Skip to content
Cahaya.co

Cahaya.co

Primary Menu
  • Home
  • Top Stories
  • News
  • Sepakbola
    • Liga Champions
    • Premier League
    • Serie A
    • La Liga
    • Bundesliga
    • Liga Indonesia
    • Liga Yooscout
  • LIGA YOOSCOUT
Subscribe
  • News

Indonesia Bawa Pulang 6 Medali dari Kejuaraan Para Panahan 2026

Tim para panahan Indonesia raih 6 medali di Hyundai World Archery Para Series 2026 Bangkok, termasuk 3 emas, dan finis runner-up di bawah India.
Redaksi Cahaya April 6, 2026 3 minutes read
Indonesia Bawa Pulang 6 Medali dari Kejuaraan Para Panahan 2026

Indonesia Bawa Pulang 6 Medali dari Kejuaraan Para Panahan 2026. Gambar: Dok. NPC Indonesia

Tim para panahan Indonesia berhasil membawa pulang enam medali dari ajang Hyundai World Archery Para Series 2026 yang berlangsung di Bangkok, Thailand, pada 30 Maret hingga 4 April 2026.

Dalam kejuaraan dunia tersebut, Indonesia mengoleksi tiga medali emas, satu perak, dan dua perunggu, sekaligus menempati peringkat kedua di bawah India yang meraih tujuh emas, tiga perak, dan tiga perunggu.

Capaian ini menjadi modal penting bagi para atlet untuk mengumpulkan poin menuju Paralimpiade 2028 di Los Angeles, Amerika Serikat.

Prestasi tim para panahan Indonesia ditandai dengan penampilan gemilang sejumlah atlet, termasuk Riyanti Ananda yang tampil sebagai debutan.

Atlet asal Kalimantan Selatan tersebut berhasil menyumbangkan dua medali emas melalui nomor double women’s recurve bersama Noviera Ross dan mixed team recurve bersama Kholidin.

Sementara itu, satu medali emas lainnya diraih oleh Kholidin pada nomor recurve men open setelah menaklukkan peraih medali emas Paralimpiade Paris 2024, Singh Harvinder dari India.

Pelatih tim para panahan Indonesia, Rameez Ali Surya Negara, menyampaikan bahwa pencapaian enam medali dalam kejuaraan ini merupakan hasil yang memuaskan meskipun tidak sepenuhnya sesuai dengan target awal.

“Jika berbicara target awal, sebenarnya nomor yang kami targetkan malah tidak tercapai. Kami kalah dari Chinese Taipei pada nomor double men recurve,” kata Rameez Ali melalui keterangan resmi, Minggu (5/4).

Rincian Medali dan Apresiasi Atlet

Rameez Ali menambahkan bahwa tim justru berhasil meraih emas dari nomor yang sebelumnya tidak diprediksi.

“Akan tetapi, kami bisa mendapatkan tiga emas dari nomor yang sebelumnya tidak kami prediksi. Mixed team recurve targetnya perunggu, double women recurve targetnya perak, dan mixed team compound target perunggu, tetapi malah bisa mendapatkan medali emas,” imbuhnya.

Keberhasilan ini turut diwarnai kontribusi Riyanti Ananda yang meraih dua medali emas dan satu perunggu. Rameez memberikan apresiasi atas penampilan atlet debutan tersebut.

“Riyanti baru mengikuti pelatihan nasional pada bulan Agustus 2025, tetapi bisa tampil secara maksimal. Capaian dua emas dan satu perunggu merupakan prestasi yang patut diapresiasi,” ujar Rameez Ali.

Riyanti mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraihnya dalam ajang internasional pertamanya.

“Alhamdulillah, sangat bahagia dan bersyukur. Ini medali pertama saya di event internasional. Terima kasih kepada tim pelatih, NPC Indonesia, dan teman-teman semua. Tanpa bantuan mereka, saya tidak akan bisa sampai sejauh ini,” ucap Riyanti.

Sementara itu, Kholidin menyatakan bahwa keberhasilannya meraih medali emas menjadi motivasi untuk menghadapi kompetisi selanjutnya.

“Terima kasih untuk dukungan dan doa dari semuanya. Mudah-mudahan ini menjadi pijakan untuk menjadi lebih baik lagi di Asian Para Games 2026 dan Paralimpiade Los Angeles 2028,” ungkap Kholidin.

Ia juga menilai kemenangan atas Singh Harvinder sebagai momen penting.

“Rasanya sangat luar biasa bisa mengalahkan Singh yang notabene peraih medali emas Paralimpiade Paris,” tambahnya.

Pada kejuaraan ini, Indonesia meraih medali emas melalui Riyanti Ananda dan Noviera Ross pada nomor double women’s recurve, Riyanti Ananda dan Kholidin pada nomor mixed team recurve, serta Kholidin pada nomor recurve men open.

Medali perak diperoleh Arif Firmansyah dan Teodora Audi Ayudia Ferelly pada nomor mixed team compound.

Sementara itu, dua medali perunggu disumbangkan oleh Setiawan pada nomor recurve men open dan Riyanti Ananda pada nomor recurve women open.

Capaian enam medali tersebut menempatkan Indonesia sebagai runner-up dalam klasemen akhir Hyundai World Archery Para Series 2026.

Prestasi ini menjadi langkah penting bagi para atlet para panahan Indonesia dalam mengumpulkan poin menuju ajang internasional berikutnya, termasuk Asian Para Games 2026 dan Paralimpiade 2028 di Los Angeles.

About the Author

Redaksi Cahaya

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Pangdam Udayana Serahkan Bantuan Rumah untuk Keluarga Serka Ichwan yang Gugur di Lebanon
Next: Viral! Ayah di Purwakarta Tewa Dikeroyok saat Acara Hajatan usai Tolak Beri Uang Miras ke Preman

Related News

Mengenal Mobil Hybrid: Cara Kerja, Manfaat, dan Perbedaannya dengan Mobil Biasa
  • News

Mengenal Mobil Hybrid: Cara Kerja, Manfaat, dan Perbedaannya dengan Mobil Biasa

Redaksi Cahaya May 25, 2026
  • News

Ganjang Gejang: Kelezatan Kepiting Fermentasi dalam Kecap Asin Khas Korea

rudolf May 25, 2026
Persebaya Surabaya Vs Persik Kediri 5-0 Bruno Moreira Brace, Bajul Ijo Menang Telak
  • News

Persebaya Surabaya Vs Persik Kediri 5-0: Bruno Moreira Brace, Bajul Ijo Menang Telak

Redaksi Cahaya May 24, 2026

Recent Posts

  • Mengenal Mobil Hybrid: Cara Kerja, Manfaat, dan Perbedaannya dengan Mobil Biasa
  • Ganjang Gejang: Kelezatan Kepiting Fermentasi dalam Kecap Asin Khas Korea
  • Persija Jakarta Vs Semen Padang 3-0: Macan Kemayoran Pesta Gol di JIS
  • Persita Tangerang Vs Persis Solo 1-3: Kemenangan Persis Tak Cukup Hindari Turun Kasta
  • Madura United Vs PSM Makassar 2-0: Laskar Sape Kerrab Menang dan Lolos dari Degradasi
Akankah Arsenal Mampu Bertahan hingga Akhir Liga Inggris?

Tags

AMERIKA SERIKAT ARSENAL AS ATLETICO MADRID BARCELONA CHELSEA FIFA SERIES FIFA SERIES 2026 HASIL PERTANDINGAN IDULFITRI INTER MILAN IRAN ISRAEL JAKARTA JAWA BARAT KEBIJAKAN PEMERINTAH KONFLIK INTERNASIONAL KOPI LEBANON LEBARAN LIGA CHAMPIONS LIGA EUROPA LIGA INGGRIS LIGA ITALIA LIGA SPANYOL LIGA YOOSCOUT LIVERPOOL MAKANAN KHAS KOREA MANCHESTER CITY MANCHESTER UNITED MOBIL MUDIK PIALA DUNIA PRABOWO SUBIANTO PREMIER LEAGUE REAL MADRID REST AREA SEPAK BOLA SERIE A SUPER LEAGUE TANGERANG TEMPAT NONGKRONG TIMNAS INDONESIA TIMUR TENGAH TIPS KENDARAAN

You may have missed

Mengenal Mobil Hybrid: Cara Kerja, Manfaat, dan Perbedaannya dengan Mobil Biasa
  • News

Mengenal Mobil Hybrid: Cara Kerja, Manfaat, dan Perbedaannya dengan Mobil Biasa

Redaksi Cahaya May 25, 2026
  • News

Ganjang Gejang: Kelezatan Kepiting Fermentasi dalam Kecap Asin Khas Korea

rudolf May 25, 2026
Persija Jakarta Vs Semen Padang 3-0 Macan Kemayoran Pesta Gol di JIS
  • Liga Indonesia

Persija Jakarta Vs Semen Padang 3-0: Macan Kemayoran Pesta Gol di JIS

Redaksi Cahaya May 24, 2026
Persita Tangerang Vs Persis Solo 1-3 Kemenangan Persis Tak Cukup Hindari Turun Kasta
  • Liga Indonesia

Persita Tangerang Vs Persis Solo 1-3: Kemenangan Persis Tak Cukup Hindari Turun Kasta

Redaksi Cahaya May 24, 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.