Warga Palestina Laksanakan Salat Gaib untuk Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon. Gambar: Ilustrasi Canva
Warga Palestina di Jalur Gaza melaksanakan salat gaib untuk tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon bersama pasukan UNIFIL.
Salat gaib tersebut digelar di wilayah Jabalia, Gaza utara, dan di masjid-masjid Palestina, termasuk Masjid Al-Aqsa, sebagai bentuk penghormatan dan doa atas wafatnya personel TNI tersebut.
Kegiatan ini dilaporkan berlangsung pada Minggu (5/4), sebagaimana disampaikan Kedutaan Palestina di Indonesia, menyusul gugurnya tiga prajurit dalam dua insiden berbeda di Lebanon selatan pada Minggu (29/3) dan Senin (30/3).
Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah Al Sattari, menyatakan bahwa rakyat Palestina akan melaksanakan salat gaib dan doa bersama untuk ketiga prajurit tersebut.
“Besok di masjid-masjid Palestina, termasuk Masjid Al-Aqsa akan dilaksanakan salat gaib. Almarhum Insya Allah syahid di sisi Allah SWT, beliau adalah syahid perdamaian. Sebuah kehormatan karena almarhum wafat di perbatasan Palestina,” kata Abdulfattah kepada wartawan, Kamis (2/4), usai berkunjung ke rumah duka Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar di Kota Cimahi, Jawa Barat.
Salat gaib di Gaza dipimpin oleh ulama setempat, Syeikh Mannun, yang menyampaikan duka atas wafatnya para prajurit TNI.
Ia mendoakan agar keluarga korban diberikan kesabaran dan ketabahan serta berharap para prajurit yang gugur diterima sebagai syuhada.
Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon
Tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon tergabung dalam Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL. Mereka adalah Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.
Praka Farizal Rhomadhon gugur pada Ahad (29/3) sekitar pukul 20.44 WIB waktu Lebanon dalam serangan di Markas Pasukan Perdamaian Indobatt UNP 7-1 Desa Achid Alqusayr, Lebanon.
Sementara itu, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur pada Senin (30/3) dalam peristiwa ledakan saat Tim Escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL yang tergabung dalam Sector East Mobile Reserve (SEMR) melaksanakan pengawalan konvoi Combat Support Service Unit (CSSU).
Pengawalan tersebut dilakukan dalam rangka memberikan dukungan dari Mako Sektor Timur UNIFIL United Nations Post (UNP) 7-2 menuju Mako Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL di UNP 7-1.
Abdulfattah menyebut penjajah Israel bertanggung jawab atas gugurnya tiga prajurit TNI tersebut dan menyatakan negaranya mengutuk serangan yang terjadi.
Ia juga menyampaikan bahwa pada waktu dan tempat yang sama, zionis Israel turut membantai warga Palestina.
“Kehormatan bagi kami membersamai keluarga almarhum. Kehormatan bagi kami takziyah dengan orangtua korban, putra keluarga pejuang tangguh dan Insyaallah syahid,” ujar Abdulfattah.
Ia juga menegaskan kedekatan emosional antara rakyat Palestina dan Indonesia.
“Putra-putri Indonesia merupakan anak kami. Almarhum Insya Allah syahid di sisi Allah SWT, beliau adalah syahid perdamaian. Sebuah kehormatan karena almarhum wafat di perbatasan Palestina,” kata Abdulfattah.
Di Gaza, Syeikh Mannun menyampaikan bahwa hubungan emosional antara rakyat Palestina dan Indonesia terjalin kuat meskipun terpisah jarak geografis.
Menurutnya, penderitaan yang dialami rakyat Palestina turut dirasakan oleh masyarakat Indonesia, dan sebaliknya.
