Transportasi Umum di Jakarta Digratiskan Selama Dua Hari saat Lebaran. Gambar: Dok. Berita Jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggratiskan layanan transportasi umum selama dua hari saat Lebaran 2026 bagi warga yang tidak melakukan perjalanan mudik.
Kebijakan ini berlaku untuk seluruh moda transportasi publik di Jakarta, mencakup Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta.
“Pada tanggal Idulfitri selama dua hari, kami akan menggratiskan seluruh transportasi yang ada di Jakarta,” kata Gubernur Jakarta Pramono Anung di Pura Segara, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (15/3).
Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari program bertema Mudik ke Jakarta, yang ditujukan bagi warga yang tetap berada di ibu kota selama libur Idulfitri.
“Bagi yang tidak mudik, kami sudah tegaskan karena tema Jakarta adalah ‘Mudik ke Jakarta’, mereka akan kita perlakukan secara khusus,” sambung Pramono.
Akses Gratis ke Tempat Wisata bagi Pemegang KJP
Selain transportasi umum gratis, Pemprov Jakarta juga membuka akses gratis ke sejumlah tempat wisata untuk pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP).
Tempat-tempat yang dibuka tanpa biaya meliputi Ancol, Monumen Nasional (Monas), dan Kebun Binatang Ragunan.
“Kemudian, bagi pusat-pusat wisata seperti Ancol, Monas, Ragunan, dan sebagainya, bagi pemegang KJP tetap gratis,” ujar Pramono.
Insentif Pajak untuk Pusat Perbelanjaan dan Perhotelan
Pemprov Jakarta juga menyiapkan insentif ekonomi selama masa libur Lebaran.
Diskon pajak diberikan bagi pusat perbelanjaan dan perhotelan yang beroperasi selama momen tersebut.
“Kami juga akan memberikan insentif pajak bagi pusat perbelanjaan dan perhotelan. Angkanya mudah-mudahan diskonnya bisa sampai 60–70 persen,” kata Pramono.
