Skip to content
Cahaya.co

Cahaya.co

Primary Menu
  • Home
  • Top Stories
  • News
  • Sepakbola
    • Liga Champions
    • Premier League
    • Serie A
    • La Liga
    • Bundesliga
    • Liga Indonesia
    • Liga Yooscout
  • LIGA YOOSCOUT
Subscribe
  • News

Anak di Lahat Mutilasi Ibu Kandung Diduga akibat Kecanduan Judol

Pria di Lahat diduga membunuh dan memutilasi ibu kandung demi uang judi online. Polisi menangkap pelaku kurang dari 24 jam setelah jenazah korban ditemukan terkubur.
Redaksi Cahaya April 10, 2026 3 minutes read
Anak di Lahat Mutilasi Ibu Kandung Diduga akibat Kecanduan Judol

Ilustrasi pembunuhan. Gambar: Ilustrasi Canva

Seorang pria berinisial AF (23) diduga melakukan pembunuhan terhadap ibu kandungnya, SA (63), yang disertai mutilasi.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (28/3) siang di Desa Danau Belidang, Kecamatan Mulak Sebingkai, dan jenazah korban ditemukan terkubur pada Rabu (8/4) sekitar pukul 00.15 WIB di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang.

Polisi menyebut motif sementara tindakan tersebut dipicu keinginan pelaku untuk memperoleh uang guna bermain judi daring.

Kasat Reskrim Polres Lahat, AKP M. Ridho Pradani, mengungkapkan bahwa pelaku merupakan anak kandung korban dan berhasil ditangkap kurang dari 1×24 jam setelah penemuan jenazah.

“Pelaku anak kandung korban. Pelaku ditangkap di sebuah penginapan yang berada di Kelurahan Bandar Agung, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat. Ditangkap kurang dari 1×24 jam,” kata Ridho, Rabu (8/4).

“Motif sementara karena pelaku kesal tidak diberi uang untuk bermain judi daring,” tambahnya.

Pengungkapan kasus kriminal ini bermula dari laporan warga terkait penemuan potongan tubuh manusia yang terkubur di kebun milik korban.

Kecurigaan keluarga muncul setelah korban tidak terlihat selama kurang lebih satu minggu.

Informasi dari warga mengenai aktivitas penggalian tanah atas permintaan pelaku mengarahkan penyelidikan polisi hingga akhirnya AF diamankan dan dibawa ke Mapolres Lahat untuk proses hukum lebih lanjut.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan hasil penyelidikan, pembunuhan terjadi di rumah korban di Desa Danau Belidang. Pelaku diduga menggunakan senjata tajam jenis parang untuk menghabisi nyawa ibunya.

Setelah itu, pelaku berupaya menghilangkan jejak dengan membakar tubuh korban, namun tidak berhasil.

Ia kemudian memutilasi jenazah menjadi beberapa bagian dan memasukkannya ke dalam tiga karung plastik.

Potongan tubuh korban selanjutnya dibawa ke kebun di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, untuk dikuburkan.

Untuk menyamarkan tindakannya, pelaku sempat meminta bantuan orang lain menggali lubang dengan dalih keperluan kebun.

Jenazah korban akhirnya ditemukan dalam kondisi terkubur dengan tiga potongan tubuh.

Penemuan jenazah pertama kali dilaporkan oleh saksi S (49), yang merupakan anak kandung korban.

Saksi merasa curiga karena korban tidak terlihat selama sekitar satu minggu, sehingga keluarga melakukan pencarian.

Informasi dari warga berinisial R mengenai aktivitas penggalian tanah di kebun korban menjadi petunjuk dalam pengungkapan kasus ini.

Proses Penangkapan dan Barang Bukti

Pelaku ditangkap pada Rabu (8/4) pagi di sebuah penginapan di Kelurahan Bandar Agung, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat.

Setelah penangkapan, pelaku langsung diamankan di Mapolres Lahat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Lahat guna penyidikan lebih lanjut,” ujar Ridho.

Dalam proses penyidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus kriminal tersebut, antara lain tiga karung plastik yang digunakan untuk menyimpan potongan tubuh korban.

Penyidik juga terus melakukan pendalaman guna melengkapi alat bukti serta melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap tersangka.

Ancaman Hukuman

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 458 ayat (2) dan (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Berdasarkan ketentuan tersebut, pelaku terancam hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.

About the Author

Redaksi Cahaya

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: BPOM Resmi Izinkan Vaksin Campak untuk Orang Dewasa
Next: Pemerintah Kaji Opsi Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi

Related News

bitka-vietnam-drip-101-tentang-phin-dan-cara-membuat-kopi-vietnam-yang-nikmat-1
  • News

Membuat Kopi Vietnam dengan Filter Tradisional

rudolf August 25, 2026
5e4e3c72dcac4
  • News

Teknik Brewing Kopi dengan Peralatan Kopi Murah

rudolf August 24, 2026
resep-kopi-hitam
  • News

Membuat Kopi Hitam yang Kaya Akan Rasa

rudolf August 23, 2026

Recent Posts

  • Membuat Kopi Vietnam dengan Filter Tradisional
  • Teknik Brewing Kopi dengan Peralatan Kopi Murah
  • Membuat Kopi Hitam yang Kaya Akan Rasa
  • Membuat Kopi dengan Teknik Bloom yang Sempurna
  • Teknik Brewing Kopi dengan Filter Stainless Steel
Akankah Arsenal Mampu Bertahan hingga Akhir Liga Inggris?

Tags

AMERIKA SERIKAT ARSENAL AS ATLETICO MADRID BARCELONA CHELSEA FIFA SERIES FIFA SERIES 2026 HASIL PERTANDINGAN IDULFITRI INTER MILAN IRAN ISRAEL JAKARTA JAWA BARAT KEBIJAKAN PEMERINTAH KONFLIK INTERNASIONAL KOPI LA LIGA LEBANON LEBARAN LIGA CHAMPIONS LIGA EUROPA LIGA INGGRIS LIGA ITALIA LIGA SPANYOL LIGA YOOSCOUT LIVERPOOL MAKANAN KHAS KOREA MANCHESTER CITY MANCHESTER UNITED MOBIL MUDIK PIALA DUNIA PRABOWO SUBIANTO PREMIER LEAGUE REAL MADRID SEPAK BOLA SERIE A SUPER LEAGUE TANGERANG TEMPAT NONGKRONG TIMNAS INDONESIA TIMUR TENGAH TIPS KENDARAAN

You may have missed

bitka-vietnam-drip-101-tentang-phin-dan-cara-membuat-kopi-vietnam-yang-nikmat-1
  • News

Membuat Kopi Vietnam dengan Filter Tradisional

rudolf August 25, 2026
5e4e3c72dcac4
  • News

Teknik Brewing Kopi dengan Peralatan Kopi Murah

rudolf August 24, 2026
resep-kopi-hitam
  • News

Membuat Kopi Hitam yang Kaya Akan Rasa

rudolf August 23, 2026
Coffee_bloom_1100x
  • News

Membuat Kopi dengan Teknik Bloom yang Sempurna

rudolf August 22, 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.