Skip to content
Cahaya.co

Cahaya.co

Primary Menu
  • Home
  • Top Stories
  • News
  • Sepakbola
    • Liga Champions
    • Premier League
    • Serie A
    • La Liga
    • Bundesliga
    • Liga Indonesia
    • Liga Yooscout
  • LIGA YOOSCOUT
Subscribe
  • News

Petugas TPA di Putri Cempo Solo Meninggal akibat Jatuh ke Mesin Penggiling Sampah

Pekerja PT tewas terjatuh ke mesin penggiling di TPA Putri Cempo pada Senin (2/3).
Redaksi Cahaya March 3, 2026 3 minutes read
Petugas TPA di Putri Cempo Solo Meninggal akibat Jatuh ke Mesin Penggiling Sampah

Petugas TPA di Putri Cempo Solo Meninggal akibat Jatuh ke Mesin Penggiling Sampah. Gambar: Ilustrasi Canva

Seorang pekerja di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Solo, Jawa Tengah, tewas setelah terjatuh ke dalam mesin penggiling sampah yang sedang beroperasi pada Senin pagi (2/3) sekitar pukul 09.30 WIB.

Korban diketahui bernama Edy Saputra, karyawan PT Solo Citra Metro Plasma Power (SCMPP) yang bertugas di area Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Lokasi kejadian berada di area operasional pemilahan awal sampah yang melibatkan mesin conveyor dan bag opener.

Insiden bermula ketika korban diduga mengalami kecelakaan saat bekerja di dekat mesin pemilah.

Beberapa saksi mendengar teriakan korban yang meminta pertolongan karena kakinya tersangkut di mesin.

Salah satu rekan kerja korban, Nasruhloh David Fadhila Ahmad, segera mematikan panel kendali mesin setelah mendengar teriakan tersebut.

Namun, upaya penyelamatan tidak berhasil menyelamatkan nyawa korban yang kemudian dilarikan ke RSUD Dr. Moewardi, Solo.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo, Herwin Tri Nugroho, membenarkan bahwa korban merupakan pegawai dari pihak perusahaan, bukan petugas DLH.

“Korban salah satu pekerja atau karyawan PT SCMPP, bukan petugas dari DLH,” ujar Herwin kepada awak media, Senin (2/3).

Keterangan Saksi

Seorang saksi di lokasi, Pamungkas Aji Prakoso, menyatakan dirinya mendengar teriakan korban namun tidak mengetahui cara mengoperasikan panel mesin.

“Setelah mesin dimatikan, kami bersama rekan-rekan dan dibantu tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah serta SAR mengevakuasi korban,” ungkap Pamungkas.

Menurut laporan lainnya, proses evakuasi memakan waktu hingga pukul 10.24 WIB.

Seorang pemulung bernama Eko yang berada di lokasi juga mendengar teriakan tersebut.

“Teriak minta tolong matiin mesinnya. Sekitar jam 10-an, teriakannya hampir nggak kedengeran karena bising,” ujarnya.

Eko menambahkan bahwa ambulans dan petugas damkar tiba di lokasi sekitar 10 menit kemudian.

“Ya sekitar 10 menit ambulans langsung datang sama damkar. Ini tadi proses penggilingan pertama,” tambahnya.

Nur juga menyatakan bahwa ia mendengar teriakan dari teman korban, namun korban sudah berada di dalam mesin ketika ia mengetahui kejadian tersebut.

“Tadi sempat dengar ada teriakan dari teman, tapi korban sudah masuk ke mesin,” jelas Nur.

Identitas dan Kondisi Korban

Korban diketahui sebagai warga Jeruksawit, Gondangrejo, Karanganyar.

Menurut paman korban, Paino, keluarga sebenarnya telah meminta agar korban tidak masuk kerja pada hari kejadian untuk membantu kakeknya mengambil sampah karena kakaknya sedang mendampingi istrinya yang hendak melahirkan.

“Sebenarnya kemarin itu sudah saya minta untuk libur, bantu kakungnya (kakek) ambil sampah. Tapi nggak tahunya kok malah masuk kerja,” ujar Paino.

Ia juga menduga korban sempat pingsan di tepi mesin sebelum akhirnya terseret masuk.

“Kemungkinan pingsan karena posisi di sebelah tepi mesin. Jadi roda gigi penggiling itu kemungkinan (penyebabnya),” bebernya.

Jenazah korban telah dimakamkan pada pukul 17.00 WIB di TPU Astoni Banyu Bening, Karanganyar.

Tanggapan Pemerintah dan Evaluasi

Pemerintah Kota Solo merespons insiden ini dengan mengumumkan rencana evaluasi menyeluruh terhadap prosedur keselamatan kerja di area TPA Putri Cempo.

Herwin menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan re-check terhadap semua kegiatan dan prosedur di lokasi kerja.

“Iya, kita lakukan re-check lagi ya proses apa kegiatan-kegiatan dalam rangka keselamatan kerja pegawai baik di Putri Cempo maupun di SCMPP coba kita lihat lagi ya, kita re-check lagi,” jelasnya.

Wali Kota Solo, Respati Ardi, turut melayat ke rumah duka korban.

Ia menyatakan bahwa Pemkot Solo akan memberikan bantuan pendidikan kepada adik korban yang masih duduk di kelas 1 SMK Muhammadiyah 1 Gondangrejo.

“Ternyata masih punya adik yang masih kecil. Kita bantu untuk meringankan biaya pendidikannya sampai lulus,” ujar Respati saat melayat.

Selain itu, Respati juga meminta agar PT SCMPP melakukan evaluasi sistem kerja dan memastikan seluruh hak korban dipenuhi.

“Korban bekerja di bawah SCMPP bisa mendapatkan hak-haknya nantinya… Saya sangat berharap kecelakaan seperti ini semoga SOP, kehati-hatian lebih diutamakan,” pungkasnya.

About the Author

Redaksi Cahaya

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Hasil Pertandingan Persebaya vs Persib 2-2: Gol Fransisco Rivera jadi Penyelamat Bajul Ijo
Next: Top 5 Klub dengan Market Value Tertinggi di BRI Super League: Persib Memimpin, Diperkuat Duo Naturalisasi Timnas

Related News

Royal Enfield Luncurkan Motor Listrik Flying Flea C6, Harga Mulai Rp51 Jutaan
  • News

Royal Enfield Luncurkan Motor Listrik Flying Flea C6, Harga Mulai Rp51 Jutaan

Redaksi Cahaya April 14, 2026
Viral! Balita 1 Tahun Alami Hipotermia Saat Diajak Mendaki Gunung Ungaran
  • News

Viral! Balita 1 Tahun Alami Hipotermia Saat Diajak Mendaki Gunung Ungaran

Redaksi Cahaya April 14, 2026
Pramono Siapkan Beasiswa LPDP Jakarta untuk 100 Anak Betawi
  • News

Pramono Siapkan Beasiswa LPDP Jakarta untuk 100 Anak Betawi

Redaksi Cahaya April 14, 2026

Recent Posts

  • Royal Enfield Luncurkan Motor Listrik Flying Flea C6, Harga Mulai Rp51 Jutaan
  • Viral! Balita 1 Tahun Alami Hipotermia Saat Diajak Mendaki Gunung Ungaran
  • Prediksi Liverpool vs PSG 15 April 2026, Mampukah The Reds Bangkit di Anfield?
  • Prediksi Atletico Madrid vs Barcelona: Misi Comeback Berat Blaugrana di Metropolitano
  • Pramono Siapkan Beasiswa LPDP Jakarta untuk 100 Anak Betawi
Akankah Arsenal Mampu Bertahan hingga Akhir Liga Inggris?

Tags

AMERIKA SERIKAT ARSENAL AS ATALANTA ATLETICO MADRID BARCELONA BBM BERITA LOKAL CHELSEA FIFA SERIES FIFA SERIES 2026 IDULFITRI INTER MILAN IRAN ISRAEL JAKARTA JAWA BARAT JOHN HERDMAN KEBIJAKAN PEMERINTAH KONFLIK INTERNASIONAL LA LIGA LEBANON LEBARAN LIGA CHAMPIONS LIGA EUROPA LIGA INGGRIS LIGA ITALIA LIGA SPANYOL LIGA YOOSCOUT LIVERPOOL MANCHESTER CITY MANCHESTER UNITED MUDIK NEWCASTLE PERISTIWA DI DAERAH PIALA DUNIA PIALA FA PRABOWO SUBIANTO PREMIER LEAGUE RAMADAN REAL MADRID SERIE A SUPER LEAGUE TIMNAS INDONESIA TIMUR TENGAH

You may have missed

Royal Enfield Luncurkan Motor Listrik Flying Flea C6, Harga Mulai Rp51 Jutaan
  • News

Royal Enfield Luncurkan Motor Listrik Flying Flea C6, Harga Mulai Rp51 Jutaan

Redaksi Cahaya April 14, 2026
Viral! Balita 1 Tahun Alami Hipotermia Saat Diajak Mendaki Gunung Ungaran
  • News

Viral! Balita 1 Tahun Alami Hipotermia Saat Diajak Mendaki Gunung Ungaran

Redaksi Cahaya April 14, 2026
Prediksi Liverpool vs PSG 15 April 2026, Mampukah The Reds Bangkit di Anfield?
  • Liga Champions
  • Sepakbola

Prediksi Liverpool vs PSG 15 April 2026, Mampukah The Reds Bangkit di Anfield?

Aura April 14, 2026
Prediksi Atletico Madrid vs Barcelona Misi Comeback Berat Blaugrana di Metropolitano
  • Liga Champions
  • Sepakbola

Prediksi Atletico Madrid vs Barcelona: Misi Comeback Berat Blaugrana di Metropolitano

Aura April 14, 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.