Everton vs Chelsea 3-0 The Blues Tak Berdaya di Merseyside. Gambar: Instagram/@everton
Chelsea menelan kekalahan telak 0-3 dari Everton dalam laga lanjutan Liga Inggris yang digelar di Stadion Hill Dickinson, Minggu (22/3) dini hari WIB.
Kekalahan ini menjadi yang keempat secara beruntun bagi Chelsea di berbagai kompetisi dan ketiga dalam empat laga terakhir di Premier League.
Dalam pertandingan tersebut, Everton mencetak gol lewat Beto (33’, 63’) dan Iliman Ndiaye (76’).
Pertandingan ini mempertegas performa buruk Chelsea di bawah pelatih Liam Rosenior, yang sebelumnya juga kalah 0-1 dari Newcastle United sepekan lalu dan tersingkir dari Liga Champions.
Dengan hasil ini, Chelsea tertahan di peringkat keenam klasemen sementara Premier League dengan 48 poin dari 31 laga, terpaut tiga poin dari Aston Villa yang berada di zona empat besar.
Everton, yang tampil dominan di kandang, kini menempel ketat di posisi ketujuh dengan 46 poin.
Everton tampil agresif sejak awal laga. Gol pembuka dicetak Beto setelah menerima umpan terobosan dari James Garner pada menit ke-33.
Ia berhasil melewati penjagaan dan menaklukkan Robert Sánchez.
Dua gol tambahan tercipta di babak kedua lewat skema serangan balik cepat yang dieksekusi Beto dan aksi individu Ndiaye di kotak penalti Chelsea.
Jalannya Pertandingan
Everton langsung menekan sejak peluit awal dibunyikan. Chelsea sempat mendapatkan peluang melalui tembakan jarak jauh dari Moises Caicedo, namun masih melebar.
Everton balas mengancam lewat sepakan James Garner, tetapi bola masih bisa diselamatkan di garis oleh Malo Gusto.
Kebuntuan pecah pada menit ke-33 saat umpan terobosan dari Garner berhasil dimaksimalkan Beto, yang lolos dari jebakan offside dan menaklukkan Sánchez untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Chelsea nyaris menyamakan skor lewat peluang Enzo Fernández, namun kiper Jordan Pickford melakukan penyelamatan refleks penting.
Memasuki babak kedua, pelatih Liam Rosenior mencoba mengubah pendekatan dengan memasukkan beberapa pemain ofensif.
Chelsea sempat mengancam lewat sepakan Fernández, namun lini belakang Everton solid dalam menghalau serangan.
Everton justru kembali mencetak gol pada menit ke-63 melalui skema serangan balik cepat. Idrissa Gana Gueye mengirimkan umpan mendatar yang disambut Beto dengan tendangan langsung.
Bola melewati sela kaki Sánchez dan memperbesar keunggulan menjadi 2-0.
Tujuh menit berselang, Beto kembali berperan dalam gol ketiga Everton.
Ia mengarahkan sundulan ke Iliman Ndiaye yang menerobos kotak penalti Chelsea dan menyelesaikan peluang dengan tendangan keras ke sudut atas gawang, mempertegas keunggulan menjadi 3-0.
Susunan Pemain
Everton (4-2-3-1):
Jordan Pickford; Jake O’Brien, James Tarkowski, Michael Keane, Vitaliy Mykolenko; Idrissa Gana Gueye, James Garner; Dwight McNeil (Branthwaite 78′), Kiernan Dewsbury-Hall (Iroegbunam 89′), Iliman Ndiaye (Rohl 89′); Beto (Barry 81′).
Pelatih: David Moyes.
Chelsea (4-2-3-1):
Robert Sánchez; Malo Gusto (Garnacho 46′), Wesley Fofana, Jorrel Hato, Marc Cucurella; Moises Caicedo (Adarabioyo 78′), Romeo Lavia (Andrey Santos 57′); Pedro Neto (Estevao 70′), Enzo Fernández, Cole Palmer; Joao Pedro (Delap 78′).
Pelatih: Liam Rosenior.
