Skip to content
Cahaya.co

Cahaya.co

Primary Menu
  • Home
  • Top Stories
  • News
  • Sepakbola
    • Liga Champions
    • Premier League
    • Serie A
    • La Liga
    • Bundesliga
    • Liga Indonesia
    • Liga Yooscout
  • LIGA YOOSCOUT
Subscribe
  • News

Novel Gadis Kretek Resmi Diluncurkan di Korea Selatan

Novel Gadis Kretek karya Ratih Kumala resmi dirilis dalam bahasa Korea di Seoul, memperkuat diplomasi budaya Indonesia dan Korea Selatan melalui sastra.
Redaksi Cahaya March 23, 2026 3 minutes read
Novel Gadis Kretek Resmi Diluncurkan di Korea Selatan

Novel Gadis Kretek Resmi Diluncurkan di Korea Selatan. Gambar: Dok. Kemlu

Novel Gadis Kretek karya Ratih Kumala resmi dirilis dalam versi terjemahan bahasa Korea pada Jumat (13/3), bertempat di ASEAN-Korea Centre (AKC), Seoul, Republik Korea.

Peluncuran ini merupakan bagian dari program Southeast Asian Literature Series yang diselenggarakan oleh HansaeYes24 Foundation, bertujuan memperkenalkan karya sastra Asia Tenggara kepada masyarakat Korea Selatan.

Duta Besar RI untuk Republik Korea, Cecep Herawan, menyampaikan bahwa penerbitan Gadis Kretek dalam bahasa Korea merupakan langkah strategis untuk memperkuat diplomasi budaya antara Indonesia dan Korea Selatan.

“Penerbitan Gadis Kretek dalam bahasa Korea bukan sekadar penerjemahan sebuah novel, tetapi juga merupakan komitmen bersama untuk memperluas pertukaran budaya antara Indonesia dan Korea,” ujarnya dalam konferensi pers peluncuran novel tersebut, dikutip melalui laman Kemlu pada Minggu (22/3).

Gadis Kretek menjadi karya sastra Indonesia kedua yang diterjemahkan dan diterbitkan oleh HansaeYes24 Foundation, setelah novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karya Hamka yang dirilis pada tahun 2022.

Melalui penerbitan ini, pihak penyelenggara berharap dapat mempererat pemahaman lintas budaya melalui karya sastra.

Upaya Pengenalan Sastra Asia Tenggara Lewat Literatur

Chairperson HansaeYes24 Foundation, Baek Soomi, menyatakan pentingnya keterbukaan terhadap literatur dari berbagai budaya.

“Di saat K-Culture mendapat perhatian besar dari dunia, Korea juga perlu membuka diri terhadap berbagai karya sastra dari budaya lain,” ujar Baek.

Ia berharap penerbitan ini dapat memperluas apresiasi terhadap sastra Asia Tenggara di Korea serta memperkuat jembatan budaya antar kawasan.

“Pertukaran budaya melalui literatur dapat memperluas perspektif pembaca sekaligus memperkuat pemahaman lintas budaya,” ungkapnya.

Asal Inspirasi Cerita

Penulis Gadis Kretek, Ratih Kumala, hadir langsung dalam acara peluncuran di Seoul. Ia mengungkapkan bahwa ide cerita dalam novel tersebut terinspirasi dari sosok almarhum kakeknya.

“Inspirasi utamanya adalah dari almarhum kakek dari pihak ibu yang dulu ternyata seorang pengusaha kretek di kota kecil di Jawa Tengah. Dari situ, ia lalu menciptakan sendiri karakter serta alur cerita fiksi sejarah hingga akhirnya terbentuklah kisah Gadis Kretek,” jelas Ratih.

Promosi Budaya melalui Kegiatan Publik

Sebagai bagian dari rangkaian promosi, Ratih Kumala mengikuti dua agenda publik di Korea Selatan.

Pertama, Book Talk di Seoul Film Center pada Jumat (13/3), dan kedua, Book Concert bertajuk Beyond the Smoke di National Asian Culture Center, Kota Gwangju, pada Sabtu (14/3).

Acara ini ditujukan untuk memperkenalkan latar budaya dan konteks sosial Indonesia kepada masyarakat Korea melalui literasi.

Popularitas Novel Gadis Kretek

Novel Gadis Kretek pertama kali diterbitkan di Indonesia pada tahun 2012 oleh Gramedia Pustaka Utama.

Kepopulerannya meningkat setelah diadaptasi menjadi serial Netflix dengan judul yang sama, dirilis pada tahun 2023.

Dengan versi terjemahan bahasa Korea yang kini dirilis, novel ini diharapkan dapat menjangkau pembaca lebih luas di kawasan Asia Timur.

About the Author

Redaksi Cahaya

Administrator

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: PSSI Pastikan Stadion hingga Akomodasi Siap Sambut FIFA Series 2026
Next: 5 Link CCTV untuk Memantau Arus Balik Lebaran 2026

Related News

image-failed
  • News

Teknik Brewing Kopi untuk Penggemar Kopi Hitam

rudolf June 28, 2026
Web_1500-sea-bodum-pebo-jesse-raub-08-9940bab83dd540f7aa0740a6d9b69d94
  • News

Menggunakan Syphon Coffee Maker untuk Kopi Berkualitas

rudolf June 27, 2026
image-failed
  • News

Membuat Kopi dengan Teknik Hand Drip

rudolf June 26, 2026

Recent Posts

  • Teknik Brewing Kopi untuk Penggemar Kopi Hitam
  • Menggunakan Syphon Coffee Maker untuk Kopi Berkualitas
  • Membuat Kopi dengan Teknik Hand Drip
  • Teknik Brewing Kopi Arabica dengan Rasa Khas
  • Membuat Kopi Filtrasi yang Bersih
Akankah Arsenal Mampu Bertahan hingga Akhir Liga Inggris?

Tags

AMERIKA SERIKAT ARSENAL AS ATLETICO MADRID BARCELONA CHELSEA FIFA SERIES FIFA SERIES 2026 HASIL PERTANDINGAN IDULFITRI INTER MILAN IRAN ISRAEL JAKARTA JAWA BARAT KEBIJAKAN PEMERINTAH KONFLIK INTERNASIONAL KOPI LA LIGA LEBANON LEBARAN LIGA CHAMPIONS LIGA EUROPA LIGA INGGRIS LIGA ITALIA LIGA SPANYOL LIGA YOOSCOUT LIVERPOOL MAKANAN KHAS KOREA MANCHESTER CITY MANCHESTER UNITED MOBIL MUDIK PIALA DUNIA PRABOWO SUBIANTO PREMIER LEAGUE REAL MADRID SEPAK BOLA SERIE A SUPER LEAGUE TANGERANG TEMPAT NONGKRONG TIMNAS INDONESIA TIMUR TENGAH TIPS KENDARAAN

You may have missed

image-failed
  • News

Teknik Brewing Kopi untuk Penggemar Kopi Hitam

rudolf June 28, 2026
Web_1500-sea-bodum-pebo-jesse-raub-08-9940bab83dd540f7aa0740a6d9b69d94
  • News

Menggunakan Syphon Coffee Maker untuk Kopi Berkualitas

rudolf June 27, 2026
image-failed
  • News

Membuat Kopi dengan Teknik Hand Drip

rudolf June 26, 2026
Arabica-Coffee-Futures
  • News

Teknik Brewing Kopi Arabica dengan Rasa Khas

rudolf June 25, 2026
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.