Skip to content
Cahaya.co

Cahaya.co

Primary Menu
  • Home
  • Top Stories
  • News
  • Sepakbola
    • Liga Champions
    • Premier League
    • Serie A
    • La Liga
    • Bundesliga
    • Liga Indonesia
    • Liga Yooscout
  • LIGA YOOSCOUT
Subscribe
  • News

Pesan Pramono ke Pendatang Baru: Jakarta Tak Seindah yang Dibayangkan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan pendatang usai Lebaran.
Redaksi Cahaya March 23, 2026 2 minutes read
Pesan Pramono ke Pendatang Baru Tak Semua Orang Bisa Bertarung di Jakarta

Pramono Anung saat menghadiri kegiatan di Monas, Jakarta Pusat pada Selasa (17/3). Gambar: Dok. Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan masyarakat yang ingin kembali merantau ke Jakarta setelah Lebaran agar tidak terbuai janji kehidupan di ibu kota.

Peringatan tersebut disampaikan Pramono saat menghadiri kegiatan di Monas, Jakarta Pusat, pada Selasa (17/3).

Ia menekankan bahwa meskipun Jakarta terbuka untuk semua orang, tidak semua pendatang mampu bertahan dalam kerasnya persaingan di kota metropolitan tersebut.

“Kalau mau pulang kampung atau nanti kembali ke Jakarta, Jakarta terbuka bagi siapa saja,” kata Pramono.

“Tetapi jangan menjanjikan sesuatu yang ngiming-ngimingi atau mengharapkan sesuatu yang ternyata tidak semua orang bisa bertarung di Jakarta,” sambungnya.

Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk kewaspadaan terhadap pendatang baru yang datang dengan harapan tinggi namun tanpa kesiapan yang memadai, baik secara mental maupun keterampilan.

Pramono menegaskan pentingnya kesiapan individu dalam menghadapi kenyataan hidup di Jakarta yang tidak semudah yang digambarkan.

Jakarta Tidak Lakukan Screening Pendatang usai Lebaran

Gubernur Pramono memastikan bahwa pemerintah daerah Provinsi DKI Jakarta tidak akan menggelar operasi yustisia atau razia terhadap pendatang baru pasca-Lebaran.

Ia menegaskan bahwa Jakarta tetap terbuka bagi siapa saja tanpa diskriminasi, namun pendatang tetap diharapkan memiliki kesiapan.

“Kami sudah memutuskan tidak akan ada operasi yustisi. Jadi, Jakarta terbuka bagi siapa saja,” tegas Pramono.

Meskipun tidak ada razia, Pramono menekankan bahwa warga yang datang dari rantau harus memiliki kesiapan secara keterampilan dan mental.

Menurutnya, tanpa bekal yang memadai, pendatang baru akan kesulitan bersaing di tengah padatnya kompetisi di Jakarta.

Hidup di Jakarta Tak Seindah yang Dibayangkan

Lebih lanjut, Pramono menyoroti persepsi masyarakat di kampung halaman yang kerap kali membayangkan kehidupan di Jakarta sebagai sesuatu yang serba mudah dan menjanjikan.

Ia menyatakan bahwa gambaran tersebut tidak selalu sesuai dengan kenyataan yang dihadapi di lapangan.

“Karena kehidupan di Jakarta tidak seperti yang digambarkan bahwa baik-baik saja, ternyata tidak. Harus bekerja keras untuk bisa melakukan itu,” ujarnya.

Pramono berharap agar pendatang baru adalah mereka yang memiliki kompetensi dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja dan dunia usaha di Jakarta.

Dengan demikian, keberadaan mereka bisa berkontribusi secara positif dan tidak menjadi beban bagi kota.

“Orang yang datang ke Jakarta harapannya adalah orang yang dengan kemampuan seperti yang dibutuhkan pemerintah Jakarta saat ini ataupun dunia usaha yang ada di Jakarta,” kata dia.

About the Author

Redaksi Cahaya

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: 10 Pelatih dengan Trofi Terbanyak Sepanjang Masa, Ferguson Ungguli Guardiola
Next: Hore! Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Tak Naik hingga Juni 2026

Related News

image-failed
  • News

Teknik Brewing Kopi untuk Penggemar Kopi Hitam

rudolf June 28, 2026
Web_1500-sea-bodum-pebo-jesse-raub-08-9940bab83dd540f7aa0740a6d9b69d94
  • News

Menggunakan Syphon Coffee Maker untuk Kopi Berkualitas

rudolf June 27, 2026
image-failed
  • News

Membuat Kopi dengan Teknik Hand Drip

rudolf June 26, 2026

Recent Posts

  • Teknik Brewing Kopi untuk Penggemar Kopi Hitam
  • Menggunakan Syphon Coffee Maker untuk Kopi Berkualitas
  • Membuat Kopi dengan Teknik Hand Drip
  • Teknik Brewing Kopi Arabica dengan Rasa Khas
  • Membuat Kopi Filtrasi yang Bersih
Akankah Arsenal Mampu Bertahan hingga Akhir Liga Inggris?

Tags

AMERIKA SERIKAT ARSENAL AS ATLETICO MADRID BARCELONA CHELSEA FIFA SERIES FIFA SERIES 2026 HASIL PERTANDINGAN IDULFITRI INTER MILAN IRAN ISRAEL JAKARTA JAWA BARAT KEBIJAKAN PEMERINTAH KONFLIK INTERNASIONAL KOPI LA LIGA LEBANON LEBARAN LIGA CHAMPIONS LIGA EUROPA LIGA INGGRIS LIGA ITALIA LIGA SPANYOL LIGA YOOSCOUT LIVERPOOL MAKANAN KHAS KOREA MANCHESTER CITY MANCHESTER UNITED MOBIL MUDIK PIALA DUNIA PRABOWO SUBIANTO PREMIER LEAGUE REAL MADRID SEPAK BOLA SERIE A SUPER LEAGUE TANGERANG TEMPAT NONGKRONG TIMNAS INDONESIA TIMUR TENGAH TIPS KENDARAAN

You may have missed

image-failed
  • News

Teknik Brewing Kopi untuk Penggemar Kopi Hitam

rudolf June 28, 2026
Web_1500-sea-bodum-pebo-jesse-raub-08-9940bab83dd540f7aa0740a6d9b69d94
  • News

Menggunakan Syphon Coffee Maker untuk Kopi Berkualitas

rudolf June 27, 2026
image-failed
  • News

Membuat Kopi dengan Teknik Hand Drip

rudolf June 26, 2026
Arabica-Coffee-Futures
  • News

Teknik Brewing Kopi Arabica dengan Rasa Khas

rudolf June 25, 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.