Skip to content
Cahaya.co

Cahaya.co

Primary Menu
  • Home
  • Top Stories
  • News
  • Sepakbola
    • Liga Champions
    • Premier League
    • Serie A
    • La Liga
    • Bundesliga
    • Liga Indonesia
    • Liga Yooscout
  • LIGA YOOSCOUT
Subscribe
  • News

Atlet Panjat Tebing Indonesia Tolak Naturalisasi dari Turki

Atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki meski dijanjikan gaji tinggi dan peluang tampil di Eropa.
Redaksi Cahaya April 6, 2026 3 minutes read
Atlet Panjat Tebing Indonesia Tolak Naturalisasi dari Turki

Atlet Panjat Tebing Indonesia Tolak Naturalisasi dari Turki. Gambar: Dok. Federasi Panjat Tebing Indonesia

Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, mengungkapkan bahwa sejumlah atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara “Syawalan dan Pelepasan Atlet Timnas Panjat Tebing Indonesia ke World Climbing Asia Championship Meishan 2026” yang berlangsung di Hotel Santika Premier Kota Harapan Indah, Bekasi, pada Jumat (3/4).

Tawaran tersebut sebelumnya disampaikan melalui Duta Besar Turki untuk Indonesia atas arahan langsung dari Kantor Presiden Turki.

Yenny Wahid menjelaskan bahwa pemerintah Turki menawarkan kesempatan kepada atlet panjat tebing Indonesia untuk menjadi warga negara Turki dan mewakili negara tersebut dalam berbagai kompetisi internasional.

“Duta Besar Turki datang ke tempat saya dan menyatakan bahwa dari Kantor Presiden Turki memerintahkan kepada Dubes Turki untuk menawarkan kepada atlet panjat tebing Indonesia agar bersedia untuk dinaturalisasi menjadi pemain Turki,” ujar Yenny Wahid kepada awak media.

“Dan mereka bisa bertanding mewakili Turki. Itu memang betul ada tawaran itu,” tambahnya.

Meski terdapat tawaran naturalisasi dari Turki, para atlet panjat tebing Indonesia memilih untuk tetap membela Merah Putih.

“Alhamdulillah, bahwa para atlet Indonesia, atlet panjat tebing Indonesia itu kalau dibelah dadanya masih Merah Putih,” kata Yenny Wahid. Ia menegaskan bahwa para atlet tetap memilih berjuang untuk Indonesia meskipun ditawari gaji tinggi dan kesempatan berkompetisi di kejuaraan Eropa.

“Walaupun dengan tawaran yang sangat menggiurkan, gaji yang tinggi, dan kemudian kesempatan untuk bertanding di kejuaraan-kejuaraan Eropa, mereka tetap lebih bangga kalau berjuang untuk Merah Putih,” paparnya.

Tawaran Naturalisasi untuk 3–5 Atlet

Yenny Wahid mengungkapkan bahwa tawaran naturalisasi dari Turki tidak hanya ditujukan kepada satu atlet, melainkan kepada beberapa atlet panjat tebing Indonesia.

Ia menyebutkan jumlah atlet yang ditawari berkisar antara tiga hingga lima orang.

“Sebanyak-banyaknya kalau mereka mau. Mungkin bisa sampai 3–5 atlet yang ditawarkan,” jelas Yenny. Namun, seluruh atlet yang menerima tawaran tersebut memutuskan untuk menolaknya dan tetap mempertahankan kewarganegaraan Indonesia.

Persiapan Menuju Kejuaraan Asia 2026

Dalam kesempatan yang sama, Yenny Wahid juga menyampaikan bahwa tim nasional panjat tebing Indonesia tengah mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan Asia 2026 di Meishan, China, yang dijadwalkan berlangsung pada 8–12 April 2026.

Ajang ini menjadi bagian dari agenda kompetisi internasional yang akan diikuti atlet panjat tebing Indonesia.

Yenny Wahid menyatakan bahwa para atlet terus menjalani latihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi kejuaraan tersebut.

Kejuaraan Asia ini juga menjadi ajang kualifikasi menuju Asian Games 2026.

Target Kuota Penuh di Asian Games 2026

Pelatih tim panjat tebing Indonesia, Galar Pandu Asmoro, menargetkan para atlet mampu meraih hasil maksimal di Kejuaraan Asia 2026 dan mengamankan kuota penuh untuk Asian Games 2026.

Ia menargetkan seluruh nomor pertandingan dapat diikuti oleh atlet Indonesia.

“InsyaAllah di Meishan nanti mereka bisa membuktikan layak tampil di Asian Games 2026. Target saya adalah kuota penuh, kami bisa mengirimkan atlet di semua nomor,” ujar Galar.

Setiap negara maksimal dapat mengirimkan dua atlet pada masing-masing nomor, yakni speed putra dan putri, lead putra dan putri, serta boulder putra dan putri.

About the Author

Redaksi Cahaya

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Bali jadi Tuan Rumah Pembuka Red Bull Cliff Diving 2026
Next: Pembangunan MRT Jakarta-Bekasi akan Dimulai Tahun Ini

Related News

Royal Enfield Luncurkan Motor Listrik Flying Flea C6, Harga Mulai Rp51 Jutaan
  • News

Royal Enfield Luncurkan Motor Listrik Flying Flea C6, Harga Mulai Rp51 Jutaan

Redaksi Cahaya April 14, 2026
Viral! Balita 1 Tahun Alami Hipotermia Saat Diajak Mendaki Gunung Ungaran
  • News

Viral! Balita 1 Tahun Alami Hipotermia Saat Diajak Mendaki Gunung Ungaran

Redaksi Cahaya April 14, 2026
Pramono Siapkan Beasiswa LPDP Jakarta untuk 100 Anak Betawi
  • News

Pramono Siapkan Beasiswa LPDP Jakarta untuk 100 Anak Betawi

Redaksi Cahaya April 14, 2026

Recent Posts

  • Royal Enfield Luncurkan Motor Listrik Flying Flea C6, Harga Mulai Rp51 Jutaan
  • Viral! Balita 1 Tahun Alami Hipotermia Saat Diajak Mendaki Gunung Ungaran
  • Prediksi Liverpool vs PSG 15 April 2026, Mampukah The Reds Bangkit di Anfield?
  • Prediksi Atletico Madrid vs Barcelona: Misi Comeback Berat Blaugrana di Metropolitano
  • Pramono Siapkan Beasiswa LPDP Jakarta untuk 100 Anak Betawi
Akankah Arsenal Mampu Bertahan hingga Akhir Liga Inggris?

Tags

AMERIKA SERIKAT ARSENAL AS ATALANTA ATLETICO MADRID BARCELONA BBM BERITA LOKAL CHELSEA FIFA SERIES FIFA SERIES 2026 IDULFITRI INTER MILAN IRAN ISRAEL JAKARTA JAWA BARAT JOHN HERDMAN KEBIJAKAN PEMERINTAH KONFLIK INTERNASIONAL LA LIGA LEBANON LEBARAN LIGA CHAMPIONS LIGA EUROPA LIGA INGGRIS LIGA ITALIA LIGA SPANYOL LIGA YOOSCOUT LIVERPOOL MANCHESTER CITY MANCHESTER UNITED MUDIK NEWCASTLE PERISTIWA DI DAERAH PIALA DUNIA PIALA FA PRABOWO SUBIANTO PREMIER LEAGUE RAMADAN REAL MADRID SERIE A SUPER LEAGUE TIMNAS INDONESIA TIMUR TENGAH

You may have missed

Royal Enfield Luncurkan Motor Listrik Flying Flea C6, Harga Mulai Rp51 Jutaan
  • News

Royal Enfield Luncurkan Motor Listrik Flying Flea C6, Harga Mulai Rp51 Jutaan

Redaksi Cahaya April 14, 2026
Viral! Balita 1 Tahun Alami Hipotermia Saat Diajak Mendaki Gunung Ungaran
  • News

Viral! Balita 1 Tahun Alami Hipotermia Saat Diajak Mendaki Gunung Ungaran

Redaksi Cahaya April 14, 2026
Prediksi Liverpool vs PSG 15 April 2026, Mampukah The Reds Bangkit di Anfield?
  • Liga Champions
  • Sepakbola

Prediksi Liverpool vs PSG 15 April 2026, Mampukah The Reds Bangkit di Anfield?

Aura April 14, 2026
Prediksi Atletico Madrid vs Barcelona Misi Comeback Berat Blaugrana di Metropolitano
  • Liga Champions
  • Sepakbola

Prediksi Atletico Madrid vs Barcelona: Misi Comeback Berat Blaugrana di Metropolitano

Aura April 14, 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.