Korlantas Ungkap 25% Kendaraan Telah Tinggalkan Jakarta. Gambar: Humas Polri
Sekitar 25 persen kendaraan tercatat telah meninggalkan Jakarta menjelang arus mudik Idulfitri 2026.
Informasi ini disampaikan Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho pada Senin (16/3), berdasarkan data pergerakan lalu lintas hingga hari tersebut.
“Sampai saat ini kurang lebih 25% yang sudah meninggalkan Jakarta, baik yang menuju arah Trans Jawa, Bandung, dan Sumatra,” ujar Agus, dikutip melalui Instagram @korlantaspolri.ntmc.
Peningkatan volume kendaraan keluar Jakarta terpantau sejak akhir pekan, dengan kepadatan terjadi di sejumlah jalur utama seperti tol arah timur dan selatan.
Arus mudik diprediksi terus meningkat hingga mendekati perayaan Lebaran 2026.
Jalur Keluar Jakarta Padat
Volume kendaraan di jalan tol menuju arah timur mengalami peningkatan signifikan, terutama di Tol Jakarta-Cikampek yang mencatat lalu lintas tertinggi ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Jalur selatan melalui Tol Cipularang juga padat oleh kendaraan pribadi pemudik.
Di sisi barat, arah Merak mengalami lonjakan volume kendaraan, khususnya menuju pelabuhan penyeberangan ke Sumatra.
Titik-titik seperti Gerbang Tol Cikupa dan Merak mencatat antrean kendaraan yang cukup panjang sejak dini hari, Senin (16/3).
Untuk mengurai kepadatan, pihak kepolisian memberlakukan sistem one way dan contra flow di sejumlah titik berdasarkan pemantauan real-time dari pusat kendali lalu lintas.
Petugas di lapangan juga mengimbau masyarakat untuk melakukan perjalanan lebih awal guna menghindari puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada H-3 Lebaran.
Peningkatan Aktivitas Masyarakat di Moda Transportasi
Selain kendaraan pribadi, peningkatan jumlah pemudik juga terjadi pada moda transportasi umum seperti bus, kereta api, dan kapal laut. Terminal bus dan stasiun kereta utama di Jakarta mulai dipadati calon pemudik sejak akhir pekan.
Pengelola transportasi umum mengantisipasi lonjakan penumpang dengan menambah jadwal perjalanan dan memastikan kesiapan armada.
Petugas gabungan dikerahkan untuk menjaga ketertiban dan keamanan di terminal serta stasiun.
Sistem Informasi Terintegrasi Diterapkan
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, pemerintah dan pihak terkait menerapkan sistem informasi terintegrasi yang dapat diakses melalui aplikasi dan media sosial.
Pemudik dapat memantau kondisi lalu lintas, lokasi rest area, dan jalur alternatif sebelum memulai perjalanan.
Dengan telah keluarnya 25 persen kendaraan dari Jakarta hingga Senin (16/3), arus mudik diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari mendatang.
Operasi Ketupat 2026 terus dijalankan untuk mendukung kelancaran dan keamanan lalu lintas selama masa mudik Lebaran 2026.
