Cara Ampuh Mengatasi Rasa Lelah setelah Mudik Lebaran. Gambar: Ilustrasi Canva
Perjalanan mudik saat Lebaran sering kali menimbulkan rasa lelah, pegal, dan kurang bertenaga setibanya di tempat tujuan.
Kondisi ini umum terjadi karena jarak tempuh yang jauh, kurang tidur, serta perubahan pola makan dan aktivitas selama perjalanan.
Untuk itu, penting bagi pemudik mengetahui cara efektif memulihkan kebugaran agar dapat kembali beraktivitas bersama keluarga secara nyaman setelah Idulfitri.
Rasa lelah pasca mudik dipicu oleh ketegangan otot, dehidrasi, dan kelelahan fisik yang menumpuk.
Hal ini dapat menyebabkan kantuk berkepanjangan, tubuh terasa kaku, serta menurunnya konsentrasi.
Beberapa langkah pemulihan bisa diterapkan secara mandiri agar tubuh cepat pulih dan kembali bertenaga.
Dikutip dari Halodoc, sejumlah metode ampuh dapat diterapkan oleh pemudik setelah Lebaran untuk mengatasi rasa kantuk dan kelelahan, di antaranya melalui pijat refleksi, minuman herbal, serta menjaga asupan cairan dan makanan bergizi.
Pijat Refleksi Redakan Ketegangan Otot
Perjalanan jarak jauh dapat menyebabkan otot tubuh terasa kaku, khususnya pada bagian punggung, leher, dan kaki.
Pijat refleksi menjadi salah satu solusi untuk melancarkan aliran darah dan meredakan ketegangan otot.
Pemudik disarankan melakukan pijatan ringan dengan minyak esensial atau meminta bantuan anggota keluarga untuk memijat bagian bahu dan punggung yang tegang.
Minuman Hangat dari Madu dan Lemon
Kurangnya cairan selama mudik menyebabkan tenggorokan kering dan tubuh terasa lemas. Untuk mengatasinya, dapat dikonsumsi campuran minuman hangat yang terdiri dari madu dan lemon.
“Madu mengandung gula alami yang dapat memberikan energi secara cepat, sedangkan lemon kaya akan vitamin C untuk meningkatkan daya tahan tubuh,” dikutip dari Halodoc.
Cara membuatnya adalah dengan mencampurkan satu sendok makan madu dan perasan setengah buah lemon ke dalam segelas air hangat, lalu diminum saat masih hangat.
Jaga Tubuh Tetap Terhidrasi
Kehilangan cairan selama perjalanan juga berdampak pada penurunan fungsi kognitif. Oleh karena itu, penting bagi pemudik untuk mencukupi kebutuhan cairan dengan air putih.
Sebagai variasi, irisan lemon bisa ditambahkan sebagai infused water, atau memilih teh herbal tanpa kafein untuk sensasi menyegarkan.
Berdasarkan studi dalam Jurnal Kesehatan Masyarakat terhadap 24 pria muda, infused water terbukti lebih efektif dalam menjaga hidrasi tubuh dibanding air putih biasa.
Konsumsi Makanan Hangat
Perubahan pola makan selama perjalanan Idulfitri dapat mengganggu sistem pencernaan.
Makanan hangat seperti sup, bubur, atau teh jahe dianjurkan karena lebih mudah dicerna dan dapat membantu memperlancar sirkulasi darah.
Hal ini membuat tubuh terasa lebih nyaman dan segar setelah perjalanan panjang.
Relaksasi dengan Aromaterapi
Aromaterapi menggunakan minyak esensial seperti lavender, peppermint, atau eucalyptus dapat membantu menenangkan pikiran dan mengurangi stres pascamudik.
Penggunaan minyak ini bisa melalui diffuser atau dicampur ke dalam air mandi hangat untuk menghasilkan efek relaksasi yang maksimal.
Istirahat Cukup Pulihkan Energi
Kelelahan juga disebabkan oleh kurang tidur selama perjalanan. Dianjurkan bagi pemudik untuk tidur minimal enam hingga delapan jam per hari guna mempercepat pemulihan tubuh.
Bila mengalami kesulitan tidur, langkah seperti mematikan lampu, menjauhkan gawai, dan mengatur suhu kamar dapat membantu menciptakan kondisi istirahat yang optimal.
