Skip to content
Cahaya.co

Cahaya.co

Primary Menu
  • Home
  • Top Stories
  • News
  • Sepakbola
    • Liga Champions
    • Premier League
    • Serie A
    • La Liga
    • Bundesliga
    • Liga Indonesia
Subscribe
  • News

Wajib Diketahui Pemula, Ini Kesalahan Umum saat Mengemudi Mobil Matic

Ketahui 13 kesalahan umum saat mengemudi mobil matik yang sering dilakukan pemula. Hindari kerusakan transmisi dan tingkatkan keselamatan berkendara.
Redaksi Cahaya April 5, 2026 4 minutes read
Wajib Diketahui Pemula, Ini Kesalahan Umum saat Mengemudi Mobil Matic

Wajib Diketahui Pemula, Ini Kesalahan Umum saat Mengemudi Mobil Matic. Gambar: Ilustrasi Canva

Penggunaan mobil matik semakin meningkat, terutama di wilayah perkotaan, karena kemudahan pengoperasian dan kenyamanan saat menghadapi lalu lintas padat.

Kendaraan dengan transmisi otomatis ini menjadi pilihan utama bagi pengemudi pemula yang menginginkan pengalaman berkendara lebih praktis tanpa perlu mengoperasikan pedal kopling.

Namun, meskipun lebih mudah digunakan dibandingkan mobil manual, masih banyak kesalahan umum yang sering dilakukan pengemudi, khususnya pemula.

Kesalahan tersebut tidak hanya berdampak pada performa kendaraan, tetapi juga berpotensi memperpendek usia komponen transmisi dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Berbagai kesalahan ini kerap terjadi karena kurangnya pemahaman terhadap fungsi sistem transmisi otomatis, penggunaan pedal, hingga teknik berkendara yang tepat.

Untuk itu, pemahaman mengenai kesalahan umum dalam mengemudi mobil matik menjadi hal penting bagi pengemudi pemula agar dapat berkendara dengan aman serta menjaga kondisi kendaraan tetap optimal.

Berikut rangkuman kesalahan yang sering terjadi, dikutip dari laman resmi Suzuki dna Toyota.

Kesalahan Umum saat Mengemudi Mobil Matik

Salah Memilih Gigi Transmisi

Kesalahan mendasar yang sering dilakukan pengemudi pemula adalah tidak memahami fungsi setiap posisi gigi transmisi otomatis, seperti P (Park), R (Reverse), N (Neutral), dan D (Drive).

Mengubah posisi gigi ke “P” atau “R” saat kendaraan masih bergerak dapat menyebabkan kerusakan pada sistem transmisi.

Pastikan mobil berhenti sepenuhnya sebelum mengganti ke posisi ‘P’ atau ‘R’.

Pemahaman yang tepat mengenai fungsi gigi transmisi sangat penting untuk menjaga keawetan komponen kendaraan.

Menggunakan Rem Tangan saat Mobil Bergerak

Penggunaan rem tangan saat kendaraan masih berjalan merupakan kesalahan lain yang kerap terjadi. Rem tangan dirancang untuk menjaga kendaraan tetap diam saat parkir.

Jika digunakan saat mobil bergerak, sistem pengereman dapat mengalami kerusakan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Oleh karena itu, rem tangan hanya digunakan ketika kendaraan dalam kondisi berhenti.

Terlalu Mengandalkan Mode D

Pengemudi pemula sering mengandalkan mode “D” dalam berbagai kondisi jalan, termasuk saat menghadapi tanjakan.

Padahal, transmisi otomatis umumnya dilengkapi dengan gigi rendah seperti L atau angka 2 yang berfungsi meningkatkan torsi.

Penggunaan gigi rendah membantu kendaraan mempertahankan kestabilan dan mencegah mundur saat menanjak.

Putaran Mesin Berlebih (Over-Revving)

Menekan pedal gas secara berlebihan dapat menyebabkan putaran mesin terlalu tinggi. Kondisi ini tidak hanya meningkatkan konsumsi bahan bakar, tetapi juga berpotensi merusak komponen mesin.

Pengemudi disarankan menekan pedal gas secara bertahap untuk menjaga kestabilan putaran mesin.

Mengabaikan Mode Manual

Banyak kendaraan modern dilengkapi dengan mode manual yang memungkinkan pengemudi mengontrol perpindahan gigi secara mandiri.

Namun, fitur ini sering diabaikan oleh pemula. Padahal, mode manual sangat berguna saat berkendara di medan menanjak, menurun, atau membutuhkan akselerasi cepat.

Posisi Transmisi di D Saat Menunggu Lampu Merah

Menahan tuas transmisi di posisi D saat berhenti di lampu merah membuat torque converter tetap bekerja, yang dapat memengaruhi usia pakai oli transmisi dan menyebabkan komponen cepat panas.

Disarankan untuk memindahkan tuas ke posisi N dan menarik rem parkir saat berhenti sejenak.

Menggunakan Dua Kaki untuk Pedal Gas dan Rem

Penggunaan dua kaki untuk mengoperasikan pedal gas dan rem dapat menyebabkan kontrol kendaraan menjadi tidak optimal.

Kebiasaan ini berpotensi memicu pengereman mendadak atau tekanan pedal gas yang tidak stabil, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Posisi Transmisi Selalu di D atau L

Penggunaan posisi D atau L secara terus-menerus tanpa menyesuaikan kondisi jalan dapat berdampak negatif pada sistem transmisi.

Posisi L efektif digunakan saat menuruni jalan untuk membantu efek engine brake, sedangkan penggunaan D secara berlebihan di jalan menurun dapat meningkatkan risiko rem blong.

Kurang Hati-hati Saat Memindahkan Tuas Transmisi

Kesalahan memasukkan gigi, seperti memilih D saat hendak mundur atau R saat hendak maju, dapat menyebabkan kecelakaan.

Oleh karena itu, pengemudi disarankan untuk memastikan posisi tuas transmisi sebelum mengoperasikan kendaraan.

Menderek Mobil Tanpa Mengangkat Ban Penggerak

Menderek mobil matik tanpa mengangkat ban penggerak dapat merusak sistem transmisi karena tidak adanya sirkulasi oli saat mesin mati. Cara yang paling aman adalah menggunakan towing car atau mobil gendong.

Tidak Menginjak Pedal Rem Saat Menyalakan Mesin

Sebagai fitur keselamatan, mesin mobil matik tidak dapat dinyalakan tanpa menekan pedal rem. Selain itu, posisi tuas transmisi harus berada di P sebelum mesin dihidupkan untuk mencegah kendaraan bergerak secara tiba-tiba.

Parkir Paralel di Posisi P

Memarkir kendaraan pada posisi P saat parkir paralel dapat menyulitkan kendaraan lain yang terhalang untuk keluar. Posisi N lebih disarankan agar kendaraan dapat didorong jika diperlukan.

Lupa Mengganti Oli Transmisi Sesuai Jadwal

Oli transmisi memiliki peran penting dalam melumasi komponen serta mengendalikan kerja torque converter.

Keterlambatan penggantian oli dapat menyebabkan gangguan pada sistem transmisi.

Penggantian oli transmisi otomatis sebaiknya dilakukan setiap 40.000 km atau dua tahun, tergantung kondisi penggunaan kendaraan.

Dengan memahami berbagai kesalahan tersebut, pengemudi pemula dapat menghindari potensi kerusakan kendaraan serta meningkatkan keselamatan berkendara.

Pemahaman yang tepat terhadap fungsi transmisi, penggunaan pedal, serta perawatan kendaraan menjadi kunci utama dalam mengoperasikan mobil matik secara optimal.

About the Author

Redaksi Cahaya

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Poco X8 Pro dan Pro Max Resmi Diperkenalkan, Ini Harga dan Spesifikasinya dengan Baterai Jumbo 8.500 mAh
Next: Perawat di Aceh Dinonaktifkan Usai Video Joget di Ruang Operasi Viral

Related News

Perawat di Aceh Dinonaktifkan Usai Video Joget di Ruang Operasi Viral
  • News

Perawat di Aceh Dinonaktifkan Usai Video Joget di Ruang Operasi Viral

Redaksi Cahaya April 5, 2026
Poco X8 Pro dan Pro Max Resmi Diperkenalkan, Ini Harga dan Spesifikasinya dengan Baterai Jumbo 8.500 mAh
  • News

Poco X8 Pro dan Pro Max Resmi Diperkenalkan, Ini Harga dan Spesifikasinya dengan Baterai Jumbo 8.500 mAh

Redaksi Cahaya April 5, 2026
Usai Lebaran, 1.700 Pendatang Baru Memasuki Jakarta
  • News

Usai Lebaran, 1.700 Pendatang Baru Memasuki Jakarta

Redaksi Cahaya April 5, 2026

Recent Posts

  • Dimulai Minggu 5 April, Liga Yooscout Tangerang digelar di 3 Titik: Nambu, Porci, Cipondoh
  • Kompetisi Liga Yooscout di Tangerang Siap Antar Talenta ke Level Nasional
  • Perawat di Aceh Dinonaktifkan Usai Video Joget di Ruang Operasi Viral
  • Wajib Diketahui Pemula, Ini Kesalahan Umum saat Mengemudi Mobil Matic
  • Poco X8 Pro dan Pro Max Resmi Diperkenalkan, Ini Harga dan Spesifikasinya dengan Baterai Jumbo 8.500 mAh
Akankah Arsenal Mampu Bertahan hingga Akhir Liga Inggris?

Tags

AMERIKA SERIKAT ARSENAL AS ATALANTA ATLETICO MADRID BARCELONA BBM CHELSEA FIFA FIFA SERIES FIFA SERIES 2026 IDULFITRI IDULFITRI 2026 INDONESIA INTER MILAN IRAN ISRAEL JAKARTA JAWA BARAT JOHN HERDMAN KONFLIK TIMUR TENGAH LA LIGA LALU LINTAS LEBARAN LIGA CHAMPIONS LIGA EUROPA LIGA INGGRIS LIGA ITALIA LIGA SPANYOL LIVERPOOL MANCHESTER CITY MANCHESTER UNITED MUDIK NEWCASTLE PIALA DUNIA PIALA FA PRABOWO SUBIANTO PREMIER LEAGUE RAMADAN REAL MADRID SERIE A SUPER LEAGUE TIMNAS INDONESIA TIMUR TENGAH TOTTENHAM HOTSPUR

You may have missed

Dimulai Minggu 5 April, Liga Yooscout Tangerang digelar di 3 Titik Nambu, Porci, Cipondoh
  • Sepakbola

Dimulai Minggu 5 April, Liga Yooscout Tangerang digelar di 3 Titik: Nambu, Porci, Cipondoh

Redaksi Cahaya April 5, 2026
Kompetisi Liga Yooscout di Tangerang Siap Antar Talenta ke Level Nasional
  • Sepakbola

Kompetisi Liga Yooscout di Tangerang Siap Antar Talenta ke Level Nasional

Redaksi Cahaya April 5, 2026
Perawat di Aceh Dinonaktifkan Usai Video Joget di Ruang Operasi Viral
  • News

Perawat di Aceh Dinonaktifkan Usai Video Joget di Ruang Operasi Viral

Redaksi Cahaya April 5, 2026
Wajib Diketahui Pemula, Ini Kesalahan Umum saat Mengemudi Mobil Matic
  • News

Wajib Diketahui Pemula, Ini Kesalahan Umum saat Mengemudi Mobil Matic

Redaksi Cahaya April 5, 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.