Semen Padang vs Madura United 0-1 Gol Tunggal Brandao Angkat Madura United dari Zona Merah. Gambar: Instagram/@maduraunited.fc
Semen Padang harus mengakui keunggulan Madura United dengan skor 0-1 dalam lanjutan pekan ke-30 Super League 2025/2026 di Stadion H. Agus Salim, Padang, Rabu (29/4) pukul 15.30 WIB.
Gol tunggal Junior Brandao pada menit ke-15 memastikan kemenangan tim tamu sekaligus mengangkat Madura United keluar dari zona degradasi.
Hasil ini membuat persaingan papan bawah Super League semakin ketat dengan perubahan posisi di klasemen sementara.
Duel antara Semen Padang dan Madura United ini mempertemukan dua tim yang sama-sama berjuang menghindari degradasi.
Sebelum laga, Madura United berada di peringkat ke-16 dengan 26 poin, satu tingkat di atas Semen Padang yang mengoleksi 20 angka.
Kemenangan di Padang membuat Laskar Sape Kerrab menambah tiga poin menjadi 29 dan naik ke posisi ke-15, menggusur Persis Solo yang turun ke peringkat ke-16 dengan 27 poin.
Sebaliknya, Semen Padang tetap tertahan di peringkat ke-17 klasemen Super League dengan 20 poin dari 30 pertandingan.
Dengan kompetisi menyisakan empat laga, jarak poin dengan Madura United menjadi sembilan angka.
Pertandingan ini berlangsung di kandang Semen Padang, namun tim asuhan Imran Nahumarury gagal memanfaatkan sejumlah peluang untuk mengamankan poin.
Jalannya Pertandingan
Madura United membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan 15 menit. Junior Brandao mencetak gol melalui sundulan setelah menerima umpan dari Fransiskus Alesandro dari sisi kanan penyerangan.
Gol tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan ini dan bertahan hingga laga usai.
Semen Padang sempat mencetak gol balasan sekitar 15 menit menjelang babak pertama berakhir.
Guillermo Fernandez memanfaatkan gerakan dummy dari Kianz Froese dan melepaskan sepakan yang menggetarkan jala gawang tim tamu.
Namun, gol tersebut dianulir wasit karena posisi offside. Keputusan itu membuat tuan rumah tetap tertinggal 0-1 saat turun minum.
Memasuki babak kedua, Semen Padang meningkatkan agresivitas serangan. Firman Juliansyah melepaskan tembakan keras yang masih mampu diamankan kiper Madura United, Diky Indriyana.
Pada menit ke-65, Diky kembali melakukan penyelamatan dengan menggagalkan peluang jarak dekat dari pemain pengganti Maicon Souza.
Menjelang akhir waktu normal, kiper pengganti Semen Padang, Rendy Oscario, menepis tembakan keras Emerson Souza dari luar kotak penalti.
Pada masa injury time, Maicon Souza kembali memperoleh peluang, namun sepakannya melenceng tipis dari gawang Madura United. Skor 0-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Susunan Pemain
Semen Padang menurunkan Arthur Augusto di bawah mistar. Lini belakang diisi Jaime Geraldo, Asyraq Gufron, Ade Kristianto, dan Ravy Tsouka. Di lini tengah tampil Ripal Wahyudi, Boubakary Diarra, Kianz Froese, Firman Juliansyah, dan Kasim Botan, dengan Guillermo Fernandez sebagai ujung tombak. Pada babak kedua, Rendy Oscario menggantikan Arthur Augusto, Ricky Ariansyah masuk menggantikan Jaime Geraldo, Maicon Souza menggantikan Boubakary Diarra, Rosad Setiawan menggantikan Kasim Botan, serta Wahyu Agung menggantikan Firman Juliansyah.
Madura United memainkan Diky Indriyana sebagai penjaga gawang. Lini pertahanan diperkuat Giovani Numberi, Ruxi, Pedro Monteiro, dan Ahmad Rusadi. Di sektor tengah tampil Fransiskus Alesandro, Lulinha, Iran Junior, Jordy Wehrmann, dan Kerim Palic, sementara Junior Brandao menjadi penyerang utama. Beberapa pergantian dilakukan, termasuk masuknya Ahmad Nufiandani, Riquelme, Novan Sasongko, Emerson Souza, dan Paulo Sitanggang.
