BI Sediakan Layanan Penukaran Uang bagi Pemudik di Bandara Soetta dan Stasiun Gambir. Gambar: Dok. Kemenpanrb
Bank Indonesia (BI) membuka layanan penukaran uang baru bagi pemudik pada Senin (16/3) di dua lokasi strategis, yakni Bandara Soekarno-Hatta dan Stasiun Gambir, Jakarta.
Layanan ini bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat yang hendak mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dengan menyediakan uang pecahan baru yang layak edar.
Penukaran uang dilakukan melalui kas keliling tanpa perlu registrasi daring di situs bi.pintar.go.id.
Layanan kas keliling ini dibuka secara tematik sebagai respons atas meningkatnya permintaan uang tunai selama Ramadan dan Idulfitri.
Di Bandara Soekarno-Hatta, penukaran dilayani di Gate 5 Keberangkatan Domestik Terminal 3, sedangkan di Stasiun Gambir, layanan dibuka pada area keberangkatan kereta api jarak jauh.
Kedua lokasi melayani penukaran pada pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
“Kami melihat antusiasmenya masih cukup tinggi sehingga kami melakukan, membuka layanan penukaran khususnya untuk para pemudik di hari Senin dan insya Allah juga mungkin Selasa ini,” ujar Direktur Departemen Pengelolaan Uang BI, Faris Budiawan.
Ia menambahkan bahwa layanan ini bersifat tambahan dari kegiatan reguler penukaran uang yang sudah dilakukan sebelumnya.
Layanan Penukaran di Bandara Soekarno-Hatta
Bank Indonesia menyediakan layanan penukaran uang baru secara langsung tanpa pendaftaran online bagi masyarakat yang akan mudik melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Lokasi layanan berada di Gate 5 Terminal 3 Keberangkatan Domestik, dengan jam operasional dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Antrean warga sudah terlihat sejak layanan dibuka, dengan penumpang yang membawa boarding pass dan formulir nominal uang yang akan ditukar.
BI menetapkan batas penukaran sebesar Rp5,3 juta per orang dan menyediakan 1.000 paket uang baru di lokasi tersebut.
“Ini kami siapkan seribu paket, masing-masing masyarakat atau penukar bisa melakukan penukaran sebanyak 5,3 juta rupiah per orang,” jelas Faris Budiawan.
Layanan ini menjadi bagian dari penambahan titik penukaran karena tingginya antusiasme masyarakat terhadap uang pecahan baru menjelang Lebaran.
Faris menyebut layanan di bandara bersifat tematik, yakni hanya dibuka dalam periode tertentu untuk mengakomodasi kebutuhan para pemudik yang melakukan perjalanan udara.
Penukaran Uang Tersedia di Stasiun Gambir
Selain di bandara, BI juga mengoperasikan kas keliling di Stasiun Gambir yang menjadi salah satu titik keberangkatan utama pemudik jalur kereta api jarak jauh.
Lokasi ini dipilih karena tingginya mobilitas masyarakat menjelang arus mudik Lebaran.
Penukaran di stasiun ini dibuka dalam waktu yang sama, yaitu dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Faris menjelaskan bahwa Bank Indonesia menempatkan titik-titik layanan penukaran di lokasi strategis yang dilalui pemudik, termasuk di Stasiun Gambir.
Layanan ini memudahkan masyarakat untuk memperoleh uang baru tanpa perlu datang ke kantor bank.
Ia juga menyebutkan bahwa BI telah membuka layanan penukaran uang sejak 13 Februari hingga minggu sebelumnya sebagai upaya antisipasi terhadap lonjakan kebutuhan uang tunai menjelang Idulfitri.
Program ini menjadi bagian dari strategi distribusi uang layak edar secara merata, terutama bagi para pemudik.
