25 Penghuni Terjebak Saat Apartemen di Tanjung Duren Jakbar Kebakaran. Gambar: Instagram/@warga.jakbar
Kebakaran melanda salah satu gedung di Apartemen Mediterania Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis (30/4) pagi sekitar pukul 07.15–07.30 WIB, mengakibatkan sedikitnya 25 penghuni terjebak di dalam gedung dan harus dievakuasi oleh petugas pemadam kebakaran.
Peristiwa kebakaran gedung tersebut terjadi di Tower C, dengan penghuni terjebak mulai dari lantai 6 hingga lantai 33, sementara asap tebal menyelimuti area apartemen dan masuk ke unit-unit warga.
Hingga pukul 10.00 WIB, proses evakuasi dan pemadaman masih berlangsung di lokasi.
Command Center Disgulkarmat DKI Jakarta membenarkan kejadian kebakaran di apartemen mediterania tersebut.
“Betul (Apartemen Mediterania Tanjung Duren terbakar),” ujar Command Center Disgulkarmat DKI saat dimintai konfirmasi, Kamis (30/4).
“Di TKP masih dalam penanganan dan evakuasi penghuni. Saat ini kami masih proses pemadaman,” tambahnya.
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, menyampaikan bahwa api telah berhasil dilokalisasi sejak pukul 07.53 WIB, meski asap tebal masih memenuhi area dalam apartemen mediterania.
“Untuk data lengkap kami belum didapatkan, sedang fokus evakuasi penghuni apartemen,” jawab Command Center Jakarta Barat saat dihubungi terpisah.
Proses Evakuasi dan Penanganan Kebakaran Gedung
Upaya penanganan kebakaran gedung di Jakarta Barat ini melibatkan pengerahan besar personel dan armada pemadam.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 26 unit mobil pemadam kebakaran dan 130 personel dikerahkan untuk menangani peristiwa ini.
Armada tersebut termasuk dua unit blower pengisap asap serta satu mobil Bronto Skylift untuk menjangkau penghuni di ketinggian.
Dalam laporan awal lainnya, disebutkan pula bahwa 13 unit dengan 65 personel turut diturunkan dalam proses penanganan awal kebakaran.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 09.00–10.00 WIB menunjukkan asap tebal keluar dari bagian belakang dan lantai dua salah satu bangunan gedung apartemen mediterania.
Asap berwarna abu-abu pekat juga terlihat membubung dari lantai 5 dan 6.
Kondisi tersebut menyebabkan petugas melakukan evakuasi melalui bagian luar gedung karena asap memenuhi bagian dalam apartemen.
Tangga darurat dipasang di empat titik di sisi kanan dan kiri tower, dibentangkan dari area parkir lantai dasar menuju balkon unit penghuni di lantai tujuh.
Tangga evakuasi juga dipasang berjenjang dari lantai dasar menuju lantai enam gedung. Sejumlah tangga diarahkan ke berbagai titik jendela untuk menjangkau penghuni yang masih berada di dalam.
Petugas yang masuk ke gedung mengenakan perlengkapan lengkap, mulai dari pakaian tahan api, masker, hingga tabung oksigen di punggung.
Penghuni yang dievakuasi diikat dengan tali agar tidak terjatuh saat menuruni tangga. Salah satu korban yang tak sadarkan diri akibat kekurangan oksigen dievakuasi menggunakan tandu, diikat, lalu diturunkan melalui tangga darurat.
Ambulans terlihat hilir mudik keluar-masuk area apartemen untuk mengevakuasi korban, baik yang masih sadar maupun yang pingsan akibat kekurangan oksigen.
Berdasarkan data di papan informasi posko Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, sekitar 25 penghuni masih terjebak di dalam apartemen.
Mereka berada di Tower C, mulai dari lantai 6 hingga lantai 33. Sejumlah penghuni di lantai enam dan di atasnya tampak meminta pertolongan dari jendela, sementara petugas berupaya menenangkan mereka menggunakan pengeras suara.
Seorang petugas bahkan terlihat melakukan panggilan video dengan salah satu penghuni yang masih terjebak untuk memastikan kondisi dan memberikan arahan evakuasi.
Salah seorang pekerja ritel di apartemen tersebut, Abdul, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 07.15 WIB.
“Jadi kan kami sudah mulai masuk jam 07.00 WIB tuh, terus tadi terjadinya (kebakaran) jam 07.15 WIB gitu,” kata Abdul, Kamis (30/4).
“Jadi pada lari ke luar semua, tadi evakuasi sama Damkar juga,” tambahnya.
Hingga pukul 10.00 WIB, proses evakuasi korban kebakaran di apartemen mediterania, Jakarta Barat, masih berlangsung.
Petugas pemadam kebakaran terus melakukan penyisiran dan pengamanan area terdampak kebakaran gedung tersebut, sementara pendataan terhadap penghuni yang telah dievakuasi dan yang masih berada di dalam gedung terus diperbarui di posko informasi.
