Bhayangkara FC vs Madura United 3-1 Laskar Sape Kerrab Makin Dekat dengan Zona Merah. Gambar: Instagram/@bhayangkarafc
Bhayangkara FC mengalahkan Madura United dengan skor 3-1 pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (11/5) pukul 19.00 WIB.
Kemenangan tersebut diraih setelah tim tuan rumah bangkit dari ketertinggalan satu gol dan membalikkan keadaan di babak kedua.
Pertandingan ini menjadi krusial bagi kedua tim menjelang akhir musim.
Tuan rumah memburu tambahan poin untuk mengamankan posisi di papan tengah, sementara lawannya datang dengan tekanan untuk menjauh dari ancaman degradasi.
Gol cepat pada awal laga sempat mengubah dinamika pertandingan sebelum akhirnya berbalik pada paruh kedua.
Hasil akhir memastikan tambahan tiga poin bagi tuan rumah sekaligus memperketat persaingan di papan bawah.
Dengan dua laga tersisa musim ini, jarak poin di sekitar zona degradasi masih tipis sehingga setiap pertandingan memiliki dampak langsung terhadap posisi klasemen.
Kemenangan ini membuat Bhayangkara FC mengoleksi 50 poin dan menempati peringkat ke-7 klasemen super league.
Sebaliknya, madura united tertahan di posisi ke-15 dengan 32 poin, hanya terpaut empat angka dari Persis Solo yang berada di zona merah.
Selisih tersebut menjaga persaingan papan bawah tetap terbuka hingga pekan-pekan terakhir.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Tim tamu membuka keunggulan saat laga baru berjalan lima menit melalui gol Jordy Wehrmann.
Gelandang asal Belanda itu memanfaatkan kesalahan koordinasi dua bek tuan rumah, Nehar Sadiki dan Putu Gede, yang bertabrakan ketika hendak menyapu bola di area pertahanan sendiri.
Tertinggal 0-1 membuat tuan rumah meningkatkan intensitas serangan. Kolaborasi Privat Mbarga, Moussa Sidibe, dan Henry Doumbia beberapa kali membuka ruang di lini belakang lawan.
Namun, penyelesaian akhir belum menghasilkan gol penyeimbang sepanjang babak pertama.
Pada menit ke-21, Moussa Sidibe melepaskan tendangan dari luar kotak penalti, tetapi kiper Dicky Indrayana berhasil menepis bola.
Sementara itu, tim tamu lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik untuk menjaga keunggulan.
Menit ke-39 menjadi momen perubahan ketika Wahyu Subo Seto mengalami cedera dan harus digantikan oleh Sani Rizki.
Pergantian tersebut membuat permainan tuan rumah lebih agresif, terutama melalui sisi kanan penyerangan. Meski demikian, hingga turun minum skor 1-0 tetap bertahan.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, tekanan terus dilancarkan oleh tuan rumah. Pada menit ke-56, kiper Awan Setho melakukan penyelamatan dengan meninju bola hasil tendangan spekulasi Fransiskus Alesandro, menjaga selisih gol tetap satu.
Pergantian kembali dilakukan pada menit ke-58 dengan masuknya Ryo Matsumura menggantikan Putu Gede. Perubahan tersebut berdampak langsung terhadap ritme serangan.
Pada menit ke-62, Ryo Matsumura mencetak gol penyeimbang melalui sundulan yang memanfaatkan umpan Moussa Sidibe.
Gol itu mengubah momentum pertandingan dan meningkatkan tekanan terhadap lini pertahanan lawan.
Empat menit kemudian, tepatnya pada menit ke-66, Bernard Doumbia membawa tuan rumah berbalik unggul 2-1 setelah menanduk bola hasil assist Sani Rizki.
Keunggulan tersebut membuat permainan semakin terbuka, dengan kedua tim berusaha memaksimalkan peluang di sisa waktu.
Menjelang akhir laga, pada menit ke-88, Moussa Sidibe memastikan kemenangan melalui gol dari dalam kotak penalti.
Gol tersebut mengunci skor menjadi 3-1 dan memastikan tiga poin tetap di kandang.
Susunan Pemain
Bhayangkara FC: Awan Setho; Putu Gede (Ryo Matsumura 58′), Slavko Damjanovic, Nehar Sadiki, Frenky Missa (Firza Andika 59′); Sho Yamamoto, Wahyu Subo Seto (Sani Rizki 39′); Dendy Sulistyawan (TM Ichsan 78′), Privat Mbarga (Ryan Kurnia 79′), Moussa Sidibe; Henry Doumbia. Tim ini dilatih oleh Paul Munster.
Madura United: Dicky Indrayana; Pedro Monteiro, Ahmad Rusadi, Gio Numberi, Ruxi; Taufany Muslihuddin (Paulo Sitanggang 64′), Kerim Palic, Jordy Wehrmann, Iran Junior (Novan Setya 17′ [Aji Kusuma 71′]); Fransiskus Alesandro, Junior Brandao (Riquelme 64′). Tim ini berada di bawah arahan pelatih Rakhmat Basuki.
Hasil pertandingan pekan ke-32 ini menjaga posisi tuan rumah di papan tengah klasemen serta memperketat persaingan di zona bawah menjelang dua laga terakhir musim 2025/2026.
Selisih poin yang tipis membuat persaingan tetap terbuka hingga akhir kompetisi.
