Skip to content
Cahaya.co

Cahaya.co

Primary Menu
  • Home
  • Top Stories
  • News
  • Sepakbola
    • Liga Champions
    • Premier League
    • Serie A
    • La Liga
    • Bundesliga
    • Liga Indonesia
    • Liga Yooscout
  • LIGA YOOSCOUT
Subscribe
  • News

Satu Prajurit UNIFIL Asal Prancis Tewas dalam Misi di Lebanon

Redaksi Cahaya April 22, 2026 3 minutes read
Satu Prajurit UNIFIL Asal Prancis Tewas dalam Misi di Lebanon

Satu Prajurit UNIFIL Asal Prancis Tewas dalam Misi di Lebanon. Gambar: Dok. UNIFIL

Seorang prajurit UNIFIL asal Prancis, Florian Montorio dari Resimen Insinyur Parasut ke-17, tewas dalam serangan saat menjalankan misi pembersihan bahan peledak di desa Ghandouriyeh, Lebanon selatan, Sabtu (18/4).

Insiden tersebut terjadi ketika patroli Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) tengah membuka jalan menuju pos yang terisolasi akibat pertempuran di wilayah tersebut.

Selain satu korban tewas, tiga prajurit lainnya dilaporkan terluka, dua di antaranya mengalami luka serius akibat tembakan senjata ringan secara langsung.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan kematian Montorio.

“Semuanya menunjukkan bahwa tanggung jawab atas serangan ini terletak pada Hizbullah,” jelas Emmanuel Macron.

Dalam percakapan telepon dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Nawaf Salam, Macron juga mengutuk “serangan yang tidak dapat diterima” serta mendesak pemerintah Lebanon untuk mengambil tindakan terhadap pihak yang bertanggung jawab.

UNIFIL dalam pernyataannya menyebut patroli mereka “diserang dengan senjata ringan dari aktor non-negara” saat membersihkan bahan peledak di sepanjang jalan desa Ghandouriyeh.

Penilaian awal menyebutkan serangan tersebut diduga dilakukan oleh Hizbullah dan penyelidikan telah diluncurkan atas apa yang disebut sebagai “serangan yang disengaja”. Kelompok tersebut membantah tuduhan itu dengan menyatakan, “Kami membantah keterlibatan kami dalam insiden yang terjadi dengan pasukan UNIFIL di daerah Ghandouriyeh di Bint Jbeil,” serta menyerukan “kehati-hatian dalam mengeluarkan penilaian terkait insiden tersebut”.

Kronologi Serangan dan Respons Resmi

Menteri Angkatan Bersenjata Prancis Catherine Vautrin menjelaskan bahwa patroli disergap saat menjalankan misi untuk membuka akses jalan menuju pos UNIFIL yang terisolasi akibat pertempuran.

Ia menyatakan prajurit tersebut tewas akibat tembakan senjata ringan secara langsung.

Tiga anggota misi perdamaian lainnya terluka dalam insiden tersebut, dengan dua korban mengalami luka serius.

Militer Lebanon mengutuk penembakan tersebut dan mengumumkan telah membuka penyelidikan.

Presiden Joseph Aoun menyampaikan belasungkawa serta memerintahkan penyelidikan segera.

“Sudah jelas bahwa perilaku tidak bertanggung jawab ini menimbulkan kerusakan serius pada Lebanon dan hubungannya dengan negara-negara sahabat serta pendukungnya di seluruh dunia,” tegas Perdana Menteri Nawaf Salam.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres turut mengutuk serangan tersebut dan mendesak semua pihak untuk “menghormati penghentian permusuhan dan gencatan senjata.”

“Ini hanyalah salah satu dari sejumlah insiden baru-baru ini yang telah membahayakan keselamatan dan keamanan pasukan penjaga perdamaian,” ujarnya.

Terjadi di Tengah Gencatan Senjata

Serangan terhadap pasukan UNIFIL ini terjadi di tengah gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon yang diumumkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis (16/4).

Israel dan Lebanon menyepakati “penghentian permusuhan” mulai 16 April pukul 21.00 GMT untuk jangka waktu awal 10 hari guna memungkinkan negosiasi perdamaian.

Militer Israel pada Sabtu (18/4) menyatakan telah membunuh anggota “sel teroris” yang mendekati tentaranya di Lebanon selatan dan dianggap melanggar gencatan senjata. Israel menyebut telah mengidentifikasi beberapa “teroris” yang menimbulkan ancaman langsung dan mengaku “melakukan serangan tepat sasaran terhadap para teroris”.

Militer Israel juga menyatakan berwenang mengambil tindakan membela diri yang diperlukan terhadap “ancaman”, serta menambahkan bahwa tindakan tersebut tidak dibatasi oleh gencatan senjata.

Kesepakatan gencatan senjata tersebut tidak mengharuskan Israel untuk menarik diri dari wilayah Lebanon selatan, termasuk area di selatan Sungai Litani yang mencakup sekitar 8 persen wilayah negara tersebut.

Wilayah itu sebelumnya mengalami penghancuran desa-desa dan infrastruktur setelah penduduk diperintahkan untuk mengungsi.

UNIFIL pertama kali dikerahkan pada 1978 di sepanjang perbatasan Israel dan Lebanon dan tetap bertugas melalui berbagai konflik, termasuk perang tahun 2024 ketika sejumlah posisinya berulang kali menjadi sasaran tembakan.

Bulan sebelumnya, dua pasukan penjaga perdamaian PBB tewas di Lebanon selatan akibat ledakan yang tidak diketahui asalnya yang menghancurkan kendaraan mereka.

About the Author

Redaksi Cahaya

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: HUT Depok, Wawalkot Ajak Ganti Karangan Bunga dengan Penanaman Pohon

Related News

HUT Depok, Wawalkot Ajak Ganti Karangan Bunga dengan Penanaman Pohon
  • News

HUT Depok, Wawalkot Ajak Ganti Karangan Bunga dengan Penanaman Pohon

Redaksi Cahaya April 22, 2026
Mentan Amran Umumkan RI Hentikan Impor Solar per 1 Juli 2026, Potensi Hemat Rp40 Triliun
  • News

Mentan Amran Umumkan RI Hentikan Impor Solar per 1 Juli 2026, Potensi Hemat Rp40 Triliun

Redaksi Cahaya April 22, 2026
Alasan Ikan Sapu-Sapu Harus Dimusnahkan, Ini Fakta di Baliknya
  • News

Alasan Ikan Sapu-Sapu Harus Dimusnahkan, Ini Fakta di Baliknya

Redaksi Cahaya April 22, 2026

Recent Posts

  • Satu Prajurit UNIFIL Asal Prancis Tewas dalam Misi di Lebanon
  • HUT Depok, Wawalkot Ajak Ganti Karangan Bunga dengan Penanaman Pohon
  • Prediksi Barcelona vs Celta: Misi Delapan Kemenangan Beruntun Blaugrana di Camp Nou
  • Prediksi Burnley vs Man City di Premier League 23 April 2026
  • Alasan Ikan Sapu-Sapu Harus Dimusnahkan, Ini Fakta di Baliknya
Akankah Arsenal Mampu Bertahan hingga Akhir Liga Inggris?

Tags

AMERIKA SERIKAT ARSENAL AS ASTON VILLA ATALANTA ATLETICO MADRID BARCELONA BBM BERITA LOKAL CHELSEA FIFA SERIES FIFA SERIES 2026 HASIL PERTANDINGAN IDULFITRI INTER MILAN IRAN ISRAEL JAKARTA JAWA BARAT JOHN HERDMAN KEBIJAKAN PEMERINTAH KONFLIK INTERNASIONAL LA LIGA LEBANON LEBARAN LIGA CHAMPIONS LIGA EUROPA LIGA INGGRIS LIGA ITALIA LIGA SPANYOL LIGA YOOSCOUT LIVERPOOL MANCHESTER CITY MANCHESTER UNITED MUDIK NEWCASTLE PIALA DUNIA PRABOWO SUBIANTO PREMIER LEAGUE REAL MADRID SEPAK BOLA SERIE A SUPER LEAGUE TIMNAS INDONESIA TIMUR TENGAH

You may have missed

Satu Prajurit UNIFIL Asal Prancis Tewas dalam Misi di Lebanon
  • News

Satu Prajurit UNIFIL Asal Prancis Tewas dalam Misi di Lebanon

Redaksi Cahaya April 22, 2026
HUT Depok, Wawalkot Ajak Ganti Karangan Bunga dengan Penanaman Pohon
  • News

HUT Depok, Wawalkot Ajak Ganti Karangan Bunga dengan Penanaman Pohon

Redaksi Cahaya April 22, 2026
Prediksi Barcelona vs Celta Misi Delapan Kemenangan Beruntun Blaugrana di Camp Nou
  • La Liga
  • Sepakbola

Prediksi Barcelona vs Celta: Misi Delapan Kemenangan Beruntun Blaugrana di Camp Nou

Redaksi Cahaya April 22, 2026
Prediksi Burnley vs Man City di Premier League 23 April 2026
  • Premier League
  • Sepakbola

Prediksi Burnley vs Man City di Premier League 23 April 2026

Redaksi Cahaya April 22, 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.