Polda Metro Jaya Larang Konvoi Malam Takbiran 2026. Gambar: Dok. Korlantas Polri
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melarang masyarakat menggelar konvoi kendaraan saat malam takbiran menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Larangan ini berlaku di seluruh wilayah Ibu Kota pada malam takbiran, Jumat (20/3), guna menjaga ketertiban lalu lintas dan keamanan masyarakat menjelang hari raya Idulfitri 2026.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Komarudin menegaskan bahwa kegiatan takbiran lebih baik dipusatkan di tempat ibadah lingkungan masing-masing, seperti masjid dan musala.
“Kami berharap tidak ada pelaksanaan kegiatan konvoi saat malam takbiran. Sebaiknya bisa memakmurkan masjid-masjid di lingkungan sekitar, sehingga suasana tetap aman dan kondusif,” ujar Komarudin, dikutip dari laman resmi Korlantas Polri, Jumat (20/3).
Imbauan ini disampaikan karena konvoi kendaraan saat malam takbiran kerap menimbulkan kemacetan dan potensi gangguan keamanan.
Polda Metro Jaya juga mengerahkan personel untuk mengantisipasi potensi gangguan, terutama di sejumlah titik rawan kepadatan dan kriminalitas.
Pengamanan Diperketat dan Penutupan Jalan
Polda Metro Jaya menerapkan pengamanan ketat untuk mengantisipasi keramaian di malam takbiran.
Petugas gabungan TNI–Polri dikerahkan di berbagai titik strategis, termasuk ruas Jalan Jenderal Sudirman hingga MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Lokasi tersebut menjadi pusat kegiatan Jakarta Bedug Kolosal Malam Idulfitri 1447 Hijriah.
“Untuk di ruas Jalan Sudirman–Thamrin, tidak kurang dari 557 personel kami terjunkan,” kata Komarudin.
Sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas, akan diberlakukan car free night di kawasan Patung Kuda hingga Bundaran HI.
Penutupan jalan akan dimulai pada Sabtu (21/3) pukul 18.00 WIB hingga 22.00 WIB, dan dapat diperpanjang hingga pukul 23.00 atau 24.00 WIB jika diperlukan.
Selain itu, Ditlantas Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Kami sebar petugas kami. Ikuti petunjuk dan arahan petugas di lapangan,” jelas Komarudin.
Waspadai Juru Parkir Liar saat Idulfitri
Polda Metro Jaya juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai praktik juru parkir liar, terutama di kawasan Jalan Juanda yang menjadi salah satu akses menuju Masjid Istiqlal.
Keberadaan parkir liar ini dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan dan ketidaknyamanan saat pelaksanaan salat Idulfitri.
“Kami juga mengimbau agar tidak mengikuti petunjuk yang biasanya banyak diberikan oleh juru parkir liar,” ucap Komarudin.
Fokus Pengamanan usai Arus Mudik
Setelah masa arus mudik Lebaran berakhir, Polda Metro Jaya akan fokus pada pengamanan arus balik pemudik menuju Jakarta.
Sejumlah kebijakan rekayasa lalu lintas telah disiapkan untuk mengatur dan mengurai kepadatan kendaraan yang kembali dari kampung halaman.
“Dan terakhir nanti kita kembali akan melaksanakan pergelaran kekuatan maksimal untuk menyambut saudara-saudara kita yang kembali dari mudik,” tutur Komarudin.
