AC Milan Tumbangkan Lazio 1-0. Gambar: Instagram/@acmilan
AC Milan harus menerima kekalahan 0-1 dari Lazio dalam laga lanjutan Serie A yang berlangsung di Stadion Olimpico, Roma, pada Senin (16/3) dini hari WIB.
Gol tunggal dari Gustav Isaksen di babak pertama menjadi pembeda dalam pertandingan pekan ini.
Dengan hasil ini, AC Milan tetap berada di posisi kedua klasemen Liga Italia dengan 60 poin, tertinggal delapan poin dari pemuncak klasemen, Inter Milan. Lazio menempati peringkat kesembilan dengan 40 poin.
Gol kemenangan Lazio tercipta pada menit ke-26 melalui skema umpan panjang dari Adam Marusic.
Gustav Isaksen memanfaatkan kelengahan Pervis Estupinan yang kehilangan keseimbangan saat mencoba mengantisipasi bola.
Isaksen kemudian melepaskan tendangan mendatar yang menaklukkan Mike Maignan dari sudut sempit. Hingga babak pertama berakhir, Milan gagal mencatatkan tembakan tepat sasaran.
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengakui timnya kesulitan terutama di babak pertama.
“Kami kesulitan di babak pertama, melakukan banyak kesalahan teknis. Di babak kedua, mereka menurun, dan kami bermain lebih baik, meskipun tanpa mencetak gol,” ujarnya dalam wawancara dengan Milan TV, dikutip dari Tutto Mercato Web.
Milan Dominan
Sejak awal pertandingan, AC Milan mendominasi permainan. Peluang pertama mereka hadir di menit ke-23 ketika umpan silang Alexis Saelemaekers disambut sundulan diving oleh Pervis Estupinan, tetapi bola masih melenceng dari gawang Lazio.
Lazio merespons dengan serangan cepat. Daniel Maldini berhasil melewati penjagaan lawan dan mengirimkan umpan ke Kenneth Taylor.
Sepakan Taylor dari sudut sempit menghantam mistar gawang Milan sebelum akhirnya gol Isaksen tercipta tiga menit kemudian.
Di babak kedua, Allegri melakukan sejumlah pergantian pemain untuk meningkatkan serangan. Zachary Athekame, Christopher Nkunku, dan Niclas Fullkrug masuk menggantikan beberapa pemain inti.
Pada menit ke-74, Athekame sempat membobol gawang Lazio, namun gol dianulir karena pelanggaran handball sebelum bola masuk ke gawang.
Luka Modric juga sempat mengancam melalui tembakan jarak jauh di menit ke-82, namun bola masih melambung di atas mistar.
Milan terus menggempur pertahanan Lazio hingga menit akhir. Meski demikian, hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah.
Fokus AC Milan
Allegri menegaskan bahwa target realistis Milan saat ini adalah lolos ke Liga Champions, bukan memburu gelar juara Serie A.
Ia menyatakan bahwa hasil imbang Inter Milan melawan Atalanta sempat membuka peluang Milan untuk mendekat ke puncak klasemen, tetapi kekalahan dari Lazio membuat kesempatan itu gagal dimanfaatkan.
“Semua orang membicarakan Scudetto, dan setelah hasil imbang Inter melawan Atalanta, saya bisa memahaminya,” kata Allegri.
“Tetapi kita perlu realistis dan fokus pada tujuan Liga Champions, jika tidak, kita akan menghancurkan apa yang telah kita bangun dalam beberapa bulan terakhir, dan itu tidak baik karena kita berada di jalur yang penting,” tambahnya.
Allegri juga menyebut bahwa persaingan untuk posisi empat besar kini lebih ketat, dengan hanya selisih enam poin dari tim peringkat keenam.
“Persaingan itu tidak rumit, tetapi persaingan Liga Champions menjadi lebih rumit karena kami memiliki keunggulan enam poin atas Como,” ujarnya.
Susunan Pemain
Lazio (4-3-3):
Edoardo Motta; Adam Marusic, Mario Gila, Oliver Provstgaard, Nuno Tavares; Fisayo Dele-Bashiru, Patric, Kenneth Taylor (Belahyane 90′); Gustav Isaksen (Pedro Rodriguez 67′), Daniel Maldini (Boulaye Dia 67′), Mattia Zaccagni (Matteo Cancellieri 83′).
AC Milan (3-5-2):
Mike Maignan; Fikayo Tomori (Zachary Athekame 57′), Koni De Winter, Strahinja Pavlovic; Alexis Saelemaekers (Samuele Ricci 85′), Youssouf Fofana (Christopher Nkunku 67′), Luka Modric, Ardon Jashari, Pervis Estupinan (Davide Bartesaghi 57′); Rafael Leao (Niclas Fullkrug 67′), Christian Pulisic.
