Veda Ega Pratama resmi gabung Red Bull Blue and Silver. Gambar: Instagram/@veda_54
Veda Ega Pratama, pembalap muda asal Gunungkidul, Yogyakarta, resmi bergabung ke dalam ekosistem Red Bull Blue and Silver pada musim ini.
Pengumuman tersebut menandai pencapaian penting, karena Veda menjadi pembalap Indonesia pertama sekaligus satu-satunya wakil dari Asia yang berhasil masuk ke program pembinaan atlet elit milik Red Bull.
Bergabungnya Veda ke Red Bull Blue and Silver didasari oleh performa impresifnya selama dua musim terakhir di ajang Red Bull Rookies Cup.
Pada akhir musim kompetisi, Veda berhasil finis di posisi dua besar, yang kemudian membuka peluang untuk direkrut secara resmi oleh Red Bull.
“Veda dua tahun ini kan ikut Red Bull Rookies Cup, itu sponsor utamanya Red Bull,” ujar ayah Veda, Sudarmono, dikutip dari DetikJogja.
“Kebetulan dia masuk dua besar kan di akhir musim seri Red Bull Rookies Cup, dan akhirnya ditawarilah jadi atletnya Red Bull,” sambungnya.
Sudarmono menambahkan bahwa kontrak kerja sama antara Red Bull dan para atletnya bersifat tahunan dan dapat diperpanjang berdasarkan perkembangan karier pembalap.
“Yang musim ini (pembalap yang dikontrak Red Bull) saya tidak hafal. Kebanyakan dari Eropa. Kalau dari Asia, Veda saja,” ungkapnya.
Perjalanan Karier Veda Ega Pratama dan Akses ke Pembinaan kelas Dunia
Veda Ega Pratama lahir pada 23 November 2008 dan mulai menekuni dunia balap sejak usia enam tahun.
Konsistensinya dalam mengikuti berbagai ajang balap nasional dan internasional menjadi fondasi bagi pencapaiannya saat ini.
Ia secara bertahap membangun reputasi hingga mampu menembus kompetisi Eropa dan masuk ke dalam radar Red Bull.
Dengan bergabung ke Red Bull Blue and Silver, Veda kini mendapatkan akses langsung ke sistem pelatihan atlet kelas dunia milik Red Bull.
Program ini menyediakan dukungan menyeluruh yang mencakup pengembangan performa, jalur karier profesional di Eropa, hingga fasilitas pendukung lainnya yang ditujukan untuk mencetak atlet elite global.
Dalam pernyataannya, Veda menyampaikan kebahagiaannya bisa bergabung dengan Red Bull.
“Banyak mungkin yang bermimpi untuk menjadi atlet Red Bull Blue and Silver dan itu juga mimpi saya dari kecil,” ujarnya.
“Dan ya, mimpi saya terwujud, pastinya senang sekali dan pastinya itu membuat saya lebih bersemangat lagi untuk latihan dan juga meraih mimpi-mimpi saya,” imbuhnya.
Red Bull dikenal sebagai platform yang telah melahirkan nama-nama besar di dunia olahraga motor seperti Marc Márquez di MotoGP dan Max Verstappen di Formula 1.
Kehadiran Veda Ega Pratama di ekosistem ini menjadi pencapaian besar bagi Indonesia dan Asia, menandai langkah penting dalam pengembangan karier balapnya di level internasional.
