Skip to content
Cahaya.co

Cahaya.co

Primary Menu
  • Home
  • Top Stories
  • News
  • Sepakbola
    • Liga Champions
    • Premier League
    • Serie A
    • La Liga
    • Bundesliga
    • Liga Indonesia
    • Liga Yooscout
  • LIGA YOOSCOUT
Subscribe
  • News

Karyawan Ayam Geprek di Bekasi Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Freezer dan Dibungkus Plastik

Karyawan ayam geprek ditemukan tewas dalam freezer di Bekasi. Polisi telah menangkap dua terduga pelaku.
Redaksi Cahaya March 30, 2026 3 minutes read
Karyawan Ayam Geprek di Bekasi Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Freezer dan Dibungkus Plastik

Karyawan Ayam Geprek di Bekasi Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Freezer dan Dibungkus Plastik. Gambar: Ilustrasi Canva

Seorang karyawan kedai ayam geprek bernama Abdul Hamid, berusia sekitar 45 tahun, ditemukan tewas di dalam freezer kios tempatnya bekerja di Blok D 33, Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu malam (28/3).

Penemuan mayat ini bermula ketika pemilik gerai berinisial AL datang mengecek kios yang tidak beroperasi selama beberapa hari karena para karyawan mudik Lebaran.

AL merasa curiga karena salah satu penjaga kios tidak bisa dihubungi. Ia kemudian memeriksa kondisi ruko dan mengintip melalui celah pintu, lalu menemukan sesuatu yang mencurigakan di dalam freezer.

“Saya datang ke sini karena karyawan pada mudik semua. Pas saya cek dan mengintip dari celah, saya lihat ada yang mencurigakan. Waktu freezer dibuka, ternyata korban sudah terbungkus kain dan plastik di dalamnya,” ujar AL kepada wartawan, Minggu (29/3).

Usai menemukan jasad korban dalam kondisi terbungkus kain dan plastik, AL langsung melaporkan kejadian ini kepada warga sekitar dan pihak kepolisian.

Petugas dari Polsek Serang Baru dan Polres Metro Bekasi segera datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Jenazah Abdul Hamid dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk keperluan autopsi dan penyelidikan lanjutan.

Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku

Penyidikan kasus penemuan mayat ini terus berlanjut. Dua terduga pelaku berinisial DS alias A dan S telah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.

Informasi ini disampaikan oleh Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim.

“Sudah, 2 orang pelakunya sudah kita tangkap,” ujarnya, Minggu (29/3).

Hingga kini, polisi belum mengungkap kronologi atau motif dari penangkapan kedua pelaku tersebut. Kapolsek Serang Baru, AKP Hotma P. Sitompul, menyampaikan bahwa penyebab pasti kematian Abdul Hamid masih menunggu hasil autopsi.

“Penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil dari autopsi untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata Hotma.

Korban Dikenal Baik oleh Warga Sekitar

Abdul Hamid dikenal sebagai sosok yang ramah dan sering berinteraksi dengan warga sekitar kios.

Salah satu warga, Ali, menyampaikan bahwa korban adalah orang baik dan sering berbincang dengan warga serta pedagang di sekitar lokasi.

“Usianya sekitar 45 tahunan. Orangnya baik, sering ngobrol sama warga dan pedagang di sini,” ujarnya.

Sementara itu, warga lain bernama Elin mengaku terakhir kali melihat Abdul Hamid pada malam takbiran, Jumat (20/3).

“Terakhir lihat malam takbiran di depan kios, masih biasa saja,” ucap Elin.

Tindakan Lanjutan dari Pihak Kepolisian

Setelah penemuan mayat, polisi memasang garis polisi di sekitar kios ayam geprek yang menjadi tempat kejadian. Petugas juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mendalami informasi.

Selama ini, Abdul Hamid diketahui bekerja menjaga kios ayam geprek tersebut dan membantu dalam operasional usaha.

Penyelidikan kasus ini kini ditangani oleh Polsek Serang Baru dan Polres Metro Bekasi, dengan dukungan dari Polda Metro Jaya.

Pihak kepolisian belum mengungkap motif pembunuhan maupun hubungan antara korban dan para pelaku. Hasil autopsi dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati menjadi kunci untuk memastikan penyebab kematian Abdul Hamid.

About the Author

Redaksi Cahaya

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Arus Balik Lebaran 2026: Sebanyak 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta
Next: Kebakaran Besar Melanda Pabrik Plastik di Gunung Putri, Api Sulit Dipadamkan

Related News

Resmi Gantung Raket, Axelsen Akhiri Karier di Usia 32
  • News

Resmi Gantung Raket, Axelsen Akhiri Karier di Usia 32

Redaksi Cahaya April 17, 2026
Indonesia Dapat Tambahan Wilayah 127,3 Hektare di Perbatasan Sebatik
  • News

Indonesia Dapat Tambahan Wilayah 127,3 Hektare di Perbatasan Sebatik

Redaksi Cahaya April 17, 2026
Kemenkes Rilis Aturan Nutri Level untuk Tekan Konsumsi Gula Berlebih
  • News

Kemenkes Rilis Aturan Nutri Level untuk Tekan Konsumsi Gula Berlebih

Redaksi Cahaya April 17, 2026

Recent Posts

  • Empat Klub Amankan Tiket, Berikut Jadwal Semifinal Liga Champions 2025/2026
  • Javier Mascherano Resmi Tinggalkan Inter Miami
  • FIFA Tolak Relokasi Laga Iran, Tetap Bermain di Amerika Serikat
  • Resmi Gantung Raket, Axelsen Akhiri Karier di Usia 32
  • Indonesia Dapat Tambahan Wilayah 127,3 Hektare di Perbatasan Sebatik
Akankah Arsenal Mampu Bertahan hingga Akhir Liga Inggris?

Tags

AMERIKA SERIKAT ARSENAL AS ATALANTA ATLETICO MADRID BARCELONA BBM BERITA LOKAL CHELSEA FIFA SERIES FIFA SERIES 2026 IDULFITRI INDONESIA INTER MILAN IRAN ISRAEL JAKARTA JAWA BARAT JOHN HERDMAN KEBIJAKAN PEMERINTAH KONFLIK INTERNASIONAL LA LIGA LEBANON LEBARAN LIGA CHAMPIONS LIGA EUROPA LIGA INGGRIS LIGA ITALIA LIGA SPANYOL LIGA YOOSCOUT LIVERPOOL MANCHESTER CITY MANCHESTER UNITED MUDIK NEWCASTLE PERISTIWA DI DAERAH PIALA DUNIA PRABOWO SUBIANTO PREMIER LEAGUE REAL MADRID SEPAK BOLA SERIE A SUPER LEAGUE TIMNAS INDONESIA TIMUR TENGAH

You may have missed

Empat Klub Amankan Tiket, Berikut Jadwal Semifinal Liga Champions 2025:2026
  • Liga Champions
  • Sepakbola

Empat Klub Amankan Tiket, Berikut Jadwal Semifinal Liga Champions 2025/2026

Redaksi Cahaya April 17, 2026
Javier Mascherano Resmi Tinggalkan Inter Miami
  • Sepakbola

Javier Mascherano Resmi Tinggalkan Inter Miami

Redaksi Cahaya April 17, 2026
FIFA Tolak Relokasi Laga Iran, Tetap Bermain di Amerika Serikat
  • Sepakbola

FIFA Tolak Relokasi Laga Iran, Tetap Bermain di Amerika Serikat

Redaksi Cahaya April 17, 2026
Resmi Gantung Raket, Axelsen Akhiri Karier di Usia 32
  • News

Resmi Gantung Raket, Axelsen Akhiri Karier di Usia 32

Redaksi Cahaya April 17, 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.