Bahlil - Stok BBM Nasional Masih Cukup untuk 20 Hari ke Depan. Gambar: Instagram/@bahlillahadalia
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional masih mencukupi untuk kebutuhan 20 hari ke depan.
Pernyataan ini disampaikan Bahlil di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (2/3), jelang rapat bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait eskalasi konflik di Timur Tengah yang berdampak pada rantai pasok energi global.
“Masih cukup, 20 hari,” kata Bahlil di hadapan awak media.
Ia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada gangguan terhadap penyaluran subsidi BBM di dalam negeri meski situasi geopolitik di Timur Tengah semakin memanas.
“Sampai hari ini enggak ada masalah, tapi kan harga dunia pasti akan terjadi koreksi ketika kondisi geopolitik yang terus memanas di Timur Tengah,” ujar Bahlil.
Penutupan Selat Hormuz oleh Iran menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pertemuan tersebut.
Selat ini merupakan jalur perdagangan minyak yang sangat penting dari Timur Tengah ke Asia, termasuk Indonesia.
Langkah Antisipasi Pemerintah
Pemerintah merespons cepat potensi gangguan pasokan energi dengan melakukan koordinasi antarinstansi.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa ia akan segera menggelar rapat dengan Dewan Energi Nasional (DEN) untuk menyusun langkah mitigasi.
“Besok saya akan rapat dengan Dewan Energi Nasional. Setelah itu baru saya akan menyampaikan hasil analisis dan kajian dari DEN,” jelasnya.
Dampak Situasi Konflik
Konflik di Timur Tengah dipicu oleh serangan militer Israel ke Iran yang kemudian disusul keterlibatan Amerika Serikat.
Serangan ini ditandai dengan misil yang menghujani wilayah Teheran, termasuk area permukiman seperti Narmak, tempat tinggal mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad.
Iran merespons dengan menembakkan sejumlah misil ke pangkalan militer Amerika Serikat di beberapa negara:
- Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar
- Pangkalan Udara Al-Salem di Kuwait
- Pangkalan Udara Al-Dhafra di Uni Emirat Arab
- Markas Armada Kelima AS di Bahrain
