Parma.

Gol kedua tercipta pada menit ke-80. Lautaro Martinez menusuk dari sisi kanan dan mengirim operan tarik ke dalam kotak penalti yang diselesaikan Henrikh Mkhitaryan tanpa kesulitan.

Kerja sama keduanya memastikan keunggulan 2-0 bagi Inter Milan di laga ini.

Parma sempat mencetak gol melalui Nesta Elphege enam menit berselang, namun wasit menganulir gol tersebut karena posisi offside dalam proses serangan.

Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 2-0 untuk Inter Milan tidak berubah.

Kepastian Gelar Serie A ke-21

Kemenangan ini menegaskan dominasi Inter Milan sepanjang kompetisi Serie A musim 2025-2026. Dengan 82 poin dari 35 laga, posisi mereka di puncak klasemen Liga Italia sudah tidak dapat digeser.

Napoli yang berada di peringkat kedua hanya mampu mengumpulkan maksimal 79 poin apabila menyapu bersih tiga pertandingan tersisa.

Inter Milan pun resmi menyegel scudetto ke-21 dalam sejarah klub pada pekan ke-35. Gelar ini diraih setelah mereka tampil konsisten sepanjang musim dan memanfaatkan momentum saat pesaing terdekat gagal meraih kemenangan pada pekan yang sama.

Susunan Pemain

Inter Milan

Yann Sommer; Yann Bisseck, Manuel Akanji, Alessandro Bastoni; Denzel Dumfries, Petar Sucic, Piotr Zielinski, Nicolo Barella, Federico Dimarco; Marcus Thuram dan Francesco Pio Esposito.

Parma

Zion Suzuki; Alessandro Circati, Mariano Troilo, Abdoulaye Ndiaye; Enrico Delprato, Adrian Bernabe, Hans Nicolussi Caviglia, Mandela Keita, Emanuele Valeri; Gabriel Strefezza dan Mateo Pellegrino.

Dengan hasil ini, Inter Milan memastikan pesta juara berlangsung di San Siro pada pekan ke-35, sekaligus menandai keberhasilan mereka mengunci gelar Serie A musim 2025-2026 di kandang sendiri.

About the Author

Redaksi Cahaya

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Manchester United vs Liverpool 3-2: Mainoo jadi Pahlawan, Setan Merah Kunci Tiket Liga Champions
Next: Espanyol vs Real Madrid 0-2: Brace Vinicius Tunda Pesta Juara Barcelona

Related News

Napoli vs Bologna 2-3 Napoli Terancam Kehilangan Tiket Liga Champions Musim Depan
  • Sepakbola
  • Serie A

Napoli vs Bologna 2-3: Napoli Terancam Kehilangan Tiket Liga Champions Musim Depan

Redaksi Cahaya May 12, 2026
Bali United vs Borneo FC 2-3 Pesut Etam Kian Menekan Persib di Puncak Klasemen
  • Liga Indonesia
  • Sepakbola

Bali United vs Borneo FC 2-3: Pesut Etam Kian Menekan Persib di Puncak Klasemen

Redaksi Cahaya May 12, 2026
Bhayangkara FC vs Madura United 3-1 Laskar Sape Kerrab Makin Dekat dengan Zona Merah
  • Liga Indonesia
  • Sepakbola

Bhayangkara FC vs Madura United 3-1: Laskar Sape Kerrab Makin Dekat dengan Zona Merah

Redaksi Cahaya May 12, 2026

Recent Posts

  • Pantai Indah Kapuk 2: Tokyo Riverside, Destinasi Modern di Jakarta
  • Knalpot Silencer: Mengurangi Kebisingan dan Meningkatkan Kinerja Kendaraan
  • Mengenal Sundubu Jjigae, Sup Tahu Sutra Pedas Khas Korea
  • Cara Membuat Gimbap, Nasi Gulung Korea yang Praktis dan Mengenyangkan
  • Haemul Pajeon, Pancake Korea dengan Udang dan Cumi yang Populer saat Hujan
Akankah Arsenal Mampu Bertahan hingga Akhir Liga Inggris?

Tags

AMERIKA SERIKAT ARSENAL AS ATLETICO MADRID BARCELONA CHELSEA FIFA SERIES FIFA SERIES 2026 FILM HASIL PERTANDINGAN IDULFITRI IRAN ISRAEL JAKARTA JAWA BARAT KEBIJAKAN PEMERINTAH KONFLIK INTERNASIONAL KOPI LEBANON LEBARAN LIGA CHAMPIONS LIGA EUROPA LIGA INGGRIS LIGA ITALIA LIGA SPANYOL LIGA YOOSCOUT LIVERPOOL MAKANAN MAKANAN KHAS KOREA MANCHESTER CITY MANCHESTER UNITED MUDIK PIALA DUNIA PRABOWO SUBIANTO PREMIER LEAGUE REAL MADRID REST AREA SEPAK BOLA SERIE A SUPER LEAGUE TANGERANG TEMPAT NONGKRONG TIMNAS INDONESIA TIMUR TENGAH TIPS KENDARAAN

You may have missed

facilities-waterfront-PIK2-2048x1152
  • News

Pantai Indah Kapuk 2: Tokyo Riverside, Destinasi Modern di Jakarta

rudolf May 16, 2026
c1ea81f561df7e6a4766baf9068e4607
  • otomotif

Knalpot Silencer: Mengurangi Kebisingan dan Meningkatkan Kinerja Kendaraan

rudolf May 15, 2026
Mengenal Sundubu Jjigae, Sup Tahu Sutra Pedas Khas Korea
  • News

Mengenal Sundubu Jjigae, Sup Tahu Sutra Pedas Khas Korea

Redaksi Cahaya May 14, 2026
Cara Membuat Gimbap, Nasi Gulung Korea yang Praktis dan Mengenyangkan
  • News

Cara Membuat Gimbap, Nasi Gulung Korea yang Praktis dan Mengenyangkan

Redaksi Cahaya May 14, 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.