Bus Pengangkut Jemaah Umrah WNI Terbakar di Rute menuju Madinah. Gambar: Instagram/@ammarabumaryam
Sebanyak 24 jemaah umrah asal Indonesia mengalami insiden saat bus yang mengangkut mereka terbakar dalam perjalanan dari Mekkah menuju Madinah, Arab Saudi, pada Kamis (26/3).
Peristiwa ini terjadi sekitar 50 kilometer dari pusat Kota Madinah setelah bus melewati pintu pemeriksaan terakhir. Meski bus hangus terbakar, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.
Bus yang digunakan oleh para jemaah umrah merupakan bagian dari layanan perjalanan Sakinah Tour and Travel.
Insiden bermula saat ban belakang bus pecah, disusul dengan munculnya asap dari bagian depan kendaraan.
Menyadari kondisi tersebut, pengemudi menghentikan bus dan segera mengevakuasi seluruh penumpang sebelum api menyebar.
Menurut keterangan dari Kementerian Luar Negeri dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, seluruh jemaah WNI berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Api kemudian membakar seluruh badan bus, termasuk koper dan barang bawaan milik para jemaah.
Kronologi Kebakaran
Kementerian Luar Negeri melalui Plt Direktur Perlindungan WNI, Heni Hamidah, menyampaikan bahwa seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan telah melanjutkan perjalanan ke Madinah dengan bus pengganti.
“Seluruh jemaah WNI dinyatakan selamat dan tidak ada korban jiwa atau luka. Mereka semua telah dievakuasi dengan bus pengganti. Saat ini, semua jemaah dalam keadaan sehat dan telah tiba di Madinah,” ujar Heni dalam rilis resmi pada Jumat (27/3) malam.
Kebakaran terjadi tak lama setelah seluruh jemaah turun dari bus. Api berasal dari bagian belakang kendaraan dan membakar habis seluruh bus beserta barang-barang milik penumpang.
Para jemaah kini menginap di Hotel Manazel Al-Saadiq di Madinah untuk menunggu jadwal kepulangan ke Indonesia.
Kepulangan Jemaah dan Tindak Lanjut KJRI
Tim Konsuler KJRI Jeddah akan mendatangi langsung para jemaah terdampak untuk memberikan pendampingan.
Staf Teknis Urusan Haji Umrah KJRI Jeddah, Ilham Effendy, menyatakan bahwa pihaknya sedang berkoordinasi dengan muassasah agar seluruh jemaah yang kehilangan barang memperoleh kompensasi.
“Tim juga sedang mengkomunikasikan kepada muassasah agar 24 jemaah dimaksud dapat diberikan kompensasi mengingat semua barang bawaannya (koper, dll) hangus terbakar,” ujar Ilham dalam keterangan resmi, Sabtu (28/3).
Bus yang terbakar dioperasikan oleh PT Dalel Maalem dan dikemudikan oleh sopir berkewarganegaraan Mesir.
Sementara itu, muassasah yang menangani layanan umrah bagi para jemaah adalah Muassasah Dalel Maalem for Umrah Services.
KJRI Jeddah memastikan bahwa seluruh jemaah umrah asal Indonesia tersebut akan dipulangkan ke Tanah Air pada Selasa (31/3) menggunakan penerbangan Garuda Indonesia dari Madinah.
Konsulat Jenderal terus berkoordinasi dengan pihak agen perjalanan, muassasah, dan otoritas Arab Saudi untuk memastikan hak-hak para jemaah terpenuhi.
