Sejarah Premier League dan Awal Kompetisinya. Gambar: Dok. EPL
Premier League atau Liga Inggris resmi dibentuk pada 20 Februari 1992 setelah 22 klub papan atas Inggris memutuskan keluar dari Football League dan mendirikan kompetisi baru yang lebih mandiri secara komersial.
Pembentukan FA Premier League dilakukan melalui Founders Members Agreement pada 1991 dan disahkan sebagai perseroan terbatas pada 27 Mei 1992, beroperasi di luar markas The FA di Lancaster Gate.
Langkah ini diambil karena klub-klub menginginkan pengelolaan hak siar dan sponsor yang lebih besar setelah gagal mencapai kesepakatan dengan Football League.
Musim perdana premier league dimulai pada 1992-1993 dan diikuti 22 klub.
Gol pertama dalam sejarah kompetisi ini dicetak Brian Deane yang membela Sheffield United saat mengalahkan Manchester United dengan skor 2-1.
Format kompetisi tetap mempertahankan sistem promosi dan degradasi sehingga hubungan dengan divisi di bawahnya tetap berjalan meski struktur liga berubah.
Mengutip premierleague.com, liga baru ini dimulai pada musim panas 1992 dan awalnya terdiri dari 22 klub.
Sementara itu, mengutip Football Critic, musim pada Premier League berlangsung dari Agustus hingga Mei, dan tim bermain satu sama lain baik kandang maupun tandang untuk memenuhi total 38 pertandingan.
Sejak awal pembentukannya, setiap klub memiliki suara setara dan liga dianggap memiliki kemandirian konstitusional serta komersial.
Sejarah Awal Kompetisi Liga Inggris
Sebelum era premier league, kompetisi tertinggi dalam Liga Inggris adalah Football League First Division yang merupakan bagian dari Football League, didirikan pada 1888.
Kompetisi profesional ini digagas William McGregor, seorang direktur Aston Villa, dengan tujuan menciptakan kompetisi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Pada awalnya, Football League hanya terdiri dari satu divisi. Seiring meningkatnya jumlah klub, kompetisi berkembang menjadi dua divisi, yakni First Division dan Second Division.
Perkembangan signifikan terjadi pada musim 1905-1906 ketika jumlah klub mencapai 40 tim yang terbagi dalam dua divisi.
Pada 1924, tercatat 88 klub terdaftar di Football League, menandai fase ekspansi besar dalam sepak bola Inggris.
Memasuki akhir 1980-an, sepak bola Inggris mengalami masa sulit. Tragedi Heysel pada 1985 menewaskan 39 suporter Juventus, sedangkan Tragedi Hillsborough pada April 1989 merenggut nyawa 96 pendukung Liverpool.
Selain itu, masalah hooliganisme, fasilitas stadion yang buruk, serta eksodus pemain bintang ke luar negeri turut memengaruhi kondisi kompetisi domestik.
Otoritas sepak bola Inggris kemudian memperketat regulasi stadion yang berdampak pada kondisi finansial sejumlah klub.
Lahirnya Premier League dan Struktur Kompetisi
Pada 1991, muncul proposal pembentukan liga baru yang lebih mandiri secara komersial.
Setelah kesepakatan tidak tercapai dengan Football League, 22 klub teratas Inggris memutuskan membentuk liga sendiri.
Pada 20 Februari 1992, FA Premier League resmi dibentuk, kemudian pada 27 Mei 1992 berdiri sebagai perseroan terbatas.
Pada tahun yang sama, klub-klub di divisi pertama mengundurkan diri dari English Football League (EFL).
Sejak musim 1992-1993, premier league menjadi kasta tertinggi dalam struktur Liga Inggris.
Sistem kompetisi mempertahankan pola promosi dan degradasi dengan divisi kedua yang kini dikenal sebagai Championship.
Setiap musim, tiga tim terdegradasi dari Premier League dan tiga tim dipromosikan dari Championship.
Empat puluh sembilan klub berbeda telah berkompetisi sejak awal era premier league. Manchester United menjadi klub dengan gelar terbanyak di kompetisi ini.
Sementara itu, Alan Shearer tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah dengan 260 gol.
Perkembangan Era Modern
Pada pertengahan 2000-an, kompetisi premier league didominasi kelompok yang dikenal sebagai “The Big Four”, yakni Arsenal, Chelsea, Liverpool, dan Manchester United.
Keempat klub tersebut secara konsisten finis di empat besar dan tampil di kompetisi Eropa.
Salah satu catatan penting terjadi pada musim 2003-2004 ketika Arsenal meraih gelar tanpa satu kekalahan pun dan dijuluki “The Invincibles”.
Dalam perkembangan selanjutnya, lebih dari 50 klub telah berpartisipasi sepanjang era Premier League.
Dalam konteks sejarah lebih panjang Liga Inggris, Liverpool tercatat sebagai klub tersukses di era Football League sebelum pembentukan premier league.
Hingga kini, kompetisi ini berlangsung setiap Agustus hingga Mei, dengan masing-masing tim memainkan 38 pertandingan kandang dan tandang dalam satu musim, menjadikannya salah satu liga dengan sistem kompetisi paling konsisten sejak awal pembentukannya.
