400 Kios di Pasar Kanjengan Semarang Terbakar, Api Diduga Berasal dari Sini. Gambar: TikTok/@kecamatansemarangtengah1
Sebanyak 400 kios dilaporkan terbakar dalam insiden kebakaran pasar yang terjadi di Pasar Kanjengan Semarang, Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (29/4) sekitar pukul 23.00 WIB.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi saat kondisi pasar dalam keadaan sepi, sehingga para pemilik kios tidak sempat menyelamatkan barang dagangan mereka.
Hingga Kamis (30/4) pagi, jumlah kios yang terdampak terus diperbarui berdasarkan pendataan resmi.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Heri Wahyudi, menyampaikan bahwa data terbaru menunjukkan peningkatan jumlah kios yang terbakar.
“Semalam kami laporkan sekitar 200 kios yang terbakar. Namun pagi tadi dikonfirmasi ulang oleh Dinas Perdagangan, jumlahnya ternyata 400 kios,” ujar Heri di Polrestabes Semarang, Kamis (30/4).
Ia juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran di Pasar Kanjengan Semarang tersebut.
“Tidak ada korban jiwa, hanya kios-kios yang hancur terbakar,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Ade Bhakti Ariawan, menyebut jumlah kios yang terdampak mencapai angka lebih tinggi berdasarkan data di lokasi.
“480 kios yang terbakar,” ujar Ade Bhakti Ariawan di lokasi dilansir detikJateng, Kamis (30/4) dini hari.
Perbedaan data tersebut muncul seiring proses pendataan yang masih berlangsung pascakebakaran pasar di wilayah Semarang, Jawa Tengah.
Kronologi dan Dugaan Sumber Api
Kebakaran pasar di Pasar Kanjengan Semarang diduga bermula dari area lapak buah di bagian ujung utara pertokoan.
Seorang penjual buah bernama Anton (36) menyebut api pertama kali terlihat dari lokasi tersebut.
Ia menjelaskan api diduga berasal dari peti-peti buah kosong yang kemudian merambat ke toko-toko lain di sekitarnya.
“Awal mula dari keranjang sampah di ujung utara Pasar Kanjengan yang terbakar sekitar pukul 23.00 WIB,” kata Anton. Ia menuturkan, peti-peti buah yang berada di ujung utara pertokoan menjadi titik awal api sebelum akhirnya membesar.
Sekitar 15 menit setelah api muncul, kobaran api dilaporkan merambat ke pertokoan di bagian tengah Pasar Kanjengan Semarang.
Api kemudian terus merembet ke sisi toko lainnya hingga menyebabkan ratusan kios hangus terbakar dalam insiden kebakaran tersebut.
Pembaruan Data dan Proses Penyelidikan
Data jumlah kios yang terbakar dalam kebakaran pasar ini sempat dilaporkan sebanyak 200 unit pada malam kejadian.
Namun, setelah dilakukan pendataan ulang oleh Dinas Perdagangan pada Kamis (30/4) pagi, jumlahnya bertambah menjadi 400 kios.
Pembaruan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolrestabes Semarang berdasarkan laporan resmi yang diterima.
Heri menyatakan bahwa perkembangan data tersebut telah dilaporkan kepada Kapolda Jawa Tengah.
Sebagai tindak lanjut, tim Inafis dari Polda Jawa Tengah akan diterjunkan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut di lokasi kebakaran Pasar Kanjengan Semarang.
“Kita akan tindak lanjuti dengan menurunkan tim Inafis dari Polda,” katanya.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran pasar tersebut masih dalam proses pendalaman.
Polisi juga belum dapat memastikan ada atau tidaknya unsur kesengajaan dalam peristiwa kebakaran di Semarang, Jawa Tengah itu.
“Kita belum bisa menduga penyebabnya, masih dalam pendalaman,” ungkapnya.
Sementara itu, taksiran kerugian akibat kebakaran pasar di Pasar Kanjengan Semarang juga belum dapat dipastikan.
Data resmi terkait kerugian masih menunggu hasil pendataan dari Dinas Perdagangan.
Aparat memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa kebakaran yang menghanguskan ratusan kios tersebut.
Insiden kebakaran pasar ini menjadi salah satu peristiwa yang terjadi di pusat perdagangan Kota Semarang, Jawa Tengah, dengan jumlah kios terdampak mencapai ratusan unit berdasarkan pembaruan data terbaru.
