Skip to content
Cahaya.co

Cahaya.co

Primary Menu
  • Home
  • Top Stories
  • News
  • Sepakbola
    • Liga Champions
    • Premier League
    • Serie A
    • La Liga
    • Bundesliga
    • Liga Indonesia
Subscribe
  • Sepakbola

Imbang 1-1 Lawan Bosnia-Herzegovina, Italia Dipastikan Gagal ke Piala Dunia 2026

Bosnia and Herzegovina kalahkan Italia via adu penalti 4-1 di play-off kualifikasi Piala Dunia 2026. Italia kembali gagal lolos usai bermain 10 orang sejak babak pertama.
Redaksi Cahaya April 2, 2026 3 minutes read
Imbang 1-1 Lawan Bosnia-Herzegovina, Italia Dipastikan Gagal ke Piala Dunia 2026

Imbang 1-1 Lawan Bosnia-Herzegovina, Italia Dipastikan Gagal ke Piala Dunia 2026. Gambar: Sports Illustrated

Bosnia and Herzegovina memastikan Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah menang adu penalti 4-1 dalam laga final play-off kualifikasi zona Eropa yang berlangsung di Stadion Bilino Polje, Zenica, Rabu (1/4) dini hari WIB.

Hasil pertandingan ini ditentukan setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit. Kekalahan tersebut membuat Italia kembali absen di ajang piala dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Dalam pertandingan sepak bola tersebut, Italia sempat unggul lebih dahulu melalui gol Moise Kean pada menit ke-15.

Namun, Bosnia and Herzegovina mampu menyamakan kedudukan lewat gol Haris Tabakovic pada menit ke-79.

Skor imbang bertahan hingga babak tambahan, sebelum akhirnya Bosnia and Herzegovina mengunci kemenangan melalui adu penalti.

Laga ini juga diwarnai kartu merah Alessandro Bastoni pada ke-41, yang membuat Italia harus bermain dengan 10 orang hingga akhir pertandingan.

Situasi tersebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi hasil pertandingan dan jalannya laga, di mana tekanan terus diberikan oleh Bosnia and Herzegovina hingga menyamakan skor.

Jalannya Pertandingan

Bosnia and Herzegovina langsung tampil menekan sejak awal pertandingan.

Amar Memic sempat memberikan ancaman melalui umpan silang pada menit ketiga, namun berhasil diamankan lini pertahanan Italia. Meski mendapat tekanan, Italia justru mampu membuka keunggulan lebih dulu.

Gol Italia terjadi pada menit ke-15 setelah kesalahan kiper Nikola Vasilj saat membuang bola.

Nicolo Barella merebut bola tersebut dan memberikan umpan kepada Moise Kean yang menyelesaikannya menjadi gol. Keunggulan ini membuat Italia memimpin 1-0 dalam pertandingan sepak bola tersebut.

Bosnia and Herzegovina merespons dengan sejumlah peluang, termasuk percobaan Ivan Basic dari luar kotak penalti yang berhasil diamankan Gianluigi Donnarumma.

Tekanan terus berlanjut melalui sundulan Ermedin Demirovic yang nyaris menghasilkan gol.

Situasi berubah ketika Alessandro Bastoni menerima kartu merah setelah melanggar pemain lawan dalam posisi satu lawan satu.

Italia kemudian melakukan penyesuaian dengan menarik Mateo Retegui dan memasukkan Federico Gatti untuk menjaga keseimbangan pertahanan.

Memasuki babak kedua, Bosnia and Herzegovina memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan meningkatkan intensitas serangan.

Donnarumma beberapa kali melakukan penyelamatan, termasuk menghadapi tembakan Kerim Alajbegovic dari dalam kotak penalti.

Italia sempat memiliki peluang melalui serangan balik pada menit ke-60 lewat Moise Kean, namun penyelesaian akhir tidak membuahkan gol. Tekanan yang terus dilakukan Bosnia and Herzegovina akhirnya menghasilkan gol penyeimbang pada menit ke-79.

Haris Tabakovic mencetak gol setelah memanfaatkan bola rebound dari sundulan Edin Dzeko yang ditepis Donnarumma.

Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir. Pada babak tambahan 2×15 menit, kedua tim tidak mampu menambah gol sehingga hasil pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.

Adu Penalti dan Dampak Hasil

Dalam babak adu penalti, Bosnia and Herzegovina tampil lebih efektif dengan mencetak empat gol, sementara Italia hanya mampu mencetak satu gol.

Skor 4-1 memastikan kemenangan Bosnia and Herzegovina sekaligus mengamankan tiket ke piala dunia.

Hasil pertandingan ini membuat Bosnia and Herzegovina melaju ke putaran final piala dunia 2026. Sebaliknya, Italia kembali gagal tampil di turnamen sepak bola terbesar tersebut, melanjutkan catatan absen dalam tiga edisi berturut-turut.

Susunan pemain dalam laga ini melibatkan Bosnia and Herzegovina dengan Vasilj; Memic, Muharemovic, Katic, Kolasinac; Sunjic, Dedic, Basic; Bajraktarevic, Demirovic, Dzeko.

Sementara Italia diperkuat Donnarumma; Mancini, Bastoni, Calafiori; Locatelli, Barella, Tonali, Dimarco, Politano, Kean, Retegui.

Dengan demikian, hasil pertandingan antara Italia dan Bosnia and Herzegovina dalam laga play-off ini menjadi penentu akhir perjalanan kedua tim menuju piala dunia, sekaligus mencatatkan Italia kembali gagal dalam kualifikasi sepak bola tingkat dunia tersebut.

About the Author

Redaksi Cahaya

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Kejagung Beberkan Penjelasan terkait Kasus Videografer Amsal Sitepu yang Didakwa Korupsi
Next: Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia, Tersingkir Lewat Adu Penalti dari Bosnia-Herzegovina

Related News

Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia, Tersingkir Lewat Adu Penalti dari Bosnia-Herzegovina
  • Sepakbola

Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia, Tersingkir Lewat Adu Penalti dari Bosnia-Herzegovina

Redaksi Cahaya April 2, 2026
Head to Head Barcelona vs Atletico Madrid Rabu 8 April di Perempat Final Liga Champions
  • Liga Champions
  • Sepakbola

Head to Head Barcelona vs Atletico Madrid: Rabu 8 April di Perempat Final Liga Champions

Redaksi Cahaya April 2, 2026
Head to Head PSG vs Liverpool Rabu 8 April di Perempat Final Liga Champions
  • Liga Champions
  • Sepakbola

Head to Head PSG vs Liverpool: Rabu 8 April di Perempat Final Liga Champions

Redaksi Cahaya April 2, 2026

Recent Posts

  • Pengguna Bisa Lihat Instagram Story Tanpa Ketahuan, Kok Bisa?
  • Indonesia Lepas Dua Komodo ke Jepang untuk Pengembangbiakan, Imbalannya Jerapah dan Panda Merah
  • ASN Resmi Terapkan WFH Setiap Jumat
  • Sebanyak 147 Juta Lebih Masyarakat Lakukan Perjalanan Selama Angkutan Lebaran 2026
  • Aturan WFH: HP ASN Harus Selalu Aktif, Telat Respons 5 Menit Bisa Disanksi
Akankah Arsenal Mampu Bertahan hingga Akhir Liga Inggris?

Tags

AMERIKA SERIKAT ARSENAL AS ATALANTA ATLETICO MADRID BARCELONA BBM CHELSEA FIFA SERIES FIFA SERIES 2026 IDULFITRI IDULFITRI 2026 INDONESIA INTER MILAN IRAN ISRAEL JAKARTA JAWA BARAT JOHN HERDMAN KONFLIK TIMUR TENGAH LA LIGA LALU LINTAS LEBARAN LIGA CHAMPIONS LIGA EUROPA LIGA INGGRIS LIGA ITALIA LIGA SPANYOL LIVERPOOL MANCHESTER CITY MANCHESTER UNITED MUDIK NEWCASTLE PIALA DUNIA PIALA FA PRABOWO SUBIANTO PREMIER LEAGUE RAMADAN REAL MADRID SERIE A SUPER LEAGUE TEMPAT WISATA TIMNAS INDONESIA TIMUR TENGAH TOTTENHAM HOTSPUR

You may have missed

Pengguna Bisa Lihat Instagram Story Tanpa Ketahuan, Kok Bisa?
  • News

Pengguna Bisa Lihat Instagram Story Tanpa Ketahuan, Kok Bisa?

Redaksi Cahaya April 2, 2026
Indonesia Lepas Dua Komodo ke Jepang untuk Pengembangbiakan, Imbalannya Jerapah dan Panda Merah
  • News

Indonesia Lepas Dua Komodo ke Jepang untuk Pengembangbiakan, Imbalannya Jerapah dan Panda Merah

Redaksi Cahaya April 2, 2026
ASN Resmi Terapkan WFH Setiap Jumat
  • News

ASN Resmi Terapkan WFH Setiap Jumat

Redaksi Cahaya April 2, 2026
Sebanyak 147 Juta Lebih Masyarakat Lakukan Perjalanan Selama Angkutan Lebaran 2026
  • News

Sebanyak 147 Juta Lebih Masyarakat Lakukan Perjalanan Selama Angkutan Lebaran 2026

Redaksi Cahaya April 2, 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.