Manchester city jadi juara di Carabao Cup 2025/2026. Gambar: Instagram/@mancity
Manchester City menundukkan Arsenal dengan skor 2-0 dalam final Piala Liga Inggris (Carabao Cup) yang digelar di Wembley Stadium, London, pada Minggu malam (22/3).
Dua gol dari Nico O’Reilly pada babak kedua memastikan gelar kesembilan bagi Manchester City di ajang ini, sekaligus trofi kelima mereka di bawah asuhan Pep Guardiola.
Arsenal yang dilatih Mikel Arteta harus puas menjadi runner-up setelah gagal mencetak satu gol pun sepanjang laga.
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Arsenal sempat mendominasi di 15 menit pertama dan menciptakan beberapa peluang emas, namun gagal memaksimalkannya menjadi gol.
Manchester City mengambil alih kendali permainan usai jeda dan memecah kebuntuan pada menit ke-60 lewat sundulan O’Reilly setelah memanfaatkan kesalahan Kepa Arrizabalaga dalam mengantisipasi umpan Rayan Cherki.
Empat menit berselang, O’Reilly kembali mencetak gol kedua setelah menerima umpan silang dari Matheus Nunes.
Dengan kemenangan ini, Manchester City mengukuhkan dominasi mereka di ajang Piala Liga Inggris.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi sejak menit pertama. Arsenal lebih dulu tampil agresif dan menciptakan peluang pada menit ke-7 saat Kai Havertz berhasil lolos di kotak penalti.
Tembakan jarak dekatnya ditepis oleh kiper James Trafford, yang juga menggagalkan dua peluang beruntun dari Bukayo Saka tak lama kemudian.
Hingga menit ke-15, Arsenal masih mendominasi permainan.
Manchester City perlahan mulai mengimbangi permainan dan menciptakan peluang pada menit ke-20 melalui aksi Erling Haaland.
Meski demikian, serangan tersebut gagal dikonversi menjadi gol. Peluang terbaik City di babak pertama hadir pada menit ke-44 saat sundulan Haaland dari umpan Antoine Semenyo melambung tipis di atas mistar.
Skor imbang 0-0 bertahan hingga turun minum.
Gol Beruntun Nico O’Reilly
Memasuki babak kedua, kedua tim bermain lebih hati-hati. Manchester City mulai lebih aktif menekan pertahanan Arsenal.
Gol pertama lahir pada menit ke-60. Bermula dari umpan Rayan Cherki yang gagal diamankan oleh Kepa Arrizabalaga, bola disambut tandukan oleh Nico O’Reilly ke gawang yang kosong.
Empat menit kemudian, O’Reilly kembali mencetak gol dengan menyundul umpan Matheus Nunes ke arah tiang kiri gawang.
Arsenal mencoba bangkit dengan melakukan pergantian pemain. Riccardo Calafiori dan Noni Madueke masuk menggantikan Piero Hincapie dan Kai Havertz.
Peluang untuk memperkecil ketertinggalan muncul di menit ke-78 melalui sepakan Calafiori yang membentur tiang gawang.
Pada menit ke-88, Gabriel Jesus nyaris mencetak gol lewat sundulan yang kembali membentur mistar.
Hingga peluit akhir dibunyikan, skor tetap 2-0 untuk kemenangan Manchester City.
Statistik Pertandingan
Berdasarkan data pertandingan, kedua tim mencatatkan jumlah tembakan yang sama sebanyak 10 kali.
Namun Arsenal mencatatkan 4 tembakan tepat sasaran, sementara Manchester City hanya 2.
City unggul dalam penguasaan bola dengan 62% dibanding 38% milik Arsenal.
Mereka juga mencatatkan 477 operan dengan akurasi 88%, sedangkan Arsenal hanya 258 operan dengan akurasi 77%.
Susunan Pemain
Arsenal (4-2-3-1):
Kepa Arrizabalaga; Ben White (Gabriel Jesus 82′), William Saliba, Gabriel Magalhaes, Piero Hincapie (Riccardo Calafiori 65′); Martin Zubimendi, Declan Rice; Bukayo Saka, Kai Havertz (Noni Madueke 66′), Leandro Trossard (Gabriel Martinelli 82′); Viktor Gyokeres.
Pelatih: Mikel Arteta.
Manchester City (4-1-4-1):
James Trafford; Matheus Nunes, Abdukodir Khusanov, Nathan Ake, Nico O’Reilly; Rodri; Antoine Semenyo, Rayan Cherki, Bernardo Silva, Jeremy Doku; Erling Haaland.
Pelatih: Pep Guardiola.
