Hasil Bali United vs PSBS Biak 6-1 Serdadu Tridatu Pesta Gol. Gambar: Instagram/@baliunitedfc
Pertandingan pekan ke-26 Super League 2025/2026 mempertemukan Bali United melawan PSBS Biak di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (6/4) malam WIB.
Dalam laga tersebut, Bali United meraih kemenangan telak 6-1 atas PSBS Biak setelah sempat tertinggal lebih dahulu.
Pertandingan ini menjadi bagian dari lanjutan super league musim 2025/2026 dan berdampak pada perubahan posisi klasemen sementara kedua tim.
Bertindak sebagai tuan rumah, Bali United yang dilatih Johnny Jansen (Jan Jansen) bangkit usai kebobolan melalui penalti Hassan Nader pada menit ke-27.
Serdadu Tridatu kemudian mencetak enam gol melalui Teppei Yachida, Joao Ferrari (dua gol), Diego Campos, Jordy Bruijn, dan Boris Kopitovic.
Sementara itu, PSBS Biak yang diasuh Marian Mihail hanya mampu membalas satu gol melalui Mochine Hassan Nader.
Hasil ini membuat bali united mengoleksi 36 poin dari 26 pertandingan dengan rincian sembilan kemenangan, sembilan hasil imbang, dan delapan kekalahan.
Posisi bali united naik dari peringkat 11 ke peringkat 10 klasemen sementara super league.
Sebaliknya, PSBS Biak semakin terpuruk di dasar klasemen dengan raihan 18 poin dari jumlah laga yang sama.
Jalannya Pertandingan
Sejak awal laga, bali united langsung tampil agresif dan mengambil alih dominasi permainan.
Serangan demi serangan dibangun melalui sisi sayap, termasuk melalui pergerakan Rahmat Arjuna dan Thijmen Goppel.
Meski menciptakan sejumlah peluang dalam 15 menit pertama, tuan rumah belum mampu menghasilkan gol.
Pada menit ke-27, psbs biak memperoleh penalti setelah Ricky Fajrin dinilai melanggar Thobias Solossa di kotak terlarang.
Wasit menunjuk titik putih meski sempat mendapat protes dari pemain bali united. Hassan Nader yang maju sebagai eksekutor sempat melihat sepakannya ditepis kiper Mike Hauptmeijer.
Namun, bola muntah kembali mengarah kepadanya dan langsung disambar menjadi gol sehingga psbs biak unggul 0-1.
Tertinggal satu gol membuat bali united meningkatkan tempo permainan.
Pada menit ke-36 atau berselang sekitar tujuh menit setelah gol penalti, Diego Campos mencuri bola dari pemain belakang psbs biak dan mengirim umpan mendatar ke depan gawang.
Teppei Yachida yang berada dalam posisi tepat langsung menyambar bola dan mengubah skor menjadi 1-1.
Tiga menit kemudian, bali united membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Umpan silang Thijmen Goppel ke kotak penalti sempat membentur pemain psbs biak sebelum bola liar disambar Joao Ferrari menjadi gol. Skor 2-1 untuk keunggulan bali united bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, bali united kembali menekan. Pada menit ke-48, Joao Ferrari mencetak gol keduanya melalui sundulan setelah menerima umpan tendangan bebas dari Teppei Yachida.
Gol tersebut membawa bali united unggul 3-1 atas psbs biak.
Keunggulan bertambah pada menit ke-63. Rahmat Arjuna mengirim umpan terobosan kepada Diego Campos yang berdiri bebas di dalam kotak penalti.
Campos melepaskan tembakan kaki kiri yang tidak mampu dihentikan kiper lawan sehingga skor berubah menjadi 4-1.
Pelatih bali united kemudian melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Tito Wiratama, Irfan Jaya, dan Boris Kopitovic untuk menggantikan Kadek Arel, Muhammad Rahmat, dan Diego Campos.
Jordy Bruijn juga masuk menggantikan Tim Receveur.
Pada menit ke-81, Jordy Bruijn yang baru kembali dari cedera mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan umpan Irfan Jaya.
Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 5-1 untuk bali united atas psbs biak.
Pada masa injury time, tepatnya menit 90+2’, kesalahan backpass bek psbs biak, George Brown, dimanfaatkan Boris Kopitovic.
Bola yang bergulir pelan berhasil direbut dan diselesaikan menjadi gol keenam. Skor 6-1 menutup pertandingan antara bali united dan psbs biak di ajang super league.
Susunan Pemain
Bali United: Mike Hauptmeijer; Joao Ferrari, Bagas Adi, Ricky Fajrin, Kadek Arel, Diego Campos, Thijmen Goppel, Teppei Yachida, Tim Receveur, M. Rachmat, Rahmat Arjuna. Pelatih: Johnny Jansen/Jan Jansen.
PSBS Biak: Kadu/Kadu Monteiro; Pablo Andrade, Hadi Ardiansyah, Sandro Anibal/Sandro Sene, Nelson Alom, Eduardo Barbosa, Yano Putra/Damianus Putra, Ruyery Blanco/Ruyery Alfonso, Mochine Hassan Nader, Thobias Solossa, Heri Susanto. Pelatih: Marian Mihail.
