Skip to content
Cahaya.co

Cahaya.co

Primary Menu
  • Home
  • Top Stories
  • News
  • Sepakbola
    • Liga Champions
    • Premier League
    • Serie A
    • La Liga
    • Bundesliga
    • Liga Indonesia
    • Liga Yooscout
  • LIGA YOOSCOUT
Subscribe
  • Sepakbola

Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia, Tersingkir Lewat Adu Penalti dari Bosnia-Herzegovina

Italia kembali gagal lolos ke Piala Dunia 2026 usai kalah adu penalti 1-4 dari Bosnia. Kartu merah Bastoni dan tekanan Bosnia jadi penentu hasil laga.
Redaksi Cahaya April 2, 2026 3 minutes read
Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia, Tersingkir Lewat Adu Penalti dari Bosnia-Herzegovina

Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia, Tersingkir Lewat Adu Penalti dari Bosnia-Herzegovina. Gambar: Dok. Canadian Soccer Daily

Timnas Italia kembali gagal melangkah ke putaran final Piala Dunia, setelah tersingkir dari Bosnia-Herzegovina melalui adu penalti dalam laga play-off zona Eropa Path A yang digelar di Stadion Bilino Polje, Zenica, pada Selasa (31/3).

Pertandingan berakhir imbang 1-1 selama 120 menit, dan Italia kalah 1-4 dalam babak adu penalti.

Kekalahan ini menandai kegagalan ketiga beruntun Italia lolos ke Piala Dunia, setelah sebelumnya absen pada edisi 2018 dan 2022.

Italia, yang telah empat kali menjuarai turnamen tersebut, terakhir tampil pada Piala Dunia 2014 di Brasil.

Pertandingan dimulai dengan keunggulan cepat Italia melalui gol Moise Kean di menit ke-10. Namun, kartu merah yang diterima Alessandro Bastoni di menit ke-41 mengubah jalannya laga.

Bosnia berhasil menyamakan kedudukan melalui Haris Tabakovic pada menit ke-79. Setelah tidak ada tambahan gol hingga babak tambahan waktu, pertandingan berlanjut ke adu penalti.

Dominasi Bosnia dan Keputusan Kartu Merah Mengubah Arah Pertandingan

Italia sempat memimpin lewat kesalahan kiper Bosnia, Nikola Vasilj, yang umpan tanggungnya berhasil dipotong Nicolo Barella dan diteruskan Kean menjadi gol. Namun, kartu merah Alessandro Bastoni mengubah dinamika permainan.

Bastoni menjatuhkan Amar Memic yang berpeluang mencetak gol, setelah menerima bola dari hasil sundulan usai blunder Donnarumma. Wasit Clement Turpin langsung mengeluarkan kartu merah.

Pelatih Gennaro Gattuso kemudian mengganti Mateo Retegui dengan Federico Gatti untuk menyesuaikan formasi.

Sejak saat itu, Bosnia tampil dominan, melancarkan total 30 tembakan sepanjang laga, berbanding hanya 9 dari Italia.

Meskipun Gianluigi Donnarumma tampil solid, tekanan tak terbendung. Gol penyama dari Tabakovic tercipta di menit ke-79 melalui bola rebound di depan gawang.

Adu Penalti Menentukan Nasib Italia

Dalam babak adu penalti, Bosnia mencetak empat gol sempurna lewat Benjamin Tahirovic, Haris Tabakovic, Kerim Alajbegovic, dan Esmir Bajraktarevic. Sementara dari Italia, hanya Sandro Tonali yang berhasil mengeksekusi penalti.

Tendangan Francesco Pio Esposito melayang di atas mistar, sementara Bryan Cristante membentur tiang.

Skor akhir pertandingan tercatat sebagai berikut: Bosnia-Herzegovina 1-1 Italia (adu penalti 4-1).

Susunan Pemain

Bosnia (4-4-2): Vasilj; Dedic, Katic, Muharemovic, Kolasinac (Alajbegovic 46′); Bajraktarevic, Basic (Tabakovic 71′), Sunjic (Tahirovic 46′), Memic (Burnic 71′); Demirovic (Hadziahmetovic 115′), Dzeko. Pelatih: Barbarez.

Italia (3-5-2): Donnarumma; Mancini, Bastoni, Calafiori; Politano (Palestra 46′), Barella (Frattesi 85′), Locatelli (Cristante 71′), Tonali, Dimarco (Spinazzola 91′); Kean (Pio Esposito 71′), Retegui (Gatti 44′). Pelatih: Gattuso.

Catatan Buruk Italia dan Pengaruh Performa Klub

Kegagalan ini menjadikan Italia sebagai satu-satunya negara juara dunia yang gagal lolos ke Piala Dunia tiga kali berturut-turut.

Sebanyak tujuh negara juara lainnya—termasuk Brasil, Jerman, dan Argentina—tidak pernah mengalami kegagalan beruntun semacam ini.

Kondisi ini turut dikomentari oleh mantan pemain Bosnia, Hasan Salihamidzic.

“Italia sedang melewati masa-masa sulit. Bagi saya, barometer sepak bola adalah Juventus. Ketika Juve tidak dalam performa terbaiknya, tim nasional pun ikut terpengaruh,” jelasnya.

Menurut data yang tersedia, hanya dua pemain Juventus yang tampil di laga ini—Manuel Locatelli dan Federico Gatti (pemain pengganti)—sementara satu pemain lainnya, Andrea Cambiasso, hanya duduk di bangku cadangan.

Ini sangat berbeda dari dominasi pemain Juventus di skuad Italia saat menjuarai Piala Dunia 2006 dan Euro 2020.

About the Author

Redaksi Cahaya

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Imbang 1-1 Lawan Bosnia-Herzegovina, Italia Dipastikan Gagal ke Piala Dunia 2026
Next: Pembalap Muda 16 Tahun asal Sleman, Kiandra Ramadhipa, Wakili Indonesia di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026

Related News

Prediksi Liverpool vs PSG 15 April 2026, Mampukah The Reds Bangkit di Anfield?
  • Liga Champions
  • Sepakbola

Prediksi Liverpool vs PSG 15 April 2026, Mampukah The Reds Bangkit di Anfield?

Aura April 14, 2026
Prediksi Atletico Madrid vs Barcelona Misi Comeback Berat Blaugrana di Metropolitano
  • Liga Champions
  • Sepakbola

Prediksi Atletico Madrid vs Barcelona: Misi Comeback Berat Blaugrana di Metropolitano

Aura April 14, 2026
Como vs Inter 3-4 Nerazzurri Kian Dekat ke Scudetto
  • Sepakbola
  • Serie A

Como vs Inter 3-4: Nerazzurri Kian Dekat ke Scudetto

Aura April 14, 2026

Recent Posts

  • Royal Enfield Luncurkan Motor Listrik Flying Flea C6, Harga Mulai Rp51 Jutaan
  • Viral! Balita 1 Tahun Alami Hipotermia Saat Diajak Mendaki Gunung Ungaran
  • Prediksi Liverpool vs PSG 15 April 2026, Mampukah The Reds Bangkit di Anfield?
  • Prediksi Atletico Madrid vs Barcelona: Misi Comeback Berat Blaugrana di Metropolitano
  • Pramono Siapkan Beasiswa LPDP Jakarta untuk 100 Anak Betawi
Akankah Arsenal Mampu Bertahan hingga Akhir Liga Inggris?

Tags

AMERIKA SERIKAT ARSENAL AS ATALANTA ATLETICO MADRID BARCELONA BBM BERITA LOKAL CHELSEA FIFA SERIES FIFA SERIES 2026 IDULFITRI INTER MILAN IRAN ISRAEL JAKARTA JAWA BARAT JOHN HERDMAN KEBIJAKAN PEMERINTAH KONFLIK INTERNASIONAL LA LIGA LEBANON LEBARAN LIGA CHAMPIONS LIGA EUROPA LIGA INGGRIS LIGA ITALIA LIGA SPANYOL LIGA YOOSCOUT LIVERPOOL MANCHESTER CITY MANCHESTER UNITED MUDIK NEWCASTLE PERISTIWA DI DAERAH PIALA DUNIA PIALA FA PRABOWO SUBIANTO PREMIER LEAGUE RAMADAN REAL MADRID SERIE A SUPER LEAGUE TIMNAS INDONESIA TIMUR TENGAH

You may have missed

Royal Enfield Luncurkan Motor Listrik Flying Flea C6, Harga Mulai Rp51 Jutaan
  • News

Royal Enfield Luncurkan Motor Listrik Flying Flea C6, Harga Mulai Rp51 Jutaan

Redaksi Cahaya April 14, 2026
Viral! Balita 1 Tahun Alami Hipotermia Saat Diajak Mendaki Gunung Ungaran
  • News

Viral! Balita 1 Tahun Alami Hipotermia Saat Diajak Mendaki Gunung Ungaran

Redaksi Cahaya April 14, 2026
Prediksi Liverpool vs PSG 15 April 2026, Mampukah The Reds Bangkit di Anfield?
  • Liga Champions
  • Sepakbola

Prediksi Liverpool vs PSG 15 April 2026, Mampukah The Reds Bangkit di Anfield?

Aura April 14, 2026
Prediksi Atletico Madrid vs Barcelona Misi Comeback Berat Blaugrana di Metropolitano
  • Liga Champions
  • Sepakbola

Prediksi Atletico Madrid vs Barcelona: Misi Comeback Berat Blaugrana di Metropolitano

Aura April 14, 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.